Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

INTERNASIONAL

Tersandung Penjualan Koran Komunitas

Mantan raja media massa Amerika Serikat, Conrad Black, dinyatakan bersalah karena menilap uang milik pemegang saham. Upaya pemerintah mendorong para eksekutif perusahaan swasta bertindak profesional.

Hari tua Conrad Black akan dijalani di dalam penjara. Mantan raja media massa Amerika Serikat ini dinyatakan bersalah karena menilap duit milik pemegang saham sebesar US$ 60 juta. Putusan itu dikeluarkan pengadilan federal di Chicago, Amerika Serikat, Sabtu pekan lalu. Black, 62 tahun, dijatuhi hukuman penjara maksimum 35 tahun dan denda US$ 1 juta.

Perbuatan tercela itu dilakukan Black bersama tiga bekas eksekutif Hollinger International Inc. Mereka adalah Jack Boultbee, 54 tahun, dari Victoria, British Columbia, Peter Atkinson, 60 tahun, dari Oakville, Ontario, dan Mark Kipnis, 59 tahun, dari Northbrook, Illinois. Tiga eksekutif itu, seperti diberitakan International Herald Tribune (IHT), Senin lalu, juga dinyatakan bersalah. Mereka dihukum 15 tahun penjara dan denda hingga US$ 750.000.

Awalnya Black dan tiga eksekutifnya dijerat dengan 16 tuduhan. Namun tuduhan kedua, ketiga, dan keempat dihapuskan selama persidangan berlangsung. Menurut seorang juri pengadilan federal, Tina Kadisak, sangatlah sulit mencari keterkaitan dan keterlibatan berbagai perusahaan yang berbeda. ''Toh, akhirnya Anda mulai memahaminya,'' katanya, seperti dikutip IHT.

Adanya tiga tuduhan yang dihapuskan terjadi karena tidak cukup bukti tertulis untuk mendukung keputusan di pengadilan. Kadisak mengatakan, tuduhan bahwa para terdakwa melakukan bisnis secara ilegal untuk memperkaya diri sangatlah kredibel atawa bisa dipercaya. Namun tuduhan itu tidak didukung oleh jaksa penuntut.

Jaksa menuduh Black telah menipu para pemilik saham sebesar US$ 84 juta. Ketika mencuat di pengadilan dan betapa seriusnya penanganan atas kasus ini, muncul penilaian bahwa Pemerintah Amerika memperlihatkan kecenderungan kuat untuk mengejar eksekutif senior di beberapa perusahaan yang terlibat skandal keuangan. Beberapa perusahaan yang eksekutifnya dikejar antar lain Enron, Tyco, dan WorldCom.

Pemerintah Amerika tampaknya menginginkan para eksekutif perusahaan swasta itu bertindak berdasarkan prinsip akuntabilitas. Inti tuduhan terhadap Black menyangkut strateginya ketika ia datang pada 1998 untuk memulai penjualan koran-koran komunitas yang kecil. Surat kabar itu terbit di kota-kota kecil yang tersebar di Amerika dan Kanada.

Dalam proses tersebut, Black dan eksekutif Hollinger yang lain menerima jutaan dolar dari perusahaan-perusahaan yang membeli koran komunitas itu. Sebagai imbalannya, mereka berjanji tidak akan bersaing dengan pemilik koran yang baru. Jaksa mengatakan, para eksekutif itu telah mengantongi uang yang seharusnya menjadi milik pemegang saham tanpa memberitahukan kepada Dewan Direktur Hollinger.

Sedangkan para juri mengatakan, mereka telah mempertimbangkan sedikit pengakuan F. David Radler, bekas penerbit The Sun-Times dan rekan Black dalam membangun kerajaan Hollinger sepanjang lebih dari tiga dekade. Radler mengaku bersalah melakukan penyalahgunaan uang dan setuju bersaksi untuk menukarnya dengan kelonggaran hukuman selama 29 bulan dan denda US$ 250.000.

Soal pengakuan Radler yang memberatkan itu, Black mengatakan bahwa dirinya disibukkan dengan kepentingan pengembangan surat kabar di Inggris dan Kanada. Karenanya, menurut Black, sejumlah detail masalah diserahkan kepada Radler. Namun Radler mengatakan, Black sangat memperhatikan dengan saksama bagaimana dan mengapa uang-uang itu dibayarkan.

Pengacara sekuritas di Chicago, Andrew Stoltmann, yang mengikuti kasus itu berpendapat bahwa Black dapat bersyukur karena tidak dihukum atas semua tuduhan. Karena itu, ia meramalkan, hukuman untuk Black paling tiga sampai empat tahun penjara. Sedangkan pengacara Black, Edward Greenspan, menyatakan akan banding atas putusan itu.

Greenspan bilang, masih ada peluang bagi Black untuk bebas dari semua tuduhan, seperti tiga tuduhan yang sudah gugur dalam proses persidangan. Hollinger International adalah satu dari beberapa perusahaan media besar di Amerika Serikat. Dulu perusahaan ini dikenal sebagai pemilik beberapa surat kabar komunitas di Amerika dan Kanada, seperti Chicago Sun-Times dan National Post yang berbasis di Toronto.

Juga pemilik Daily Telegraph di London dan surat kabar Israel, Jerusalem Post. Kini hanya surat kabar besar The Sun-Times yang masih dimiliki perusaaan itu. Nama Hollinger sendiri kini telah diganti dengan Sun-Times News Group.

G.A. Guritno



Daftar Tuduhan Kepada Terdakwa

Tuduhan pertama: menggelapkan uang.
- Berkaitan dengan pembayaran yang tidak semestinya atas janji tidak bersaing dengan American Publishing Company, cabang Hollinger, meliputi US$ 3,9 juta.
- Keempat terdakwa dengan tuduhan yang sama dinyatakan bersalah.
- Penjara maksimum hingga lima tahun.

Tuduhan kelima: menggelapkan uang.
- Pembayaran yang tak semestinya terhadap David Radled, bekas Predisen Hollinger, saksi bintang untuk penuntutan tersebut.
- Keempat terdakwa tidak bersalah.

Tuduhan keenam: menggelapkan uang.
- Pembayaran yang tak sepatutnya oleh American Publishing Company. Modusnya hampir seragam, yakni adanya janji tidak bersaing dengan pemilik baru.
- Keempat terdakwa dinyatakan bersalah.
- Penjara maksimum lima tahun.

Tuduhan ketujuh: menggelapkan uang.
- Pembayaran yang tidak seharusnya dari kelompok surat kabar Paxton Media yang berbasis di Kentucky. Melibatkan uang US$ 600.000.
- Semua terdakwa dinyatakan bersalah.
- Maksimum penjara lima tahun.

Tuduhan kedelapan: penyalahgunaan uang lewat transaksi elektronik.
- Pembayaran tidak semestinya dari kelompok media Kanada CanWest Global Communications.
- Keempat terdakwa dibebaskan.

Tuduhan kesembilan: penggelapan uang.
- Pembayaran tidak semestinya dari CanWest.
- Keempat terdakwa dibebaskan.

Tuduhan kesepuluh: penggelapan uang melalui transaksi elektronik.
- Satu dari tiga tuduhan berkaitan dengan tuduhan penyalahgunaan penggantian uang dari perusahaan untuk perjalanan ke Bora Bora di Lautan Pasifik dan pesta ulang tahun untuk istri Black, Barbara Amiel.
- Tuduhan ini terkait dengan pernyataan menyesatkan kepada Securities & Exchange Commission (SEC), badan pengatur keuangan Amerika, tahun 2001.
- Hanya Black dan Boultbee yang dituduh, dan keduanya dinyatakan tidak bersalah.

Tuduhan kesebelas: penggelapan uang melalui transaksi elektronik.
- Pernyataan yang menyesatkan kepada SEC, tahun 2002.
- Hanya Black dan Boultbee yang dituduh, dan keduanya dibebaskan.

Tuduhan kedua belas: penggelapan uang lewat transaksi elektronik.
- Terkait dengan apartemen Black di Manhattan, total mencapai US$ 2,15 juta.
- Hanya Black dan Boultbee yang dikenai tuduhan, dan keduanya dibebaskan.

Tuduhan ketiga belas: menghalangi proses pengadilan.
- Memindahkan 13 kotak berisi data dari kantor Black di Toronto.
- Hanya Black yang dikenai tuduhan dan dinyatakan bersalah.
- Maksimum penjara 20 tahun.

Tuduhan keempat belas: berbisnis secara ilegal
- Menjalankan perusahaan dengan tujuan memperkaya Black dan yang lain melalui penyalahgunaan uang.
- Hanya Black yang dituduh dan dibebaskan.

Tuduhan kelima belas: kecurangan pajak.
- Dakwaan ditujukan kepada Black, Boultbee, dan Kipnis.
- Semua dinyatakan tidak bersalah.

Tuduhan keenam belas: kecurangan pajak.
- Dakwaan ditujukan pada keempat terdakwa, tapi keempatnya dinyatakan bersih.

Sumber: BBCNews
ARTIKEL LAIN

Cover GATRA Edisi 36/2007 (GATRA/Tim Desain)
 
RUBRIK

Advetorial
Angka
Apa & Siapa
Buku
Ekonomi & Bisnis
Film
Focil
Hukum
Ilmu & Teknologi
Internasional
Kesehatan
Kolom
Laporan Utama
Lingkungan
Medela
Media
Nasional
Nusantara
Olahraga
Perspektif
Seni
Serambi
Surat & Komentar
Teropong
 
Created and maintained by Gatra.com