Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

PARIWARA

Membentuk Auditor Internal Yang Trusted dan Independen

Pusat Pengembangan Internal Audit - Yayasan Pendidikan Internal Audit (PPIA-YPIA) menggelar Seminar Nasional Internal Audit sebagai sosialisasi peran baru auditor internal.

Keberadaan auditor saat ini bukan hanya menjadi watch dog atau pengawas dan pemeriksa keuangan. Auditor juga merupakan rekan atau mitra terpercaya bagi suatu organisasi/lembaga, sehingga punya tanggung jawab terhadap operasional dan sumber daya manusia pada organisasi/lembaga tersebut. Dengan peran itu, tugas dan kemampuan auditor internal mencakup internal control, manajemen risiko, pemahaman tentang governance , hingga mencegah kecurangan di manajemen.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Pusat Pengembangan Internal Audit Yayasan Pendidikan Internal Audit (PPIA-YPIA), Poedjiono, pada Seminar Nasional Internal Audit yang digelar di Hotel Tentrem, Yogyakarta, 17-19 April lalu. Seminar ini mengambil tema ''The Auditor of the Future: Trusted & Influencing Advisor'' Memelihara Nilai-Nilai Budaya, Terpercaya dan Berwawasan Masa Depan". ''Seminar tahunan ini menjadi bagian sosialisasi akan peran auditor internal sebagai mitra terpercaya yang kami gelar bertepatan dengan ulang tahun ke-23 YPIA. Acara ini juga merupakan wisuda kelulusan bagi 250 auditor yang berhak mendapatkan sertifikat Qualified Internal Auditor (QIA)'' ujar Poedjiono.

Setiap tahun sejak berdirinya pada 1995, ada 300-400 auditor internal dari berbagai instansi lembaga negara dan korporasi yang mendapat sertifikat Qualified Internal Auditor dari YPIA. Jumlah itu berasal sekitar 2.000 auditor yang mengikuti Pelatihan sertifikasi QIA.

Dari data YPIA, Indonesia tercatat memiliki 5.019 auditor internal bersertifikasi yang tersebar di 479 instansi atau perusahaan. Badan Usaha Milik Negara/Daerah memiliki jumlah auditor terbanyak, yaitu 3.289 orang. Disusul badan usaha swasta atau asing sebanyak 944 orang, sektor publik (pemerintahan) 559, lembaga lainnya atau personal sebanyak 218 orang, dan kehormatan sebanyak sembilan orang.

Namun demikian pemerintah Indonesia masih kekurangan auditor internal. Dari kebutuhan 40 ribuan auditor internal dalam tahun ini, pemerintah hanya punya 10.800 auditor. Dari jumlah itu, auditor internal yang bersertifikat dengan kualifikasi nasional & internasional hanya sekitar 5.000 orang.

Ketua YPIA Martiono Hadianto menambahkan peran auditor internal ini amat penting dalam mencegah kasus kebocoran anggaran, baik karena korupsi maupun karena perencanaan yang tidak efisien. ''Auditor internal dibutuhkan agar anggaran negara digunakan efisien dan tepat sasaran,'' ujarnya.

Menurut Martiono Hadianto, auditor internal dibutuhkan terutama untuk badan inspektorat di 34 provinsi dan 503 kabupaten dan kota. ''Padahal ke depan, kebutuhan tenaga audit internal ini makin banyak sesuai dengan peningkatan anggaran pendapatan dan belanja pemerintah,'' kata Martiono. Selain itu, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo pada 2015, pemerintah mentargetkan peningkatan jumlah auditor internal yang bersertifikat hingga 2019. Dalam kondisi ini, YPIA sebagai lembaga pelatihan melakukan sosialisasi kepada pemerintah pusat dan daerah akan pentingnya pelatihan dan memperbanyak auditor internal bersertifikat.

Poedjiono melihat sejumlah lembaga terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas auditor internalnya seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Agama, juga terus mengirimkan auditor internalnya untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi di YPIA. ''Bahkan negara tetangga Timor Leste juga mengirimkan sekitar 350 auditor internal dan 100 di antaranya lulus sertifikasi QIA'' kata dia.

Poedjiono mengatakan, tantangan auditor internal saat ini adalah menjadi mitra terpercaya yang mampu memberi masukan kepada pengambil keputusan tanpa harus kehilangan independensi. YPIA katanya berusaha mendidik dan memberi ilmu auditor internal untuk peran baru itu sesuai dengan standar internasional, sehingga menjadi auditor internal yang trusted tapi tetap independen.

Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) 2018 dihadiri lebih dari 700 orang peserta dan undangan dari seluruh indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste. Seminar dihadiri antara lain Wakil Menteri Keuangan Prof. Mardiasmo, komisioner OJK Ahmad Hidayat, Deputi Menteri BUMN Gatot Trihargo, dan para pejabat pemerintah maupun kementerian dan direksi perusahaan pemerintah dan swasta serta para auditor internalnya.
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No.27 / Tahun XXIV / 3 - 10 Mei  2018 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Ekonomi & Bisnis
Focil
Hiburan
Ilmu & Teknologi
Internasional
Kesehatan
Kolom
Laporan Khusus
Laporan Khusus II
Laporan Utama
Multimedia
Nasional
Olahraga
Pariwara
Perjalanan
Surat & Komentar
Teropong
Wawancara
 
Created and maintained by Gatra.com