spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
SUMATERA
spacer
 
Bantuan ke Aceh
Bantuan Asing Tertahan di Bandara Polonia

Medan, 29 Desember 2004 09:58
Sebagian bantuan kemanusian untuk korban bencana gempa tektonik dan gelombang tsunami di Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang berasal dari Malaysia dan Australia hingga saat ini masih tertahan di Bandara Polonia, Medan.

Wartawan Antara di Bandara Polonia, Medan, Rabu pagi, melaporkan bahwa sejumlah bantuan berupa makanan dan obat-obatan dari Australia dan Malaysia masih menumpuk di Bandara Polonia, meskipun bantuan tersebut sudah diturunkan dari pesawat. "Koordinasi di lapangan antarinstansi, terutama untuk penerbangan sipil dan militer belum dapat berjalan maksimal sehingga banyak pesawat kecil maupun militer yang tertahan untuk mendarat atau segera terbang menyalurkan bantuannya ke Aceh," kata Capt. Didit Suryadi, Direktur operasional Nusantara Air Charter.

Nusantara Air Charter merupakan perusahaan pesawat milik Wapres Jusuf Kalla yang turut memberikan dukungan terhadap pendistribusian sejumlah bantuan kemanusiaan dari Medan ke Banda Aceh.

Selain tidak adanya koordinasi, tertahannya sejumlah bantuan asing tersebut juga dikarenakan area parkir pesawat bandara Polonia yang terbatas, apalagi saat ini juga dilakukan pemberangkatan jemaah haji dari embarkasi Polonia Medan.

Sedangkan pesawat Hercules milik TNI AU yang akan mengangkut bantuan tersebut ke Banda Aceh belum tiba di bandara Polonia. Pesawat Hercules yang membawa bantuan kemanusiaan dari Australia setelah menurunkan bantuan di bandara, segera kembali ke negaranya untuk mengambil bantuan lain.

Bantuan tidak dapat dikirimkan langsung ke Aceh karena yang dapat menyalurkan langsung ke bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, hanyalah pesawat-pesawat milik TNI AU.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri menjelaskan lembaga atau negara yang akan mengirimkan bantuan kemanusiaannya ke Aceh hanya memerlukan izin terbang (flight clearance) terlebih dahulu dari pemerintah Indonesia untuk kemudian pesawat bisa diterbangkan langsung ke bandara Polonia Medan atau Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, NAD. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Adakah merasakasihan aceh selalu sengsara? (sal_scua@ho..., 15/01/2005 05:29)
berilah kebebasan pada bangsa asing untuk menolong bangsa aceh yang telah lama sengsara dengan Daerah Operasi Militer, rakyat biasa banyak yang tekorban dimasa itu (DOM).Dengan musibah yang baru ini (tsunami) janganlah mengambil kesempatan untuk menghapuskan keinginan aceh yang ingin hidup bahagia. Bangsa aceh ingin coba berhenti menangis dengan hadir bantuan bangsa asing. jika indonesia memberi peluang itu bangsa aceh takkan melupakan jasa baik indonesia, suatu saat bangsa aceh akan membalas ke... <86 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  Bencana...bencana.... (radenjp@ya..., 01/01/2005 01:39)
Kebetulan ada teman yang sudah berangkat ke Medan. Informasinya, terlalu banyak pesawat yang parkir dibandara, sehingga malahan menghambat.
Bagaimana kalau diusulkan supaya tidak boleh ada pesawat bermalam disana, atau parkir terlalu lama supaya proses bongkar-muat barang bantuan buat para korban bencana tidak terhambat sama hal-hal yang nggak perlu?

Kita Semua Sayang Aceh
 
 
spacer
  
  Birokrasi tolol (alfa@ud..., 31/12/2004 23:04)
"Bantuan tidak dapat dikirimkan langsung ke Aceh karena yang dapat menyalurkan langsung ke bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, hanyalah pesawat-pesawat milik TNI AU."

Seberapa besar sih bandar udara di Banda Aceh ? Apa hanya pesawat-pesawat capung saja yang bisa mendarat ? Kalau pesawat-pesawat besar sejenis Hercules bisa langsung mendarat, kenapa tidak langsung saja pesawat-pesawat asing yang mengangkut bantuan mendarat di sana ? Siapapun yang menerapkan birokrasi seperti ini benar-be... <21 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  prihatin akan keadaan saudara kita di aceh (ninashaharul@ao..., 31/12/2004 13:53)
Sangat prihatin akan keadaan saudara2 kita yang tengah dilanda musibah besar di Aceh. Korban yang dikarenakan kurang mawas dari aparat yang dapat berbuat banyak akan urgency yang ada pada saat ini akan melebihi korban Tsunami itu sendiri. Sangat disayangkan bahwasanya masih ada hal2 birokrasi ataupun ketentuan yang hasilnya menyulitkan bantuan kemanusian untuk mereka yang sangat memerlukan pada saat ini. Semoga Allah, senantiasa membukakan hati para pemimpin yang dapat berbuat banyak dalam mena... <274 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  semua bantuan harus bisa disampaikan langsung (karina0602@ya..., 30/12/2004 21:44)
Mohon agar semua bentuk bantuan asing dan domestic diterbangkan langsung ke tempat kejadian dan disampaikan langsung. Korban tidak bisa menunggu. Janganlah birokrasi, aturan2 dan politik menjadi penghalang dan memperlambat. Waktu menyelamatkan nyawa! Kerahkan semua pasukan nusantara.
 
 
spacer
  
  koordinasi (amanidonda@ya..., 30/12/2004 21:42)
segera bentuk komando bencana yang bertanggung jawab dan tidak berdiri di bawah instansi instansi pemerintah, tetapi yang harus sepenuhnya mendapar hak bantuan dari setiap instansi pemerintah. jadi tidak perlu izin ini atau itu. kerja komando bencana haryslah priority. kita sudah berpuluh kali mengalami hal seperti ini. tetapi kok tetap saja masih tidak dapat lancar menjalankan bantuan ? buka semua pintu dan jalan untuk kemanusiaan. manusiawilah hai bangsaku.
 
 
spacer
  
  Akhirnya Kita Jadi Sebangsa & Setanah Air (gbudiono@pl..., 30/12/2004 15:47)
Akhirnya kita jadi sebangsa & setanah air..
Saudara2x anggota GAM tidak ada artinya untuk merdeka , lihatlah apa yg terjadi..
Tuhan telah menunjukan kekuasaanNya , semoga tidak ada pihak yg korupsi dlm menyalurkan bantuan kemanusiaan ini.
 
 
spacer
  
  jangan birokrasi kalau ada bencana! (sunardi98@ya..., 30/12/2004 15:09)
Jangan berbirokrasi siapa yang boleng ngangkut atau tidak! Rakyat Aceh membutuhkan bantuan cepat! dan pada saat ini yang lebih berperan utama adalah waktu dan bukan birokrasi! Huh bikin kesel saja nih birokrasi!
Pak presiden tuh pecat saja semua pegawai yang berbirokrasi disaat genting nasional!
Wassalam
 
 
spacer
  
  Kesigapan yang diperlukan (natandnad@ya..., 30/12/2004 12:02)
Bencana Tsunami kali ini adalah yang terbesar dalam sejarah, begitu banyak yang meninggal. Saat ini dibutuhkan kesigapan untuk menolong korban yang selamat. Saat ini tidak diperlukan birokrasi yang berlebihan, mata dunia tertuju untuk menyalurkan pertolongan. Salurkanlah sumbangan yang sudah diterima secepat mungkin. Saudara kita membutuhkan air bersih, makanan dan pelayanan kesehatan.
 
 
spacer
  
  Terlalu banyak birokrasi (dikanst@ya..., 30/12/2004 11:37)
Terlalu banyaknya birokrasi di Indonesia membuat terhambatnya bantuan dari luar negeri. Ini juga terlihat dari banyaknya complain dari pihak luar negeri dalam melihat lambannya kinerja badan-badan yang terlihat dalam penyaluran bantuan di Indonesia. Saya harapkan kinerja jaman dulu harus di hapuskan dan jangan memalukan bangsa Indonesia.
 
 
spacer
   
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 01 January 2005 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer