spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
SEHAT
spacer
 
Biaya Iklan Obat Perlu Diturunkan

Jakarta, 23 November 2004 21:58
Biaya iklan obat khususnya obat bermerek dagang yang mencapai 30 persen dari biaya produksi perlu diturunkan agar harga obat menjadi murah, kata Menkes Siti Fadilah Supari.

"Harga obat bermerek dagang di Indonesia termahal dibanding di negara tetangga ASEAN, salah satu faktor karena biaya iklan mencapai 30 persen, " katanya menjawab pers, di Jakarta, Selasa. Menkes memberikan contoh, sebuah industri farmasi harus mengiklankan produk obat lebih sari seratus kali selama setahun melalui seminar ilmiah kedokteran dengan biayanya miliaran rupiah, belum ditambah iklan melalui media cetak dan elektronik.

Ketika ditanya faktor "kolusi" dokter dengan industri farmasi yang mengakibatkan harga obat mahal, Menkes mengakui telah menjadi "rahasia umum" namun sulit dibuktikan dan tidak ada bukti tertulis dugaan kolusi dokter dan industri farmasi hingga saat ini.

Namun, kata Menkes, kerjasama dokter dan farmasi yan terlihat adalah bentuk bantuan sponsor sebagai peserta seminar kedokteran yang membahas khasiat obat produk farmasi dengan penyakit tertentu. Sementara itu, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sampurno mengatakan, harga obat yang mahal karena pemerintah RI menerapkan pajak pertambahan nilai (PPn) bagi produk obat sebesar 10 persen dan biaya distribusi sebesar 10 persen.

"Jika kedua pajak itu dapat diturunkan atau ditiadakan, maka harga obat di Indonesia dapat turun," katanya. Sampurno berharap, pemerintah mewajibkan rumah sakit dan dokter memberikan resep dokter dengan obat generik yang harga jauh lebih murah dan khasiat sama dengan obat bermerek dagang, agar harga obat bermerek bisa menurun .

Pada kesempatan itu, Menkes juga mengumumkan Keputusan, Pemerintah yang menurunkan harga 29 jenis obat generik sebesar 10 persen - 50 persen terhitung mulai November 2004 hingga akhir 2005.

Penurunkan harga 29 jenis obat generik itu sesuai Keputusan Menteri Kesehatan No. 1239/MENKES/SK/XI/2004 tanggal 10 November 2004, sedang harga sebanyak 124 jenis obat generik lain, tetap.[EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Belom Menyentuh Akar permasalahan dgn penurunan harga Obat ... (agustian_98@ya..., 07/12/2004 22:52)
Biaya Iklan bukan pokok permasalahan harga Obat meninggi itu khan prediksi pasar aja, tugas menteri kesehatan justru sebetulnya mengupayakan Rakyat utk hidup sehat shg indikasi semakin sedikit yg butuh obat berarti rakyatnya sehat , tapi kalo obatnya laku keras berarti rakyatnya banyak yang sakit ...!!!
Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hidup sehat tidak tergantung oleh Obat dan harga Obat, namanya sakit ya berapapun harga obatnya pastilah diupayakan utk beli iya khan....

Progr... <396 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 29 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer