spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
WISATA & HIBURAN
spacer
 
Posko Artis Peduli Aceh
Artis Bantah Gelapkan Bantuan

Klarifikasi dari Posko Artis Peduli Aceh (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 28 Januari 2005 13:42
Cut Keke dkk dari Posko Artis Peduli Aceh membantah telah melakukan penggelapan bantuan buat Aceh. Posko itu melakukan pencatatan, dan akan menyampaikan bantuan pada yang berhak.

Cut Keke dan kawan-kawan membantah tudingan bahwa mereka melakukan penggelapan bantuan buat Aceh. Pada jumpa pers di di Splash Cafe Kemang, Jakarta, Jumat, Peggy Melati Sukma --selaku juru bicara Posko Artis Peduli Aceh-- menegaskan, posko yang didirikan artis asal Aceh itu, telah melakukan pencatatan dengan baik dari donasi yang telah dititipkan.

Peggy mengatakan, pencatatan tersebut dicatat dalam sebuah buku laporan keuangan, yang dibuat dua akuntan profesional. Laporan keuangan yang masih bersifat audit internal itu, kata Peggy, terbuka bagi siapa pun yang berkompeten atau terlibat dalam posko, terutama para donatur.

"Bisa datang langsung atau lewat perjanjian dengan kami untuk bertemu apabila ingin melihat, membaca pencatatan yang kami miliki di dalam buku laporan keuangan tersebut," jelas Peggy kepada wartawan di kafe yang juga menjadi markas posko bantuan tersebut.

Selain itu, Peggy juga menjelaskan bahwa buku keuangan tersebut belum dapat dipublikasikan karena masih bersifat audit internal --bukan audit eksternal yang hanya dilakukan akuntan publik. "Audit eksternal itu akan kami lakukan sesegera mungkin," janji Peggy.

Posko yang didirikan 27 Desember 2004 itu, awalnya dikomandani oleh Cut Keke, Nova Eliza dan Teuku Zacky --semuanya artis asal Aceh. Kini aktif pula artis bukan berdarah Aceh, seperti Sylvana Herman, Mona Ratuliu dan Indra Brasco, yang didampingi pengacara Malik Bawazier.

Menurut Cut Keke, posko ini dibuat dengan maksud untuk membantu masyarakat Aceh yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami.

Kini, posko itu sudah tak lagi menerima bantuan. Dan bantuan yang telah dititipkan dalam satu bulan sejak dibentuknya posko tersebut, tetap akan didistribusikan. "Dalam kurun waktu tiga bulan, bantuan tersebut akan kami sampaikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan," jelas Peggy.

Ketika ditanyakan mengapa dihentikan pada tanggal 27 Januari, Peggy menjelaskan, sejak awal dibentuknya posko itu, mereka sudah membatasi pengumpulan bantuan waktunya dua bulan sejak posko itu dibuka.

Peggy juga melaporkan, selain sudah berangkat ke Aceh untuk mendistribusikan sejumlah bantuan yang telah terkumpul melalui posko ini, posko ini telah menerima bantuan uang tunai sekitar Rp 900 juta per 27 Januari 2005. Selain itu juga barang sekitar 250 ton yang telah dikirim seluruhnya, bekerja sama dengan Kolinlamil Tanjung Priok, Marinir, perusahaan ekspedisi FedEx dan 3MG Express Airlines. [EL]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Itulah ciri masyarakat kerdil !!! (rmaasir@Ya..., 30/01/2005 01:48)
harusnya bila ada masa kita turun rembug membantu,bukan asyik menuduh....mencibir,dan menuding....bangkitlah negaraku tercinta....jangan jadikan diri kita sebagian masyarakat yang kerdil. bantulah dengan ikhlas....semoga amal baik para artis,penghibur dan para sukarelawan2 jadi pendorong untuk Indonesia maju bersatu padu. kami yang diluar negarapun insyaAllah turut berpadu.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer