spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Ancaman Mati
KBRI Tak akan Campuri Peradilan Ali Darman

Kairo, 28 Januari 2005 15:26
Duta Besar RI untuk Mesir Prof Dr Bachtiar Ali menegaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) tidak akan mencampuri pengadilan di Mesir terhadap Ali Darman, warga negara Indonesia (WNI) tersangka pembunuhan, yang diancam hukuman mati.

"Demi rasa keadilan masyarakat, KBRI tidak akan mencapuri pengadilan di Mesir terhadap Ali Darman. Biarkan pengadilan berjalan sewajarnya tanpa intervensi dari pihak luar," kata Dubes Bachtiar kepada Antara di Kairo, Jumat.

Dubes Bachtiar, dimintai tangapan atas kabar bahwa ada pihak-pihak tertentu mendesak KBRI agar mengupayakan pembebabasan Ali Darman dari ancaman hukuman mati.

Kendati demikian, Dubes Bachtiar mengutarakan bahwa pihaknya tetap akan memberikan bantuan hukum terhadap tersangka, termasuk memenuhi hak-hak dasar WNI tersebut.

"KBRI tetap memberikan bantuan hukum kepada Ali Darman sehingga mahkamah itu berjalan sewajarnya, namun kita sedapat mungkin menghindari upaya-upaya semacam mafia pengadilan," ujar pakar resolusi konflik itu.

Dubes mencontohkan, KBRI senantiasa memantau perkembangan Ali Darman yang saat ini di penjara Mesir, seperti menjenguknya dan memberikan kebutuhan harian.

"KBRI selalu menjenguk dia. Sebagai rasa kemanusiaan, di musim dingin ini kita juga telah memberikan baju penghangat badan kepadanya," ujar Dubes Bachtiar menambahkan.

Sidang ditunda lagi Sementara itu, mahkamah Madinat Nasr, Kairo, kembali menunda persidangan terhadap Ali Darman, yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pertengahan Januari 2005 ini.

Sedianya, persidangan pertama kasus pembunuhan itu diadakan awal Desember 2004 silam, namun ditunda hingga pertengahan Januari 2005, dan kini kembali ditunda hingga akhir Februari depan.

Ali Darman saat ini berada dalam tahanan kejaksaan Mesir. Sebelumnya, kepada kepolisian Mesir dan KBRI Kairo, Ali Darman telah mengakui perbuatannya sebagai pelaku pembunuhan satu keluarga Malaysia di Kairo, yang terdiri dari suami, istri, dan dua bocah mereka.

Peristiwa tragis yang terjadi awal Ramadhan 2004 lalu di kediaman korban di Distrik Hayl Asyir, Madinat Nasr, Kairo, itu menelan nyawa masing-masing Muhammad Zaki Ayyub (suami, 27 tahun), Nur Hayati Bokhari (istri, 27), Maryam (anak, 3), dan Muaz (anak, 11 bulan).

Seorang pengacara Mesir saat ini mendampingi tersangka dalam menghadapi kasus pembunuhan, yang ancamannya hukuman mati, atau minimal hukuman seumur hidup itu. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer