spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Sidang Ba`asyir
Mantan Penerjemah Deplu AS Jadi Saksi Meringankan

Frederick Burks (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 13 Januari 2005 11:46
Tim Pembela Abu Bakar Ba'asyir menghadirkan Frederick Burks (46), mantan penerjemah Deplu AS, Kamis, sebagai saksi meringankan (a de charge) dalam sidang Ba'asyir, Kamis, di Auditorium Deptan, Jakarta.

Burks, pada 19 September 2001, bertugas selaku penerjemah pada pertemuan antara Presiden AS George W. Bush dan Presiden Megawati Soekarnoputri di Gedung Putih, Washington, AS.

Sebagaimana disebutkan dalam artikel harian The Washington Post edisi 9 Desember 2004, Fred Burks menyatakan bahwa dalam pertemuan itu, Bush meminta pemerintah RI menyerahkan Ba`asyir kepada Pemerintah AS, namun Megawati menolak permintaan tersebut.

Burks kepada koran itu mengungkapkan, tiga pekan sebelum terjadinya bom Bali, diadakan pertemuan rahasia di rumah Megawati di Jalan Teuku Umar Jakarta, pada 16 September 2002, yang dihadiri Ralph R. Boyce, duta besar AS untuk Indonesia pada saat itu, Karen Brooks, direktur Asia dari National Security Council, dan dirinya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 20 menit itu pihak AS kembali meminta agar Ba`asyir diserahkan kepada Amerika karena terkait jaringan Al-Qaeda, namun permintaan tersebut kembali ditolak oleh Megawati.

Pada sidang Abu Bakar Ba`asyir hari ini juga akan dihadapkan empat saksi lain yang meringankan ustadz pimpinan Pondok Pesantren Ngruki, Jawa Tengah, itu. Mereka masing-masing Luthfi Haidara alias Ubet, Bagus S. Budi Pranoto alias Urwah, Edi Purwanto dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Syafi`i Ma`arif.

Ubet dan Urwah sedang dalam penahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkait pemboman di Hotel JW Marriot.

Dalam dakwaan primer, Ba`asyir dituduh sebagai amir (pemimpin)Jamaah Islamiyah (JI), kelompok yang diduga bertanggungjawab atas beberapa aksi teror bom di Indonesia.

Dia dijerat Pasal 14 jo 6 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) RI Nomor 1 tahun 2002 jo Pasal 1 UU RI Nomor 15 tahun 2003 jo Pasal 55 KUHP yang berkaitan dengan tindak aksi terorisme.

Sidang hari Kamis ini rencananya dibuka pukul 09.00 WIB, tetapi sampai berita ini dibuat belum dimulai. Puluhan pendukung Ba`asyir dari Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) pun, yang biasanya memenuhi ruang persidangan, belum berdatangan. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
BERITA TERKAIT  
spacer
 
terkait, $ID); ?>
 
spacer spacer  
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 16 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer