spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
JAWA
spacer
 
KPK Umumkan Kekayaan 13 Pejabat Negara

Jakarta, 22 Desember 2004 15:58
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan kekayaan 12 menteri atau pejabat setingkat menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu dan Ketua MPR RI, melengkapi kegiatan serupa pada 12 dan 26 November serta 3 Desember 2004.

"Seluruh menteri dan pejabat setingkat menteri telah menyerahkan daftarnya tetapi yang layak diumumkan hari ini hanya 12 orang dan ketua MPR, sisanya tujuh orang masih terdapat kesalahan pada pengisian formulir KPK A dan KPK B," kata Wakil Pimpinan KPK, Dr. Sjahruddin Rasul, di Jakarta, Rabu.

Kedua belas menteri tersebut adalah Menteri Perindustrian, Andung Nitimihardja, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Panglima TNI Endriartono Sutarto.

Selain itu, juga Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan A Djalil, Menteri Sekretariat Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra, Menteri Kesejateraan Rakyat Alwi Shihab, Menteri Kehutanan M.S Kaban, dan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

Kekayaan yang dimiliki masing-masing pejabat tersebut adalah , Andung Nitimihardja sebesar Rp2,026 milyar dan 22.664 dolar AS, Bachtiar Chamsyah sebesar Rp 3,424 milyar, Bambang Sudibyo sebesar Rp 12,471 milyar dan 2.000 dolar AS, Djoko Kirmanto sebesar Rp 3,594 milyar dan 49.221 dolar AS, serta Endriartono Sutarto sebesar Rp 2,962 milyar.

Selain itu Hatta Rajasa sebesar Rp 9,635 milyar dan 10.000 dolar AS, Purnomo Yusgiantoro sebesar Rp 6,058 milyar dan USD170.070, Sofyan A Djalil sebesar Rp 5,218 milyar dan 91.670 dolar AS, Sudi Silalahi sebesar Rp 1,001 milyar, Yusril Ihza Mahendra sebesar Rp 6,907 milyar dan 110.314 dolar AS, Alwi Shihab sebesar Rp 18,609 milyar dan 210.980 dolar AS, MS Kaban sebesar Rp 1,616 milyar, dan Hidayat Nur Wahid Rp 233.269.290 dan 15.000 dolar AS.

Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, dan Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, yang hadir pada waktu pengumuman tersebut mengatakan bahwa peningkatan jumlah kekayaan mereka disebabkan antara lain oleh peningkatan nilai jual obyek pajak (NJOP) properti, saham dan akumulasi nilai deposito atau tabungan.

Pada kesempatan tersebut Bachtiar Chamsyah juga mengakui dirinya memiliki utang sebesar Rp 205 juta yang berhubungan dengan usaha dagang keluarga.

"Rekening suami istri tidak dapat dipisahkan dan kebetulan istri dan anak-anak saya berdagang," katanya.

Sementara itu, beberapa pejabat negara yang belum diumumkan kekayaannya di antaranya adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Fahmi Idris, Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Suryadarma Ali, Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS, serta Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh.

Sesuai amanat dari Undang-Undang No. 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) maka setiap penyelenggara negara berkewajiban melaporkan dan mengumumkan kekayaannya sebelum dan sesudah menjabat sebagai pejabat negara.

Berdasarkan SK KPK No. 7 tertanggal 8 Oktober 2004 maka KPK berhak mengumumkan kekayaan penyelenggara negara berdasarkan surat kuasa yang bersangkutan. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 23 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer