spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
AS Belum akan Cabut Embargo Militer Terhadap Indonesia

Juwono Sudarsono & Paul Wolfowitz (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 16 Januari 2005 19:06
Deputi Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Paul Wolfowitz menegaskan, pemerintah AS belum akan mencabut embargo militer terhadap Indonesia.

"Kami belum melihat peluang embargo militer akan dicabut," katanya kepada wartawan di Hotel Hilton, Jakarta, Minggu, setelah bertemu Menhan Juwono Sudarsono.

Dalam pertemuan itu dibahas mengenai pengiriman alat-alat perang bagi pertahanan dan keamanan Indonesia yang masih mengalami hambatan, karena kebijakan embargo militer yang masih diberlakukan AS terhadap Indonesia.

Menhan Juwono mengemukakan, pencabutan embargo militer AS terhadap Indonesia belum tuntas karena masih menjadi pembahasan alot di Kongres AS. "Mereka masih memiliki stigma negatif terhadap TNI yang dianggap otoriter di masa lalu," ujarnya.

Padahal, lanjut Juwono, pihaknya telah menjelaskan kepada pemerintah AS, termasuk LSM dan Kongres AS bahwa peralatan militer itu selain untuk pertahanan dan keamanan wilayah RI, juga diperuntukkan bagi kegiatan kemanusiaan, seperti pesawat angkut Hercules dan helikopter terutama saat terjadi bencana.

Meski pembicaraan mengenai pencabutan embargo masih berjalan, Indonesia telah menerima sebagian suku cadang pesawat angkut Hercules dan pesawat nontempur lainnya, antara lain untuk mendukung penanganan korban bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (AU) Marsekal Pertama Sagom Tamboen mengatakan, sejak tahun 2000 Pemerintah AS memberikan kelonggaran untuk tetap memberikan dukungan militer kepada Indonesia terutama berupa suku cadang Hercules dan pesawat nontempur lainnya.

"Hingga kini ketentuan itu masih berlaku. Tetapi, saat ini kami belum menerima suku cadang baru untuk Hercules dan helikopter dalam rangka rehabilitasi Aceh," ujarnya.

Sagom mengatakan, dalam rangka meningkatkan kemampuan pesawat angkut Hercules pihak TNI AU mengajukan anggaran senilai 278 juta dolar untuk menguatkan kembali sebelas Hercules yang kini sedang tidak bisa operasi.

Selain itu, TNI AU juga mengajukan dana sebesar 6,8 juta dolar AS untuk memperbaiki sembilan helikopter Twin Pack.

Pihak Departemen Pertahanan (Dephan) merencanakan dua pembelian dua Hercules bekas untuk mendukung sistem pertahanan dan keamanan negara. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 16 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer