spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Sepuluh Turis Asing Masih Terjebak di Sabang

Banda Aceh, 1 Januari 2005 12:36
Sepuluh turis asing dari lima negara hingga kini masih terjebak di Kota Sabang, karena bencana gempa dan gelombang tsunami yang melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Minggu (26/12) pagi.

Sepuluh turis asing yang berasal dari Jerman, Swiss, Jepang, Belanda, Inggris, dan Kanada itu tiba di Kota Sabang 21 Desember atau sepekan sebelum terjadinya bencana gempa dan tsunami menerjang bagian barat Aceh dan sebagian Sumatera Utara.

"Kami ke Sabang untuk berwisata," kata Debbi turis asal Kanada di Sabang, Jumat.

Debbi bersama rekannya, sengaja datang ke Sabang untuk berwisata selancar di Gapang (daerah wisata pantai di Kota Sabang). Saat kejadian, Minggu pagi Debbi dan turis lainnya tengah menikmati sarapan pagi, sedangkan Hal, turis asal Inggris tengah berselancar.

"Tiba-tiba kami melihat ombak besar menuju pantai dengan tinggi sekitar sepuluh meter, serta-merta kami lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri," ujarnya.

Sementara Hal, yang tengah berselancar mengaku sangat ketakutan meski posisinya saat berselancar cukup aman dari amukan ombak yang meluluhlantakkan sebagian besar bangunan di kawasan wisata itu.

Usai tsunami surut, kata Debbi, ia bersama temannya yang berada di daerah yang lebih tinggi dari pantai Gapang langsung berusaha untuk mencari tempat berteduh yakni di kantor "Lumba-lumba" diving.

Sedangkan Hal, yang berada di atas papan selancara segera menuju tepi pantai untuk bergabung dengan teman-temannya. Pasca bencana tsunami yagn dipicu oleh gempa tektonik berkekuatan 8,9 skala Richter itu, sepuluh turis asing hanya mengandalkan belas kasihan warga sekitar seperti makan dan minum.

"Kemudian setelah keadaan dirasa aman, kami melapor ke Posko Penanggulangan Bencana Aceh di Kantor Walikota Sabang, dan meminta agar kami segera diberangkatkan ke Medan," ujarnya.

Berkenaan dengan itu, Komandan Udara Maimun Saleh Sabang, Letkol Hari Widodo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan satu Hercules untuk membawa mereka ke Medan.

"Setelah kami data, kami akan segera bawa mereka ke Medan untuk dapat kembali ke negaranya masing-masing," katanya.

Bencana gempa dan gelombang tsunami yang melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Sumatera Utara setidaknya menyebabkan 80.000 orang tewas, puluhan ribu luka-luka dan ratusan ribu bangunan rusak dan hancur.

Hingga kini sejumlah toko di pusat kota Sabang masih tidak beroperasi, hanya sebagian saja yang melakukan aktivitasnya melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu sebagian wilayah Sabang juga masih mengalami mati listrik. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 01 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer