Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

OLAHRAGA

Menjaring Bibit Muda Pengganti Zohri

Sukses di Asian Games 2018, PB PASI menggelar kejurnas khusus nomor estafet. Regenerasi Menjadi tujuan utama.

Tim estafet Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah tampaknya harus puas berbagi gelar juara di ajang GBK Kejurnas Estafet 2018. Dalam lomba yang digelar di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Ahad lalu, ketiga daerah yang kerap bersaing menjadi juara umum ini masing-masing berbagi lima gelar juara yang dilombakan.

Kontingen Jawa Barat menjadi juara di nomor 4×100 meter kategori putri U-18 dan nomor 4×400 meter putra U-20. Sedangkan Jawa Timur tampil sebagai yang terbaik di nomor 4×400 meter putri U-20 dan 4×400 meter senior mix. Sementara itu, tim estafet Jawa Tengah merengkuh gelar juara di nomor 4x100 putra U18. ''Kekuatan sprinter kita tampaknya sudah mulai merata,'' ujar salah satu pelatih daerah yang menyaksikan lomba.

Menurut Sekretaris Umum PB PASI Tigor M. Tanjung, kejurnas estafet yang diselenggarakan hanya sekali dan hampir bersamaan dengan agenda Rapat Anggota Tahunan PB PASI ini menjadi ajang untuk melakukan pencarian bibit-bibit muda sprinter Indonesia, khususnya nomor estafet.

Keberhasilan Lalu Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, Bayu Kertanegara, dan Fadlin dalam ajang Asian Games 2018, menurut Tigor, harus bisa diteruskan oleh atlet-atlet Indonesia lainnya. ''Kita harus segera melakukan regenerasi atlet, agar standar level kita yang saat ini sudah mampu mengalahkan tim Jepang bisa terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan,'' Tigor menegaskan.

Menurut pelatih nasional tim estafet Eni Sumartoyo, ada beberapa atlet yang telah memasuki usia pensiun dan akhirnya memilih menjadi pelatih, seperti Fadlin, sehingga harus segera dicari penggantinya. ''Karena ada atlet-atlet yang sudah harus pensiun. Sehingga yang muda-muda inilah yang nantinya akan menggantikan mereka,'' ujar Eni.

Meski begitu, menurut Eni, tak semua atlet yang meraih gelar juara bakal dipilih untuk digembleng di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PB PASI di Jakarta. Mereka yang dinilai bagus bakal kembali menjalani seleksi untuk bisa diseleksi.

Selain kejurnas, para atlet yang terpilih masuk pelatnas, menurut Eni, bakal diseleksi untuk ikut dalam ajang internasional pada 2019 mendatang seperti ajang SEA Youth di Filipina dan Asian Youth di Hong Kong. Kejurnas Estafet 2018 mempertandingkan tujuh nomor.

Yakni, 5×80 meter estafet U-14 putra-putri, 4×100 meter estafet U-18 putra-putri, 4×400 meter estafet U-20 putra-putri, dan 4×400 meter estafet senior mix. Dua nomor lomba lainnya, yaitu estafet 5x80 meter U-14 putri dan estafet 5x80 meter U14, diikuti oleh sejumlah sekolah atau klub atletik yang ada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Hendri Firzani

Cover Majalah GATRA edisi No.7 / Tahun XXV / 13 - 19 Des 2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Ilmu & Teknologi
Internasional
Kolom
Laporan Utama
Lingkungan
Nasional
Olahraga
Pariwara
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com