spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
SUMATERA
spacer
 
Korban Tsunami Tahlilan di Atas Puing Rumah

Banda Aceh, 25 Januari 2005 17:26
Sebagian pengungsi bencana gempa bumi dan tsunami Aceh, Selasa, menggelar tahlilan (untuk mendoakan anggota keluarganya yang meninggal) di atas puing-puing rumah mereka.

Diawali dengan pembacaan surat Yassin, para keluarga korban tersebut tampak khusuk mendoakan anak, isteri, suami, ayah, ibu mereka yang telah tiada.

"Tahlilan itu memang bisa digelar di mana saja. Namun jika dilaksanakan di atas puing-puing rumah maka kami bisa lebih khusuk dalam mengenang orang tua dan saudara yang sudah tiada," kata Wahidi, salah seorang warga Desa Lampoh Daya, Kota Banda Aceh, Selasa.

Wahidi mengisahkan, ia kehilangan 17 anggota keluarganya, terdiri atas kedua orang tua, enam orang saudara kandung dan tujuh orang keponakan serta dua iparnya, dalam peristiwa alam gempa bumi berkekuatan 8,9 Skala Richter diikuti badai tsunami, pada 26 Desember 2004..

"Dari delapan bersaudara kandung itu, saya kini hanya tinggal berdua dan bersama lima kemenakan," ujarnya.

Menurut dia, doa yasinan dan tahlilan itu sudah dilaksanakan dua kali di atas puing bekas pertapakan rumah orang tuanya sejak bencana alam gempa bumi dan tsunami itu memporak-porandakan perkampungannya di pinggiran Kota Banda Aceh.

Selain itu, ia menyebutkan, doa yasinan dan tahlilan itu juga digelar hampir setiap malam warga yang berada di sejumlah lokasi pengungsian sejak peristiwa alam tersebut terjadi.

Selain untuk mengiringi doa kepada para anggota keluarga yang sudah meninggal, doa yasinan dan tahlilan itu juga dapat menenangkan jiwa para warga yang selamat dari bencana alam gempa bumi dan tsunami.

"Pengajian-pengajian yang lakukan setiap malam itu dapat menentramkan jiwa kami yang masih hidup," ujarnya.

Doa yasinan dan tahlilan yang dipandu pemuka agama (Teungku) itu dilaksanakan secara bersama-sama oleh warga di pengungsian.

Senin malam, acara serupa diadakan para penghuni lokasi pengungsian di halaman gedung operasional TVRI di Mata Ie, Banda Aceh. Acara yang juga dilakukan di lantai beratapkan langit tersebut dihadiri sekitar 300 orang, mayoritas kaum ibu. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer