spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Polisi Tangkap Pedagang Senjata Api Gelap

Denpasar, 23 Desember 2004 17:24
Detasemen-88/Antiteror Polda Bali berhasil menangkap dua tersangka pedagang senjata api gelap jenis rakitan di daerah Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali utara.

"Kedua tersangka yang ditangkap secara terpisah di Seririt itu, Ketut Ardita alias Mastra (34) dan Kadek Arnawa alias Coblos (33)," kata Wakil Kepala Den-88 Polda Bali Kompol Budi Wasono, di Denpasar, Kamis.

Budi, didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, menyebutkan, dari para tersangka petugas menyita sebuah senjata api rakitan menyerupai revolver colt-38, tanpa disertai pelurunya.

Dikatakan, penangkapan dan penyitaan barang ilegal tersebut, berawal dari adanya informasi bahwa di daerah Seririt akan ada transaksi senjata api dalam jumlah yang cukup besar.

Mendapat informasi itu, petugas yang diturunkan ke lapangan dengan penyamaran, di Pasar Desa Seririt menemukan orang bernama Coblos, menawarkan senjata api rakitan seharga Rp500 ribu.

Tidak hanya menawarkan senjata rakitan, warga asal Desa Kalisada, Seririt itu, juga mengaku bisa menyediakan senjata api jenis M-16 dan revolver colt-38 dalam beberapa buah, asalkan uang diserahkan di muka.

Mendapat penawaran seperti itu, petugas yang menyamar sebagai pembeli minta barang dapat ditunjukkan, namun Coblos tetap minta uang terlebih dahulu dapat diserahkan sebesar Rp1,6 juta untuk per satu senjata jenis M-16 yang dipesan.

Mengingat harganya yang sangat murah, petugas curiga kalau tawaran Coblos tersebut adalah taktik penipuan. Dengan kata lain, uang diserahkan, barang tidak ada dan yang bersangkutan pun menghilang.

Ternyata benar, setelah sempat dipelajari sejak hari Minggu (21/12) lalu, Coblos hanya diketahui memegang senjata api rakitan itu saja. Akhirnya, kembali dibuat janji untuk transaksi di Pasar Desa Seririt pada hari Rabu (22/12) sekitar pukul 17.30 Wita.

Sesuai janji, Coblos pun datang membawa senjata api rakitan model revolver colt-38, yang ditawarkan seharga Rp500 ribu.

Ketika itu juga petugas berseragam langsung menyergap dan menangkap Coblos berikut barang buktinya, ujar Budi.

Suruhan teman Hasil pemeriksaan pendahuluan, Coblos mengaku membawa dan menjual senjata api rakitan tersebut atas suruhan temannya, Ketut Ardita alias Mastra, penduduk Desa Kalianget, Seririt.

Dari pengakuan Coblos seperti itu, kata Budi, polisi malam harinya langsung menangkap Mastra di rumahnya, yang tidak jauh dari Pasar Desa Seririt.

Sementara Mastra kepada petugas mengaku bahwa senjata api model revolver yang dimilikinya, diperoleh dari hasil nemu di kawasan Partai Kalianget, Seririt.

Pistol yang tergolek di atas hamparan pasir tersebut, oleh Mastra dipungut, kemudian setelah disimpan dalam beberapa lama, berniat untuk menjualnya melalui bantaun temannya, Coblos.

Namun sial, sebelum senjata temuan itu "mendatangkan duit", terlebih dahulu Coblos berikut Mastra ditangkap petugas.

Untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka Coblos dan Mastra dari Buleleng digelandang ke Denpasar, dan kini menjadi tahanan pihak Den-88 Polda Bali. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 23 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer