spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
WISATA & HIBURAN
spacer
 
Wapres: Relawan Asing Cukup Tiga Bulan

Banda Aceh, 14 Januari 2005 16:48
Wakil Presiden Yusuf Kalla menegaskan, keberadaan relawan asing, termasuk militer negara lain di Nanggroe Aceh Darusallam (NAD) akan tetap dibatasi waktunya selama tiga bulan.

Wapres Yusuf Kalla seusai Shalat Jumat di Masjid Baiturrahman Banda Aceh menjawab pers berkaitan dengan adanya aturan pemerintah yang sebelumnya telah diumumkan mengenai waktu tiga bulan untuk relawan asing.

Sejumlah pihak, terutama relawan yang dikerahkan negara asing dan organisasi internasional, menyatakan keberatan dengan kebijakan pemerintah tersebut. Alasannya, proses penanganan korban gempa dan tsunami masih butuh banyak bantuan untuk memulihkan ke kondisi normal.

Pernyataan keberatan itu ditolak oleh pemerintah melalui Wapres Yusuf Kalla. Alasan pemerintah tetap memberi batas hanya tiga bulan didasarkan pada pertimbangan bahwa jalan-jalur transportasi darat telah bisa diperbaiki.

Kalla menegaskan, keberadaan relawan asing di Aceh pada saat emergency dan priority, yaitu upaya cepat untuk memberi pertolongan kepada korban. Untuk Aceh upaya itu lebih efektif dilakukan melalui udara, yaitu pengerahan helikopter.

Selama kurun waktu tiga bulan ini, kata Wapres, diharapkan jalan darat ke wilayah-wilayah di Aceh yang saat ini terputus telah bisa dipulihkan. "Pada saat itu, kita kembali ke sistem biasa, sehingga bantuan asing tidak lagi merupakan hal yang mendesak," katanya.

Wapres menyatakan, pemerintahan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan pihak asing untuk dalam memberi pertolongan kepada korban gempa dan tsunami pada saat "emergency".

Namun pihak asing diharapkan memahami bahwa dalam kurun tiga bulan mendatang, situasi telah berangsurt bisa ditangani oleh pemerintah bersama berbagai pihak di dalam negeri sehingga bantuan asing mulai menurun.

Ketentuan tiga bulan bagi relawan asing pertama kali disampaikan Wapres Yusuf Kalla di Jakarta, dua hari lalu (12/1).

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, kehadiran militer asing di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)untuk membantu penanggulangan bencana pasca gempa bumi dan tsunami, selama tiga bulan sudah sangat cukup tetapi jika lebih cepat akan lebih baik.

"Tiga bulan cukup. Malah kalau lebih cepat lebih baik," katanya.

Kini terdapat sejumlah militer asing dari Amerika Serikat, Australia, Singapura, Malaysia, dan beberapa negara lainnya di Propinsi NAD.

Ketika ditanya apakah militer asing tetap diperlukan untuk waktu yang lama? Wapres mengatakan, "Tentu saja tidak dan untuk masa mendatang yang diperlukan bukan tentara asing tetapi tenaga-tenaga di bidang kesehatan untuk membantu pelayanan rumah sakit atau para teknisi untuk membangun kembali gedung-gedung.Tak perlu tentara asing lagi," katanya. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  bingunggggggg (mtasih@op..., 19/01/2005 13:19)
aku bingung..yg jadi presiden ind siapa ya?
aku juga suka malu lho..yg katanya pemimpin,tapi tdk tau sopan santun, bukannya ucapan terimakasih, tapi ancang2 buat ngusir orang yg nolong..
Yah..mungkin benar juga, kita tuh kere,sombong,sok gengsi,tak tahu diuntung.Sadar pakkk...yg menderita tuh rakyat kebanyakan..bukan pejabat2 kaya di jakarta...
 
 
spacer
  
  Kalau saya orang Aceh... (injustice_indo@ya..., 18/01/2005 03:44)
YTH Pak Kalla & pak Nurwahid :
Terima kasih atas perhatian anda kepada Aceh selama ini, tapi tolong jangan mengambil keputusan atas nama orang Aceh. Kenapa ngak biarkan saja masyarakat Aceh menentukan kapan mereka tidak perlu dibantu. Kedatangan orang asing ke Aceh menimbulkan kekhawatiran di pejabat karena takut ketidakbecusan mereka akan menimbulkan antipati rakyat Aceh terhadap NKRI. Aceh sudah diperas bertahun2 oleh Jakarta, kaum pria-nya dibunuhi sdg yang wanita diperkosa oleh tentara2 kir... <491 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  INDONESIA DIMATA DUNIA INTERNASIONAL (Nico0k@ya..., 16/01/2005 09:47)
Seluruh masyarakat dunia sangat simpati & turut merasakan penderitaan "Tsunami" dgn pengumpulan dana besar2an & apa yg bisa diperbuat demi meringankan penderitaan & membangun kembali Aceh termasuk militer yg paling siap. Namun pernyataan "sombong" 3 bulan batas waktu bg militer asing menjadikan Indonesia dimata internasional suatu "KESOMBONGAN" & "TIDAK TAHU DIRI". inilah para politikus ind. yg akan memanfaatkan Aceh demi menarik simpati yg sebenarnya a/ kebodohan fatal.
 
 
spacer
  
  YEAH SEMUA BANGSA ASING LO! (nonaa_galuh@ya..., 15/01/2005 22:58)
Yeah,

Kalau mau usir semua relawan asing, harus semua bangsa asing, termasuk relawan dari Timur Tengah/Negara Arab.

Kalau mencurigai keberadaan pasukan asing/relawan asing, semua harus dicurigai, tidak pilih-pilih.

Karena ini semua demi kedaulatan NKRI. Bush no way! Osama Bin Laden pun no way!

Gitu aja, semoga Bapak Waki Presiden membaca usulan ana ini.
 
 
spacer
  
  THANK YOU RELAWAN ASING!!! (sirikkit@ya..., 15/01/2005 19:43)
Kalo aku yg jadi relawan internasional itu, ga usah nunggu 3 bulan, aku langsung cabut gitu dengar si Kalla bercuap2. Aku pulang ke rumahku & negaraku yg nyaman...aaah sedaaap. Biarin si Kalla pusing sendiri ngurusin puing2 sampah & mayat2 yg masih berserakan.
 
 
spacer
  
  apakah masuk akal? (adam_smith_1121@ya..., 15/01/2005 14:39)
Dengan segala hormat kepada bpk Wapres, tetapi apakah komentar seperti itu bisa membantu kondisi aceh saat ini? Negara2 relawan datang ke indonesia tanpa meminta apapun dari kita dan Bapak dengan mudahnya mengeluarkan komentar seperti itu. Komentar indonesia membawa implikasi yang negatif terutama di negeri2 donor dan pada akhirnya tidak membantu indonesia sama sekali. Melihat kondisi aceh pada saat ini hendaklah bapak sebagai wakil presiden memikirkan derita rakyat indonesia dan aceh khususn... <106 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Tiga bulan cukup? (bettysimarmata@ho..., 15/01/2005 10:27)
Pertanyaannya, cukupkah waktu 3 bln? kalau melihat kinerja pemerintah selama ini, terus terang agak ragu utk melepas seluruh rehabilitasi Aceh ke tangan pemerintah saja. Kelambanan birokrasi, bantuan yg tdk tepat sasaran dan yg paling dikuatirkan penyelewengan bantuan bisa terjadi tanpa pengawasan pihak2 yg sudah menyumbang. Dalam kondisi seperti ini hendaknya kita bgs Indonesia bisa sedikit rendah hati, tdk perlu gengsi menerima uluran tangan, asal semua tetap dalam koridor yg benar. Kita tentu... <188 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 16 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer