spacer spacer spacer spacer
gatranews spacer

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Kasus Salah Tangkap
Enam Polisi Ditahan

Palu , 24 Desember 2008 15:34
Enam oknum anggota unit Buru Sergap (Buser) Polsekta Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang diduga melakukan salah tangkap dan penganiayaan terhadap seorang warga sipil, ditahan di Polresta setempat.

Enam oknum polisi tersebut sebelumnya dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulteng oleh Muhammad Taher alias Cilung (23), warga Kompleks Perumahan BTN Talise Permai, karena melakukan salah tangkap dan penganiayaan, Minggu (21/12).

Kapolresta Palu, AKBP Andean Bonar Sitindjak di Palu, Rabu, membenarkan perihal ditahannya keenam oknum anggotanya tersebut.

Ia menjelaskan, sehari setelah saksi korban menyampaikan laporan, keenam oknum polisi itu segera dipanggil dan diperiksa oleh penyidik Propam Polda Sulteng untuk dimintai keterangan.

"Kita sudah tindak dan proses mereka yang terlibat sesuai prosedur," ujar perwira polisi dua melati ini.

Sehari sebelumnya, di hadapan sejumlah wartawan di Kantor Komisi Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Sulawesi di Palu, Cilung sempat memberikan testimoni dengan menceritakan secara gamblang kejadian tragis yang dialaminya pada Minggu dan Senin malam lalu (21-22/12).

Ketika itu, ia yang pedagang pakaian keliling baru saja pulang dari berjualan di Pasar Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Saat itu dirinya melihat beberapa warga sedang berkumpul di kawasan perumahan BTN Talise Permai pada Minggu (21/12) sekitar pukul 21:00 Wita, dan ternyata ada kasus pencurian laptop dan emas di salah satu rumah penduduk.

Sekitar pukul 22:00 Wita, tiba-tiba datang sejumlah polisi dari kesatuan Buser Polsekta Palu Timur dan mencari seseorang bernama Cilung.

"Saya ketika itu langsung ditangkap dan digiring ke Mapolsekta Palu Timur untuk dimintai keterangan. Namun, sesampai di sana bukannya keterangan saya yang diberitaacarakan, namun langsung dihujani pukulan oleh enam orang oknum polisi berpakaian preman," kata dia dan mengaku masih mengenal wajah para pelaku.

Akibat peristiwa pemukulan menggunakan benda tumpul ini, Cilung mengalami luka memar di sekujur tubuhnya.

Menanggapi kejadian yang menimpah Cilung, Koordinator Kontras Sulawesi, Edmond Leonardo, menyayangkan sikap represif yang diambil oknum aparat kepolisian dalam menangani suatu kasus kejahatan.

"Kami minta Kapolda Sulteng sebagai pengendali tertinggi keamanan di daerah ini agar memberi sanksi tegas kepada oknum aparatnya yang melakukan tindakan salah tangkap, penganiayaan, dan pengancaman, sebab perbuatan demikian itu dapat merusak citra kepolisian yang dewasa ini terus dibangun pimpinan Polri," tuturnya. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  jangan pakai kekerasan (gedepandita@ya..., 26/12/2008 14:43)
marilah kita sebagai umat manusia janganlah selalu memakai kekerasan karena kekerasan bukannya menyelesaikan masalah tapi akan menambah masalah yang lebih besar. apapun alasanya kekerasan tidak pernah dibenarkan, baik agama,hukum maupun sosial kemasyarakatan. peace forever.
 
 
spacer
  
  masukknya pasti NYOGOK (yahyao7@ya..., 25/12/2008 07:50)
pasti itu polisi yang menjadi polisi dengan nyogok dijamin 100%.sekarang menjadi polisi sudah lebih baik
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 25 April 2014 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer