spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
JAWA
spacer
 
Fly Over Depok
Pembangunan akan Dimulai Oktober 2005

Depok, 14 Juli 2005 19:30
Pembangunan jalan layang (flyover) di Jalan Arief Rahman Hakim, Depok I, dijadwalkan mulai berlangsung Oktober 2005, dan pembebesan lahnnya telah mencapai 95 persen.

Pemimpin Pengadaan Tanah Tata Pemerintahan Pemkot Depok Theo Da Silva, di Depok, Kamis mengatakan hingga kemarin proses penyelesaian pembebasan lahan proyek itu telah mencapai sekitar 95 persen.

Dia optimis pembangunan fly over sepanjang 650 meter yang menghubungkan JL Margonda Raya dengan JL Nusantara itu bakal terealisasi sesuai rencana.

Pasalnya, proses penyelesaian pembebasan lahan proyek itu telah mencapai sekitar 95 persen. Dari 224 bidang tanah yang terkena pembebasan, hanya pemilik 13 bidang tanah yang penggantiannya belum dibayar.

Hal itu terjadi lantaran pemilik, ketiga belas bidang tanah itu masih mengurusi sertifikat tanahnya yang dianggunkan di Bank. Untuk itu, kami memberi waktu sebulan untuk menyelesaikannya, katanya.

Menurut Dia, jalan layang yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di ruas jalan Arif Rahman Hakim (ARH), lintasan Stasiun Kereta Api Depok Baru dan Pasar Tradisional kemiri Muka.

"Lahan yang direncanakan akan dibebaskan membentang dari mulut pertigaan Jalan Margonda Raya-Jalan ARH hingga sekitar Agung shop, masing-masing antara kiri dan kanan jalan selebar empat meter" katanya.

Dana pembangunan jalan layang tersebut berasal dari bantuan pemerintah pusat, sedangkan pemprov Jawa Barat dan Pemkot Depok akan membiayai pembebasan lahannya.

Sedangkan biaya pembangunan tersebut berasal dari bantuan Jepang melalui Japan Bank for Internatioanl Corporation (JBIC) melalui Kimpraswil.

JBIC sebagai badan pendonor pembangunan fly over meminta pembangunan itu dimulai Oktober mendatang, jelasnya.

Theo mengatakan jajaran pimpinan lembaga donor dari Jepang itu belum lama ini telah memantau situasi lokasi yang akan dibangun. Mereka turun langsung bertanya kepada warga terkait dengan proses penyelesaian pembebasan tanah yang dilaksanakan Pemkot.

Mereka cukup puas dengan hasil yang telah dilakukan Pemkot sekaligus meminta agar penyelesaian itu dilakukan secepatnya guna memulai pembangunan fisiknya, ujarnya yang juga sedang menangani pengadaan lahan terminal Jatijajar itu.

Ditanya besaran biaya yang diberikan JBIC, Theo mengaku belum mengetahui jelas karena proses itu berlangsung di Kimpraswil. Sementara Departemen Pekerjaan Umum dalam waktu dekat akan menggelar tender pemborong untuk pengerjaan proyek tersebut.

Pekan depan, JBIC akan menggelar pertemuan dengan Pemkot, tegasnya.

Proyek pengadaan lahan fly over menelan anggaran Pemkot sebesar 26 miliar lebih yang berasal dari APBD 2004 dan 2005. Anggaran tersebut belum termasuk biaya penggantian utilitas, seperti jaringan PLN, PAM dan Telkom.

Pembangunan flyover merupakan salah satu rencana strategi Pemkot Depok yang telah direncanakan sejak 2003 untuk mengurai problem kemacetan lalu lintas. Jalan Arif Rahman Hakim merupakan titik terparah kemacetan di Kota Depok.

Selain menumpuknya angkot, kemacetan itu terjadi lantaran terdapat perlintasan kereta api dan bersinggungan langsung dengan pasar. Dalam perjalanannya, proyek fly over sempat mengalami tarik ulur antara warga dengan Pemkot, soal harga tanah. Setelah melalui berbagai proses negosiasi, akhirnya disepakati harga tanah sebesar 1,5 juta/meter. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Jawa diBangun Terus (730161@pl..., 21/07/2005 06:46)
Wah pulau jawa dibangun terus yah, nggak ada habis2 nya, habis semua penduduk Indonesia pada tumpah ke situ krn "GUla" nya ngumpul di jawa aja,
Setuju jalan ini cuma solusi sementara aja, lebih efektif yg dibangun monoRel.

Tapi lebih efektif lagi bangun investasi di luar jawa (Kereta api, dan jalan tol utk perlancar perkebunan dan industri di luar jawa.

Mobil di Jakarta memang perlu dibatasi yah maks 10 tahun umurnya, biar bekasnya pada pindah ke pulau lain. Kasihan subsidi BBM cuma utk... <29 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Setuju aja gue mah (swinardi@ho..., 20/07/2005 02:36)
Setuju ame jacklon69
serebu meter jalan tambah, serebu mobil baru muncul.
Udah Boss, susah-susah amat sih, bikin peraturan deh, mobil di bawah usia 10 taun nggak bisa muncul lagi di jalan. Terus tutup dah tuh pabrik-pabrik mobil yang notabene cuma sedikit nguntungin orang kecil (buruh-buruhnye) tapi lebih banyak nguntungin investor asing-nye sama pembesar-pembesar kita.
Jangan lupa juga, udahlah tutup aja kran impor mobil asing, yang sama sekali nggak ade mampaatnye buat rakyat kecil.
 
 
spacer
  
  Tidak Efektif .. (jaklon69@pl..., 15/07/2005 21:20)
Boss.. pembangunan fly over ini emang pantas disambut hangat.. plok..plok..plok (tepuk tangan) krn akan mengatasi sedikit masaleh kemacetan lalu lintas. Tapi gue pikir sih, ini sifatnye hanye sementare. Kenape begitu ? akar permasalahannye kagak diatasi.
misalnye? Lu tau sendiri kan.. pertambahan penduduk dan pertambahan jumlah kendaraan, baik pribadi apalagi angkotnya.. ude kagak ketulungan.. buanyak banget.. sementare pertambahan jalan cuma lari di tempat. Kenapa bisa banyak gitu yee..? Krn D... <712 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 16 July 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdot12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer