spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Ba`asyir: Putuskan Hubungan Dengan AS

Abu Bakar Ba'asyir (Yahoo! News/REUTERS/Crack Palinggi)Jakarta, 1 Pebruari 2005 14:12
Terdakwa kasus terorisme di Hotel JW Marriott dan Bali, Abu Bakar Ba`asyir, meminta pemerintah Indonesia segera memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat (AS).

"Amerika sedang memerangi Islam di Indonesia dengan ghazul fikri atau perang pemikiran dan itu berbahaya," kata Ba`asyir ketika diperiksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Auditorium Departemen Pertanian Jakarta, Selasa.

Ghazul fikri itu, menurut Baasyir dilakukan AS dengan cara membelokkan ajaran-ajaran Islam sehingga harus dilawan dengan mendakwahkan ajaran Islam yang sesungguhnya.

"Saya optimis untuk di Indonesia berjihad dengan dakwah itu masih bisa," kata Baasyir yang lalu menambahkan akan membuat buku yang berisi nasehat untuk presiden Indonesia sebagai salah satu bentuk dakwahnya.

Pada sidang ke-17 itu, jaksa mencecar terdakwa dengan pertanyaan mengenai jihad yang dibahas terdakwa dalam makalahnya pada Kongres Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) di Yogyakarta, Agustus 2002, terutama mengenai istilah "istimata".

Ba`asyir menjelaskan, istimata adalah salah satu bentuk jihad dimana sang pelaku sanggup mengorbankan jiwanya atau mencari mati syahid.

"Apakah tindakan yang dilakukan oleh Asmar Latin Sani (pelaku bom Marriott, Red), Abu Hasan alias Jimmy dan Heri alias Isa (pelaku bom Bali, Red) merupakan wujud istimata?" tanya Salman lebih lanjut.

Menurut terdakwa, wujud tindakan mereka bisa disebut istimata, namun kebenarannya secara syariat Islam perlu dikaji lebih lanjut.

Pemeriksaan terdakwa oleh jaksa yang berlangsung sekitar 30 menit itu sempat tegang ketika Mahendradatta, salah seorang pengacara Ba`asyir menegur jaksa yang mendesak terdakwa untuk menjelaskan keterangan tertulis seorang warga negara Australia bernama Jack Rose alias Khalid Abdullah alias Khalid Syaefullah.

Dalam keterangan yang ditandatangani oleh Jack Rose dan Duta Besar Indonesia untuk Australia itu disebutkan bahwa Abdullah Sungkar bersama Ba`asyir pernah melakukan safari dakwah ke beberapa kota di Australia seperti Melbourne dan Sidney pada akhir 1997 selama tiga sampai empat minggu.

Mereka, ujarnya, memberikan ceramah tentang paham Jamaah Islamiyah (JI).

Terdakwa membenarkan pernah datang dan berdakwah ke Australia namun tidak pernah berceramah tentang paham JI. Ia menjelaskan hanya memberikan dakwah mengenai syariat Islam. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Ibarat Pembunuh Berdarah Dingin (wiwin25@pl..., 04/02/2005 17:18)
Demi memperhatikan tampangnya Ba'asyir, bak ibarat seorang pembunuh berdarah dingin. Apakah yang dapat diharapkan dari seorang seperti dia ? Hanya membuat corengan dan kesan buruk bagi negara kita. Saya tidak tahu apakah Ba'asyir merupakan pembayar pajak yang baik, "orang bijak taat pajak". Biarlah yang bersangkutan, atau para pengacara yang sepertinya mau menang sendiri menjawabnya. Mudah-mudahan di tengah sidang para majelis hakim atau jaksa penuntut umum bisa menanyakan apakah Ba'asyir memili... <227 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  2-KEWARGANEGARAAN (arjuna_sf@ya..., 04/02/2005 14:29)
Tahukah anda bahwa di Indonesia ada peraturan yang tidak mengijinkan untuk mempunyai 2-kewarganegaraan.
Karena system peradilan yang tidak competent, dan banyaknya pendukung tidak langsung Jemaah Islamiah, negara kita tak mampu menegakkan peraturan ini.
Sebaiknya karena Indonesia tidak akan bisa mengadili ketua JI, kirimlah warganegara Malaysia ini kenegara barunya untuk dihakimi.
 
 
spacer
  
  Orang yg tidak Intelek dan Radikal (hiltonclub@ho..., 03/02/2005 08:19)
cara omongnya aja dah radikal begitu, dikit2 putus hubungan. Kembalilah kau dan hidup di jaman BATU !!!

Inilah contoh sikap dan pikiran orang2 Indonesia yang extrem dan radikal. Cobalah bercermin , apa sih yang sudah kamu perbuat buat Indonesia ???

Yang ada sikap pendendam, Iri, Dengki yang menguasai Ba'asyir.
 
 
spacer
  
  Orang bahaya (saleh@ya..., 03/02/2005 02:33)
Kalau anda sudah berhasil memutuskan hubungan Indonesia dengan Amerika...... apakah anda pikir negara kita tambah maju dan makmur????
Pikir dahulu yang dalam sebelum anda bekoar.
 
 
spacer
  
  aku takut melihat ba'asyir (binsarmarbun@am..., 02/02/2005 07:22)
Ba'asyir ...

melihat tampangmu aku udah takut ...

kamu mirip pencuri ...

kamu mirip munafik ...

entah apa yang sudah kau perbuat utk indonesia tercinta ini ...

entah apa yang sudah kau bantu ...

jangan bawa bawa nama negaraku utk kepentingan golonganmu ...

kami tidak butuh orang seperti engkau ...

kau hanya mampu berbicara, kau tak mampu berpikir ...

kembalilah engkau ke kampung mu ...
 
 
spacer
  
  perluas wawasan pikiran anda ...!! (pisangambon2003@ya..., 02/02/2005 04:58)
Ass. Wr. Wb.
Maaf, apakah anda sudah yakin benar denganpendapat anda tersebut ?? Mungkin (sebaiknya) anda mengkaji lebih dalam misalnya tambahan pengalaman ke luar negeri dan melihat langsung kehidupan yang lebih luas. Pasti pikiran anda akan lebih maju dan terbuka.
Namun saya yakin diperlukan dana untuk itu, dan saya yakin itulah hambatan anda. Atau coba, tukar pikiran dg Yusuf Islam. Input positif bukan ??
wass.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 01 February 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer