spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
BALI & NUSA TENGGARA
spacer
 
Helikopter Jatuh
Tak Ada Korban Meninggal

Kupang, 11 Januari 2005 13:30
Kecelakaan helikopter yang ditumpangi Gubernur Maluku Karel Alberth Rala Halu dan Pangdam XVI Patimura Brigjen TNI Syarifuddin, beserta sejumlah pejabat Maluku dikabarkan jatuh di Pulau Wetar, Maluku Tenggara Barat, tak mengakibatkan korban tewas.

"Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu," kata Kepala Biro Humas Setda Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Umbu Saga Anakaka di Kupang, Selasa.

Para pejabat yang ikut serta dalam rombongan Gubenur Maluku itu antara lain, Pangdam XVI Patimura, Brigjen TNI Syarifuddin, Kapolda Maluku, Brigjen Pol Aditya Warman, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Madsudi Ridwan, Bupati Maluku Tenggara Barat Orat Mangun dan Komandan Lantamal.

"Kami baru menerima laporan melalui radio mengenai kecelakaan itu, dan sementara ini tidak ada korban yang meninggal. Hanya ada empat orang yang luka-luka," kata Anakaka.

Dia mengemukakan, Helikopter milik TNI Angkatan Darat (AD) itu, dilaporkan jatuh sesaat lepas landas di lapangan Sepak Bola Wetar untuk kembali ke Kupang pada pukul.11.45 Wita.

Anakaka mengaku, pihaknya belum mendapat keterangan rinci mengenai sebab-sebab kecelakaan itu, namun memperkirakan kemungkinan akibat masalah teknis.

"Dari laporan sementara, pada saat heli baru lepas landas, langsung mengalami gangguan teknis dan ekor heli terbentur pada dinding bangunan sehingga Heli terjatuh," katanya.

Rombongan berangkat dari Kupang pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita untuk melakukan kunjungan ke Pulau Wetar, Maluku Tenggara Barat.

Setelah melakukan kunjungan rombongan Gubernur Maluku dan Pangdam Patimura hendak kembali ke Kupang, untuk melanjutkan perjalanan ke Maluku dari Kupang, namun helikopter yang baru lepas landas mengalami gangguan.

Helikopter dikabarkan tidak bisa terbang, maju-mundur sampai akhirnya menabrak sebuah bangunan dan jatuh, katanya. Gubernur NTT, Piet A. Tallo, SH, telah memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan NTT untuk menyiapkan kapal cepat menuju ke Wetar.

"Kita tidak bisa mengirim pesawat ke Pulau Wetar karena tidak ada landasan untuk pendaratan," katanya. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 16 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer