spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
ASIA
spacer
 
Malaysia Serukan KTT Islam

Kuala Lumpur, 25 Januari 2005 17:00
Kantor berita Malaysia Bernama, Selasa melaporkan, negara itu, menanggapi seruan Arab Saudi, sepakat mengelola satu pertemuan tingkat tinggi (KTT) yang akan membahas keretakan dalam dunia Islam.

Perdana Menteri Abdullah Ahmad Badawi, ketua 57 negara yang tergabung di dalam Organisasi Konferensi Islam (OIC), kepada wartawan Malaysia yang ikut dalam kunjungannya ke Paris menyatakan dia akan menugaskan menteri luar negeri Malaysia ke Riyadh guna membahas rencana tersebut.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Abdullah bin Abdul Aziz hari Jumat mendesak Malaysia untuk mengelola satu KTT "sehingga kami dapat mengatasi, dengan keyakinan kepada ALLAH...berkenaan dengan perpecahan di kalangan Muslim".

Konferensi para pemimpin seharusnya diawali dengan pertemuan di antara "kaum terpelajar dan pemikir negara-negara Islam...guna mengemukakan pandangan masa depan masing-masing negara dan membantu pertemuan para pemimpin tersebut, yang saya harap dapat dilaksanakan di Kuala Lumpur.

Para pemimpin OKI "akan mencari kesamaan pandangan dan memperkuat tali silaturahmi" di antara sesama Muslim, kata pangeran Saudi.

PM Abdullah dari Malaysia, yang berada di Paris untuk menghadiri konferensi mengenai keanekaragaman hayati, kepada wartawan mengatakan pertemuan awal itu akan dilaksanakan secepatnya untuk mengenali jangkauan dan topik pembahasan KTT.

"Kami tidak ingin KTT berlangsung tanpa fokus permasalahan yang jelas dan terlibat di dalam pembahasan tanpa tujuan dan tidak menghasilkan sesuatu yang menjanjikan," katanya.

Ditanya apakah KTT itu diselenggarakan menyusul penolakan Presiden AS George W. Bush untuk menyingkirkan kemungkinan serangan terhadap Iran, Abdullah mengatakan "Biarkan kami lebih dulu berbicara mengenai keprihatinan kami. Kalau tidak, kami akan kebingungan. Jika kami lemah, pihak-pihak lain akan mengancam kami".

Abdullah mengatakan KTT akan menyentuh sejumlah masalah politik dan ideologi Islam di antara sejumlah masalah yang ada, demikian laporan Bernama. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Konferensi Tanpa Tujuan (baihaqy2001@ya..., 24/02/2005 07:29)
"Yup". Kalau gw sich setuju-setuju aje asalkan bener2 Konferensi Tingkat Tinggi, bukan Konferensi Tanpa Tujuan. Konferensi yang hanya datang, duduk, makan, minum , tidur dan lalu bubar. Kalau gw ditunjuk jadi penanggung jawab Pembahasan Konferensi ini, enggak tanggung-tanggung, Penegakan Syari'at Islam seacara Kaffah akan gw jadikan sebagai agenda prioritas. Hukum Islami, Politik Islami, Ekonomi Islami, Sosial Islami adalah pokok2 pembahasan dalam sidang nanti. He.....he.......he......
 
 
spacer
  
  patut dipuji (12345b, 20/02/2005 04:06)
ini satu langkah kemajuan yang patut dipuji. saling mendukung tentunya hal yang sangat diperlukan untuk merealisir gagasan tersebut. indonesia sendiri mesti ambil bagian. bukan supaya tidak ketinggalan kereta, tapi yah supaya bisa lebih maju. jangan sampai: udah ekonominya carut-marut, dalam masalah ini pun marut-carut.
 
 
spacer
  
  kita harus mendukung gagasan tsb (bamb_st@ya..., 27/01/2005 01:39)
Indonesia harus mendukung rencana tersebut, karena Indonesia mayoritas penduduknya adalah islam, banyak negara Islam telah dihancurkan baik fisik (irak), ekonomi (melalui IMF), idiologi (pendangkalan iman), mental (sikap), semua telah dirasuki sifat-sifat yahudi, mental yahudi, idiologi yahudi semua kehidupan hampir dirasuki idiologi yahudi (maksudnya pemikiran yahudi) Indonesia harusnya paling depan untuk mengantisipasi kondisi hal-hal tsb.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer