spacer spacer spacer spacer
gatranews spacer

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Kasus Penyerangan Tempo
Kapolri: "Masih Diselidiki, Apakah Ada Pelanggaran Hukum"

Jakarta, 18 Maret 2003 11:06
Kapolri Jendral Da`i Bachtiar, didampingi Kapoda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanegara dan jajarannya di Jakarta, Selasa, menjelaskan berbagai hal terkait dengan penyerangan sekelompok massa terhadap kantor majalah mingguan Tempo beberapa waktu lalu dalam rapat Komisi I DPR.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong , Kapolri menjelaskan, dalam kasus penyerangan tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan apakah perkembangannya mengarah pada pelanggaran hukum atau tidak.

Kapolri mengatakan, apabila terjadi pelanggaran hukum maka pihaknya akan melakukan proses penegakan hukum secara profesional.

Ia mengakui, proses penyelidikan yang dilakukan aparatnya masih belum lengkap sehingga penjelasan yang akan diungkapkan dalam forum rapat itu mungkin belum akan memuaskan.

"Penyelidik masih belum menerima informasi yang lengkap. Karena itu apabila Pak Kapolda menjelaskan hak- hal yang belum lengkap. Jadi jangan diteriaki `huuu` dulu," katanya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanegara mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki empat tersangka penyerangan terhadap wartawan dan kantor redaksi majalah Tempo.

Keempat orang itu adalah David alias A. Miaw, Abdul Haris Sumbi, Yosef, dan Hidayat Lukman alias Teddy Uban.

Hingga berita ini diturunkan Kapolda Metro Jaya masih menjelaskan kronologis kejadian dan perkembangan pemeriksaan yang dilakukan terhadap para tersangka.

Sebelumnya pada Senin (17/3) Komisi I DPR juga mendapat penjelasan dari jajaran Redaksi Majalah Tempo, bos Artha Graha Group Tommy Winata, dan Dewan Pers dalam kasus yang sama.

Kedua rapat konsultasi itu digelar terkait konflik majalah Tempo dengan Tomy Winata, menyusul penyerangan oleh massa yang mengaku anak buah Tomy Winata, disertai pemukulan terhadap wartawan majalah Tempo, termasuk Pemred Bambang Harymurti, Sabtu (8/3). [Tma, Ant]


printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  polisi anak buah TW ?? (sanoesi@ho..., 24/03/2003 05:59)
ada kapolres atau kapolsek yang nanya twdulu (kira-kira bunyinya) "Tom, ini anak buah lu boleh ditangkap apa tidak ???" banyak hal bisa diurai dari kasus ini. kapolres or kapolsek sudah jadi anak buah tw ?? keduanya (mungkin juga) seluruh jajaran polda jakarta sudah disumpal bin disumbat semuanya oleh tw dengan apalagi kalau bukan fulus, bahkan lampu di kantor polisi pun dari tw. kalau sudah begini dimana wibawa polisi. pantas saja kalau polisi diteriaki HUUUU.
jenderal makbul jangan banyak omon... <85 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  polisi benar (bandito2004@de..., 23/03/2003 14:52)
masih diselidiki apakah mega, gus du, kapolri, juga dapat upeti
 
 
spacer
  
  Pak Polisi "CUAK" (joelnapit@ya..., 22/03/2003 07:12)
wartawan dipukul preman didepan hidung pak polisi dan lebih ironis lagi di kantor pak polisi, itulah kalau pak polisi sudah berhutang budi dengan para preman, maka atasan pak polisi adalah preman..... ????????????, jadi bagaimana bisa pak polisi memberantas premanisme di Indonesia ini. Selamat pak polisi.
 
 
spacer
  
  Ungkapan Basi "Kaporli" (jatisativa@ya..., 22/03/2003 07:12)
Wong selidiki apa??? sudah jelas kok ???? harus ditangkap karena ada saksi dan bukti ??? Abu Bakar Basyir yang tidak ada bukti dan saksi ditangkap dengan tuduhan yang ngak jelas , di kejaksaan masih ditahan ?? payah KAPORLI takut ama Tommy , Buktikan dong !!!!!!
 
 
spacer
  
  stupid (emsach@wo..., 22/03/2003 07:12)
apalagi yang musti di selidiki .....................
ini sudah jelas-jelas pelanggaran, stupid !!!!!!
 
 
spacer
  
  hidup polisi (sex_pistol@te..., 22/03/2003 07:12)
pak polisi emang uhuyy, beraninya cuma ama preman kecil.. ama preman besar ???..hiiiiiii tatutttttttttttt :P~ , hidup pak polisiii
 
 
spacer
  
  jenderal krupuk (maryaom@ya..., 22/03/2003 07:12)
Ciri-ciri jenderal indonesia, bermental pengecut, cuma gagah dibaju dan lencana, otak dan nurani tidak punya. Sama preman aja takut, kita bayangkan kalau kita perang sama preman Singapura, jenderal kita kencing-kencing mungkin ya.
 
 
spacer
  
  Apakah ada pelanggaran hukum ?!? (krisiwi@ya..., 22/03/2003 07:12)
Saya kira yang terjadi di kantor Tempo sudah cukup jelas, saksi juga banyak.
Oke-lah kalau Kapolri menghargai prosedur penyelidikan & azaz praduga tak bersalah ( harusnya nggak usah untuk kasus se-gamblang ini :-) ).
Mari kita tunggu hasil penyelidikan yang masih berlangsung.
Kalau ternyata tidak ada pelanggaran hukum, berarti para saksi mata, dan juga para korban, salah lihat semua.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 17 April 2014 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer