spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
EROPA
spacer
 
Hasil Diagnosa Arafat
Tidak Ditemukan Bekas Racun

Paris, 23 November 2004 00:30
Dokter-dokter Perancis yang melakukan pemeriksaan pada almarhum Presiden Palestina Yasser Arafat tidak menemukan bekas racun, kata kemenakan Arafat, Nasser al-Qidwa, Senin, setelah menerima laporan medis mengenai kematian pamannya itu.

"Saya tidak memiliki waktu untuk mengkaji laporan itu dan saya tidak berwenang karena saya bukan seorang dokter. Namun dua masalah utama tetap ada. Tidak ada diagnosis jelas mengenai alasan kematiannya, dan yang kedua pengujian racun dilakukan dan tidak ditemukan racun yang dikenal," kata Qidwa pada jumpa pers.

Qidwa, yang juga utusan Palestina untuk PBB, diperkirakan menyampaikan laporan 558 halaman itu kepada sebuah komite menteri Palestina yang menyelidiki sebab-sebab kematian Arafat pada 11 November.

"Kami masih diliputi tanda tanya karena tidak adanya diagnosis. Adalah hak rakyat Palestina -- bahkan tugas mereka -- untuk menemukan kesimpulan di masa datang," katanya.

Perselisihan meletus pekan lalu menyangkut akses terhadap arsip medis itu, dimana para pengacara janda Arafat, Suha, bersikeras bahwa hanya dia yang mempunyai hak untuk melihat laporan tersebut dan menentukan apakah akan membeberkannya.

Sesuai dengan undang-undang kerahasiaan medis ketat Perancis, penyebab pasti kematian Arafat tidak pernah dipublikasikan, sehingga menyulut spekulasi di Timur Tengah bahwa ia diracun.

Namun, Qidwa mengatakan, "Arafat bukan milik seseorang atau sebuah keluarga, tetapi milik seluruh rakyat Palestina. Saya akan menyerahkan laporan itu kepada Pemerintah Palestina, dan sebuah komite telah ditugasi untuk menyelidikinya." Ia mengatakan, laporan itu "berisikan semua rincian yang berkaitan dengan sejarah medis. Laporan itu tidak mengandung sesuatu yang baru, tidak ada rahasia, hanya keterangan yang diberitahukan kepada kita sebelumnya".

Pekan lalu beberapa dokter yang merawat Arafat di sana dikutip harian Le Monde mengatakan, ia meninggal karena penggumpalan darah.

Namun, dokter-dokter itu menyatakan, mereka tidak mendeteksi penyebab utama kondisi itu, yang mungkin infeksi virus atau kanker. Mereka mengkaji kemungkinan racun namun kemudian mengesampingkannya.

Arafat dibawa dengan pesawat terbang dari Ramallah pada 29 Oktober dan mengalami koma pada 3 November dan kemudian tidak pernah lagi sadarkan diri. Ia dinyatakan meninggal pada 11 November. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 23 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer