Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

SUPLEMEN

Beasiswa Penyokong Pendidikan

Pendidikan tinggi berkualitas kini juga bisa dinikmati masyarakat kurang mampu. Berbagai tawaran beasiswa datang dari Pemerintah maupun perusahaan BUMN dan Swasta. Bentuk tanggungjawab sosial perusahaan.

Sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945, pemerintah harus menjamin pendidikan warganya tanpa adanya diskriminasi. Amanat ini seharusnya diwujudkan dengan pemberian kesempatan yang sama kepada setiap warga negara untuk mendapatkan akses atas pendidikan berkualitas. Namun, seiring meningkatnya fasilitas dan sarana prasarana pengajaran, biaya pendidikan juga ikut terkerek. Akibatnya, tak semua orang, memiliki kesempatan mencicipi pendidikan tinggi berkualitas yang diidam-idamkan.

Beruntung, kini berbagai tawaran beasiswa pendidikan makin marak. Pemerintah sendiri melalui direktorat jenderal Pendidikan Tinggi menelurkan program beasiswa Bidik Misi. Program beasiswa yang telah diprogramkan sejak 2010 ini, membidik calon mahasiswa berprestasi yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, namun memiliki ketidakmampuan dalam finansial. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, pelaksanaan Program Bidikmisi disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi lulusan dari keluarga tidak mampu agar dapat kuliah di perguruan tinggi negeri. "Harapannya dari tahun ke tahun makin mendekati kesempurnaan. Demikian pula dengan prestasi para mahasiswa penerima, ke depan akan semakin baik," kata Mohammad Nuh.

Pada 2011 lalu, tak kurang dari 30 ribu mahasiswa dari 117 perguruan tinggi negeri telah mencicipi beasiswa Bidik Misi. Jumlah tersebut meningkat dari hanya 20 ribu mahasiswa pada 2010 atau saat Bidik Misi baru digulirkan. Tahun 2012 ini, menurut Mohammad Nuh, ditargetkan akan bertambah 30 ribu mahasiswa lagi penerima beasiswa Bidik Misi. "Kesempatan adalah kata kunci utama bagi mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu untuk bisa maju dan berprestasi," tegas Mohammad Nuh.

Pelaksanaan bantuan pendidikan dan bantuan hidup lainnya tak hanya diselenggarakan pemerintah, Badan Usaha Milik Pemerintah (BUMN), dan pihak swasta juga makin gencar memberikan beasiswa lewat program Corporate Social Responbility (CSR). Salah satu yang paling getol memberikan beasiswa, yaitu PT Jamsostek. Perusahaan asuransi kerja plat merah ini turut memberikan beasiswa melalui kegiatan CSR.

Bahkan, pada peringatan hari pendidikan tahun 2011 lalu, Jamsostek meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pemberi beasiswa terbanyak dan secara serentak dari kantor cabangnya, yakni di 121 kantor cabang Jamsostek di seluruh Indonesia. Beasiswa pendidikan yang diberikan kepada 12.250 anak peserta Jamsostek itu mencapai Rp 29,4 miliar.

Dirut Jamsostek, Hotbonar Sinaga mengatakan, bantuan beasiswa ini merupakan salah satu wujud program Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta (DPKP) dalam bidang pendidikan yang juga menjadi sumbangsih Jamsostek dalam rangka meningkatkan kecerdasan bangsa, khususnya anak-anak tenaga kerja peserta Jamsostek. Beasiswa ini diberikan untuk siswa jenjang sekolah dasar, menengah, dan atas, serta mahasiswa dengan syarat indeks prestasi minimal 2,75.

Selain Jamsostek yang merupakan BUMN, perusahaan swasta yang getol memberikan beasiswa adalah PT Djarum. Melalui yayasan Djarum Foundation, PT Djarum menyalurkan beasiswa untuk pendidikan yang bertajuk ''Djarum Beasiswa Plus.'' Para calon penerima Djarum Beasiswa Plus terlebih dahulu melalui proses seleksi. Selain dana beasiswa, para penerima Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) juga mendapatkan pembekalan berbagai macam soft skills. Pelatihan ini untuk menyerasikan antara pencapaian akademik (hard skills) yang diperoleh di kampus dengan berbagai keterampilan agar para Beswan Djarum dikemudian hari menjadi manusia yang matang intelijensia, emosional maupun spiritual.

Selain Djarum Beasiswa Plus, yayasan lain yang juga fokus memberikan beasiswa pendidikan adalah Tanoto Foundation. Yayasan yang didirikan pada 2001 oleh Sukanto dan Tinah Bingei Tanoto ini, selain memberikan beasiswa juga memberikan pelatihan guru, pembangunan taman kanak-kanak, sekolah dasar serta sekolah menengah pertama. Salah satu beasiswa di tingkat perguruan tinggi yang diberikan Tanoto Foundation adalah program beasiswa National Champion Scholarship.

Beasiswa ini diberikan untuk mahasiwa S-1 dan S-2 di tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mitra Tanoto Foundation. Tujuh perguruan tinggi mitra tersebut diantaranya, untuk jenjang sarjana (S1), diantaranya Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Jambi, Universitas Riau, dan Universitas Sumatera Utara. Pada jenjang S-2 hanya empat PTN yang menjadi mitra Tanoto, yakni IPB, ITB, UGM, dan UI.

Ada juga beasiswa yang dikelola secara bersama, yang terselenggara atas dukungan dari berbagai yayaysan dan perusahaan seperti beasiswa yang dikelola gabungan antara Yayasan Damandiri, Yayasan Supersemar, Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta, Yayasan ACG Advisory, PT Indosat, dan beberapa lembaga terkait. Tahun ini, pelaksanaan beasiswa dikoordinasikan Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI), Jakarta. Beasiswa yang diperuntukan bagi calon mahasiswa S-1 yang memiliki prestasi di bidang akademik dan non-akademik ini telah disalurkan Januarai-Februari 2012 kepada lima perguruan tinggi, yakni STEKPI, UI, UGM, ITB dan IPB.

Selain kedua perusahaan dan yayasan tersebut, yang tak kalah menariknya, yaitu beasiswa pendidikan yang diberikan perusahaan transportasi Blue Bird. Perusahaan pengelola taksi terbesar di Indonesia ini sejak lama memberikan beasiswa kepada anak pengemudi dan karyawan Blue Bird sendiri. Beasiswa ini, tak hanya diberikan kepada anak pegawai Blue Bird yang tengah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, namun beasiswa ini juga diberikan untuk jenjang pendidikan lainnya. Beasiswa yang bertajuk Blue Bird Peduli ini, merupakan kegiatan sosial perusahaan. Fokus kegiatan ini adalah bidang pendidikan.

Beasiswa dari Perguruan Tinggi

Pemberian beasiswa bagi mahasiswa, selain dari pemerintah dan perusahaan swasta maupun BUMN, ternyata juga bisa datang dari dalam perguruan tinggi sendiri. Secara internal sejumlah perguruan tinggi juga memberikan beasiswa kepada mahasiswanya yang berprestasi. Beasiswa diberikan baik kepada calon mahasiswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi tersebut maupun selama berkuliah.

Universitas Trisakti, misalnya. Pada awal perkuliahan, Universitas Trisakti memberikan kemudahan kepada calon mahasiswa dengan memberikan ''beasiswa ganda''. Beasiswa ganda ini diberikan untuk calon mahasiswa baru program studi ilmu ekonomi, yang lulus dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru jalur rapor atau dikenal dengan jalur Program Seleksi Siswa Berpotensi (PSSB).

Sejatinya, apapun dan bagaimanapun cara penyaluran beasiswa, khususnya sebagai pijakan ke perguruan tinggi, merupakan sebuah peran penting turut membangun bangsa. Sebab, salah satu upaya meningkatkan daya saing sebuah bangsa adalah melalui pendidikan yang berkualitas.

Arif Sugiono
ARTIKEL LAIN

Cover Majalah GATRA edisi No 18 / XVIII 8-14 Maret 2012 (Tim Desain/Gatra)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Astakona
Buku
Ekonomi & Bisnis
Film
Focil
Hukum
Ikon
Ilmu & Teknologi
Internasional
Kesehatan
Kolom
Laporan Utama
Lingkungan
Musik
Nasional
Olahraga
Pariwara
Pendidikan
Perspektif
Ragam
Seni
Seni Rupa
Suplemen
Surat & Komentar
Tari
Tatapan
Teropong
 
Created and maintained by Gatra.com