spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Presiden Instruksikan Gub Kaltim Tetap Berhentikan Syaukani

Samarinda, 12 Desember 2004 00:16
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada Gubernur Kaltim agar tetap mengamankan dan berpegang kepada SK Mendagri No 131.44-767 tahun 2004, tanggal 9 Desember 2004 tentang pemberhentian dengan hormat Bupati Kutai Kertanegara, Syaukani HR.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas Pemprov Kaltim, Johar Effedi, di Samarinda, Sabtu mengenai memanasnya "suhu politik" di Kaltim terkait terbitnya SK Mendagri itu yang berbuntut terjadi aksi demo ratusan orang di Tenggarong dan puluhan orang di kediaman Gubernur Kaltim menolak SK itu.

"Ini sudah jadi masalah nasional, dan Presiden Yudhoyono mengganggap hal ini harus ditanggapi serius karena apabila berlarut-larut bisa menciptakan kerawanan di daerah," kata Johar mengutip pernyataan Suwarna.

Sebelumnya, setelah SK tersebut disiarkan melalui jumpa pers oleh Wakil Gubernur Kaltim, Yurnalis Ngayoh, di Samarinda, 10 Desember 2004 dan disiarkan oleh media massa pada 11 Desember 2004, timbul reaksi dengan terjadinya aksi demo ratusan warga di Tenggarong, dan puluhan orang di rumah Gubernur Kaltim.

Sekitar 500 orang warga melakukan aksi unjukrasa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menolak surat keputusan (SK) Mendagri mengenai pemberhentian Bupati Kukar, Syaukani HR, dan menunjuk Kepala Dinas PU Kaltim, Awang Dharma Bahkti sebagai Penjabat Bupati Kukar.

"Itu hanyalah akal-akalan Mendagri dan Gubernur Suwarna," kata Koorlap pengunjurasa, Abdul Wahid di Tenggarong (Kab Kukar).

Sementara dalam aksi demo di depan rumah Gubernur Kaltim mengeluarkan pernyataan yang sama dan ditambah dengan ancaman akan terjadi suasana tidak kondusif/konflik di Kaltim apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Informasi yang berkembang, Syaukani tidak menerima SK itu karena dikhawatirkan selama jabatan bupati dipegang oleh Plh, maka akan diadakan pemeriksaan terhadap semua proyek selama ia memimpin Kutai Kartanegara.

Padahal sesuai dengan aturan yang berlaku, calon bupati yang menjadi tersangka tidak boleh untuk ikut bertarung dalam suksesi kepala daerah.

Sesuai jadwal, pelatikan dan serah terima jabatan tersebut dilaksanakan Senin (13/12) oleh Gubernur Kaltim, H Suwarna AF. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  tidak ada yang langgeng di dunia ini (aa_jaffier00@ya..., 24/12/2004 10:28)
pada bapak syaukani yg terhormat sudahlah anda tdk perlu mengerahkan rakyat yg sebenarnya tdk yahu apa2 tentang masalah politik yg anda sedang perankan. Anda kan sudah lama menjabat bupati tentu harta dan kekuasaan tlah lama anda genggam, apakah dg sekian lama anda menjabat masih belum puas?? Introspeksi dirilah ..... sekarang bukan zaman nya lagi untuk berkuasa seumur hidup, apalagi mau secara turun temurun ethnis anda mau berkuasa.....KUTAI KARTANEGARA itu milik semua warga KALTIM, bukannya c... <32 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 23 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer