spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Seorang Relawan Indonesia Bawa Sendiri Bantuan ke Aceh

Brisbane, 1 Januari 2005 15:30
Hamid Mawardi, orang Indonesia yang berstatus "residen tetap" Australia di Gold Coast, Sabtu, meninggalkan Brisbane menuju Banda Aceh membawa bantuan uang dan obat-obatan bagi korban gempa tsunami di Provinsi Nanggro Aceh Darussalam.

Keberangkatan Hamid itu diungkapkan Presiden Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Universitas Queensland (UQISA), Nur Iswanto, Sabtu, seusai menyerahkan surat jalan guna memudahkan relawan ini membawa bantuan kemanusiaan tersebut keluar Australia.

"Pak Hamid berangkat dengan pesawat Malaysian Air System (MAS) dengan membawa bantuan uang senilai sepuluh ribu dolar Australia, sepuluh kilogram bahan medis `first aid` dan sepuluh kilogram obat-obatan," katanya.

Dana kemanusiaan yang akan diserahkan Hamid secara langsung itu merupakan uang sumbangan komunitas Muslim Gold Coast, jamaah Masjid Lutwyche, dan warga Indonesia, sedangkan paket bantuan obat-obatan disumbangkan para dokter asal Mesir dan Pakistan di Gold Coast, katanya.

"Relawan kita ini berangkat ke Tanah Air dengan biaya sendiri. Untung General Manager Maskapai Penerbangan Nasional Malaysia (MAS) di Brisbane membantunya dengan memberikan potongan tiket pulang-pergi sebesar lima puluh persen," katanya.

"MAS juga membantu Pak Hamid atas misi kemanusiaannya ini dengan memberikan akomodasi gratis selama dua hari selama perjalanannya ini," kata Nur. "Pak Hamid akan berada di Banda Aceh hingga 15 Januari," kata Nur menambahkan.

Semangat komunitas Muslim di kota Brisbane dan sekitarnya untuk membantu para korban tsunami di Provinsi Nanggro Aceh Darussalam dan Sumatera Utara (Sumut) itu tampak tinggi sejak hari pertama kejadian (26/12/2004).

Bahkan, pengumpulan dana turut diorganisir berbagai lembaga ke-Islaman dan masjid di ibukota Negara Bagian Queensland itu.

Di antara masjid yang membuka dompet peduli korban tsunami itu adalah Masjid Lutwyche, Darra, dan Logan. Pengumpulan dana itu melibatkan relawan dari berbagai bangsa.

Pengumpulan sumbangan berupa uang khusus bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) juga dilakukan Perhimpunan Masyarakat Muslim Indonesia di Brisbane (IISB).

Organisasi ini telah pun menyalurkan sumbangan tahap pertama yang diambil dari dana sosialnya sebesar seribu dolar Australia melalui PKPU 29 Desember lalu.

Bendahara IISB, Triya Mardijono mengatakan, pihaknya terus menggalang pengumpulan sumbangan para anggotanya hingga 6 Januari melalui rekening Bank ANZ dengan Access Account (Account Name : T Mardijono - IISB, BSB: 014-281, Account No.517132997, dan Reference: Peduli Ummat).

"Kami mengimbau warga Muslim Indonesia di Brisbane agar berlomba-lomba membantu saudara-saudara sebangsa yang tertimpa musibah ini," katanya.

Berbagai media massa dunia memberitakan, provinsi NAD merupakan daerah terparah yang dilanda bencana tsunami yang telah menewaskan lebih dari 150 ribu orang itu.

Di Provinsi paling barat Indonesia ini, sedikitnya 80.000 orang dilaporkan tewas dan ribuan lainnya luka-luka dan kehilahan harta benda.

Bahkan, Banda Aceh disebut berbagai stasiun TV Australia sebagai "kota yang hilang" (lost city) akibat bencana dahsyat yang menghancurkan ibukota provinsi NAD itu.

Bencana gelombang laut setinggi 10 meter yang dipicu gempa tektonik berkekuatan sekitar sembilan pada Skala Richter di Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 itu juga melanda Srilanka, India, Malaysia, Maladewa, Thailand, dan beberapa negara di Afrika. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  bukan hanya beliau (ken8775@ho..., 02/01/2005 07:43)
Maaf, saya bukan sirik dgn bapak Hamid, tetapi saya merasa aneh dgn pemberitaan Gatra. Kenapa hrs memberitakan hal2 spt ini ? Bukan hanya umat islam di Australia saja yg mempunyai niat yg baik spt itu, tetapi di seluruh dunia, masyarakat Indonesia langsung ikut serta memberikan sumbangan dan tenaganya utk membantu sesama warga negara yg tertimpa bencana.
Jadi bukan yg beragama Islam saja ingin membantu, bukan hanya suku ras tertentu saja.
Kok picik sekali sih ?
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 01 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer