spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Majelis Hakim Harus Bebas dari Segala Bentuk Intervensi

Mataram, 29 Januari 2005 08:32
Kuasa hukum Hugeng Angkawijaya, terdakwa kasus pemerkosaan dan pembunuhan Sumiati, Ignatius Soge Welung menyatakan, majelis hakim yang mengakdili kliennya diminta untuk menegakkan supremasi hukum dan tidak terpengaruh oleh segala bentuk intervensi yang mungkin terjadi.

"Majelis hakim yang senantiasa memegang teguh sumpah janjinya harus terbebas dari segala bentuk intervensi, terlebih dari campurtangan penguasa yang mungkin dilakukan," katanya kepada wartawan di Mataram, Sabtu.

Menurut dia, persoalan kliennya Hugeng Angkawijaya yang didakwa telah memperkosa dan membunuh Sumiati, pembantu rumah tangganya adalah masalah hukum.

Majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut harus mampu berdiri tegak diatas landasan fakta-fakta hukum yang terungkap selama persidangan.

Suara pro dan kontra yang selama persidangan berlangsung boleh terjadi, tetapi majelis hakim yang mengadilinya harus senantiasa berpegang kepada ketentuan hukum yang berlaku.

Boleh jadi seribu saksi dalam persidangan itu memberikan keterangan-keterangan yang memberatkan terdakwa, namun kebenaran hukum oleh pertimbangan hakim tidak boleh dikorbankan.

Sebab sudah menjadi suatu preseden bahwa kesaksian yang tidak memiliki nilai pembuktian secara hukum, tidak dapat dijadikan landasan untuk memvonis seseorang.

Dalam proses pengadilan tersebut bukan menyangkut kalah menang, tetapi mengungkap kebenaran yang sesungguhnya. Sebab kebenaran itulah yang harus diperjuangkan dalam supermasi hukum.

"Menghukum seseoarang yang tidak bersalah jangan terulang kembali, sebagaimana pernah terjadi terhadap terdakwa Sengkon dan Karta, yang dinyatakan bersalah, tetapi kemudian ternyata bukanlah pembunuh yang sebenarnya," katanya.

Dikatakannya, pihaknya sangat mendukung upaya majelis hakim untuk menghukum dan menggantung kliennya bila memang terbukti bersalah melakukan pembunuhan dan pemerkosaan sebagaimana surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum.

Namun, bila memang tidak cukup bukti untuk membuktikan kliennya melakukan tuduhan Jaksa Penununtut Umum tersebut, maka diharapkan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pembunuh Sumiasi.

"Kita pun tidak ingin kematian Sumiati itu menjadi mengambang, harus ditemukan pelaku pembunuhan yang sebenarnya. Majelis hakim tidak mungkin menjatuhkan putusan bersalah hanya untuk sekedar memuaskan para pihak. Masalah hukum itu bukan menyangkut puas tidak puasa, tetapi menjunjung tinggi kebenaran," demikian Suge Welung. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer