spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Rakyat Tak Persoalkan Program 100 Hari

Palembang, 28 Januari 2005 15:36
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, rakyat tak mempersoalkan program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu yang dipimpinnya karena rakyat lebih menginginkan pembangunan lima tahun mendatang yang lebih gigih dan lebih bersemangat.

"Program 100 hari lebih banyak menjadi wacana politik," kata Yudhoyono kepada pers di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Jumat, ketika ditanya tentang hasil yang dicapai pemrintahnya yang telah berjalan 100 hari.

Yudhoyono dilantik 20 Oktober 2004 sebagai Presiden RI yang keenam setelah Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid, dan Megawati Soekarnoputri.

Ia menyebutkan, selama lima tahun mendatang pemerintah dan masyarakat harus bekerja keras bersama-sama membangun bidang politik, hukum, keamanan, serta pembangunan ekonomi dan sosial.

Yudhoyono menyebutkan masalah besar yang dihadapi pemerintah dan masyarakat adalah bagaimana mengatasi pengangguran dan kemiskinan.

Untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan, pemerintah akan tetap berusaha keras menggalakkan investasi, membangun infrastruktur, sehingga bisa tercipta lapangan kerja dalam jumlah yang banyak.

Untuk mewujudkan hal itu, Kepala Negara berharap semua pemerintah daerah baik di tingkat propinsi maupun kabupaten dan kotamadya membuat program kerja yang kongkret.

Dengan menyusus program-program kerja yang konkret, diharapkan sektor riil akan bergerak kembali.

Presiden juga meminta sistem pemerintahan di tingkat pusat dan daerah dilaksanakan secara maksimal.

Dalam kesempatan itu, Presiden mengatakan pula masalah utama yang dihadapi dalam 100 hari pertama pemerintahannya adalah mengatasi bencana alam dan gempa bumi di Aceh, Sumaatera Utara, Alor (NTT) serta Nabire (Papua).

"Sekalipun konsentrasi kita adalah mengatasi akibat bencana alam, tidak berarti kegiatan-kegiatan lain harus terhenti," kata Yudhoyono.

Sebelumnya, usai makan siang, Presiden didaulat menyanyi.

Sebelum mendendangkan lagu Ayah --yang dipopulerkan Rinto Harahap-- ia mengungkapkan bahwa akibat bencana alam di berbagai daerah dirinya merasa kehilangan kesempatan untuk tersenyum dan tertawa.

"Saya tidak bisa tersenyum dan tertawa. Setiap malam saya dan Ibu Ani selalu berdoa agar kita bisa mengatasi berbagai masalah yang sedang terjadi di Tanah Air," kata Yudhoyono. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  mulai molor (binsarmarbun@am..., 30/01/2005 04:23)
Pak SBY ...

Rakyat yg mana ???

Dulu kampanye selalu mengandalkan 100 hari.

skrg mau molor ya ....

biasa biasa aja ...
 
 
spacer
  
  Tak menggunakan hak pilih (Noer_y@ho..., 29/01/2005 23:04)
Cuek aja pak, saya yakin mereka yang sibuk dengan 100 hari sebagian besar tidak menggunakan hak pilih dalam pemilu kemaren, jadi ibarat perusahaan mereka tidak punya saham dengan demikian tidak bisa memberi apresiasi apalagi ikut menentukan arah kebijakan perusahaan
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer