spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
PBNU Terima Utusan Khusus Vatikan

Jakarta, 1 Pebruari 2005 14:32
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima utusan khusus Vatikan dari Dewan Kepausan "Cor Unum" untuk membahas kerja sama membantu korban gempa dan tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, serta menyampaikan ungkapan belasungkawa dari Paus Yohanes Paulus II atas musibah tersebut.

Rombongan yang dipimpin Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Julius Darmaatmadja SJ tersebut datang ke kantor PBNU, Jakarta, Selasa, diterima Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Sekjen Endang Turmudzi, Wasekjen Anas Thahir dan langsung melakukan pertemuan tertutup.

Menurut Sekretaris Keuskupan Jakarta Romo Padmo, rombongan terdiri dari Uskup Agung Malcolm Ranjikh dan Sekretaris Uskup Yan Pietro yang mewakili Uskup Agung Paul Cordez, utusan khusus Vatikan yang sempat berkunjung ke Aceh namun tidak turut ke PBNU karena demam.

Kepada wartawan Hasyim mengatakan, PBNU menyambut baik kedatangan utusan khusus Vatikan itu yang selain bermaksud membantu penderitaan sesama umat manusia di Aceh.

Hal itu merupakan bagian dari kerjasama lintas agama yang pernah dilakukan sebelumnya ketika utusan ormas Islam mengunjungi Vatikan meminta dukungan Paus Johannes Paulus II untuk menyerukan Amerika Serikat menghentikan serangannya ke Irak.

"Diberitahukan oleh Romo Kardinal bahwa keterlibatan Vatikan di dalam masalah tsunami adalah semata-mata masalah kemanusiaan dan tidak terkait dengan masalah agama. Karena ada dimensi yang berbeda antara dimensi keagamaan dengan dimensi kemanusiaan," katanya.

Sementara itu, Kardinal Darmaatmadja mengatakan, kunjungan Presiden Dewan Kepausan "Cor Unum" Vatikan itu atas penugasan Paus di Roma yang melihat penderitaan bangsa Indonesia cukup besar akibat Tsunami yang melanda Sumatera Utara sampai dengan Nias.

"Penderitaan begitu besar sampai utusannya yang biasa yaitu bapak duta besar Vatikan yang ada di Indonesia dianggap kurang cukup sehingga Paus Johannes Paulus II masih merasa perlu mengirimkan utusannya secara pribadi," katanya.

Sekretaris Uskup Yan Pietro yang mewakili Uskup Agung Paul Cordez menegaskan, misi mereka adalah ikut berduka dan mendoakan kepada para korban dan sanak serta keluarga yang terkena bencana supaya diberikan ketabahan.

Dalam pesannya, kata Yan Pietro, Paus menganjurkan umat Katolik dan umat beragama lainnya membantu dan bekerjasama mengatasi musibah kemanusiaan. Paus bersyukur karena semua negara dan umat manusia tergerak membantu sesama tanpa pamrih dan tanpa pretensi.

"Paus juga sangat bergembira soal kemanusiaan ternyata menyatukan kita semua sebagai manusia dan semoga kita bisa bekerjasama selanjutnya," tegas Yan Pietro menirukan pesan Paus Johannes Paulus II.

Kardinal Darmaatmadja menambahkan, yang dilakukan Vatikan adalah semata-mata memberikan bantuan terhadap korban bencana tsunami di Aceh atas nama kemanusiaan, oleh karena itu seluruh bantuan tidak memiliki embel-embel apapun.

Dewan Kepausan `Cor Unum` merupakan koordinator lembaga sosial kemanusiaan di bawah Keuskupan Vatikan Roma yang membawahi 30 caritas di seluruh dunia yang telah diperintahkan bergerak membantu secara kemanusiaan di Sumatera Utara dan Aceh. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  kyrie....hidup PAUS..!! (jt_indo@ya..., 02/02/2005 13:18)
Salut atas keprihatinan PAUS akan keadaan bencana di semua negara yg berkembang. Tanpa memandang kepercayaan yg berbeda atau pandangan politik yg berbeda juga.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 01 February 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer