spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Santapan untuk Kalla Positif Mengandung Arsenik

Denpasar, 17 Desember 2004 19:50
Polda Bali yang melakukan penyelidikan dan penelitian pada makanan yang sedianya dihidangkan untuk Wapres Jusuf Kalla dan rombongan, menyimpulkan bahwa salah satu jenis masakan yang disediakan positif mengandung zat arsenik.

Pada salah satu jenis hidangan, yakni masakan jenis soto, terditek positif mengandung arsenik sebesar 0,09 miligram untuk setiap satu liter kuah (cairan) pada santapan tersebut.

Direktur Reskrim Polda Bali Kombes Pol Drs DBM Suharya SH, kepada pers di Denpasar, Jumat mengatakan, hasil penelitian tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Denpasar, menemukan kandungan zat arsenik pada soto yang sedianya dihidangkan untuk Jusuf Kalla dan rombongan.

Kandungan zat yang bisa mematikan pada besaran tertentu itu, diketahui berada pada kuah soto setelah dilakukan penelitian melalui dua metoda yakni AAS dan Reduksi Oksidasi, ujar Suharya didampingi Kalabfor Polri Cabang Denpasar Kombes Pol Drs Budiono.

Namun demikian, lanjut Dirreskrim, kandungan yang 0,09 miligram pada per satu liter kuah soto tersebut, tidak tercatat mampu mematikam, tetapi tidak juga aman untuk lingkungan.

Menurut keterangan ahli toksit (racun), kandungan arsenik yang juga adalah polutan, baru tercatat aman bagi lingkungan bila perbandingannya 0,05 miligram untuk setiap satu liter cairan.

"Jadi tegasnya, kandungan 0,09 miligram tidak aman bagi lingkungan, namun tidak juga dapat mematikan bagi kehidupan, termasuk kepada manusia yang menyantapnya," ujar Dirreskrim, menjelaslan.

Menurut Suharya, arsenik baru diketahui dapat mematikan bagi yang mengonsumsinya, bila kandungan zat tersebut mencapai 180 miligram per satu liter cairan.

Ditanya tentang yang 0,09 miligram jauh dari maut, Suharya sambil tersenyum mengatakan, "Ya...jauh dong".

Namun demikian, lanjut dia, pihaknya akan terus berupaya untuk dapat mengungkap tentang asal usul racun yang kemudian berada pada makanan yang akan dihidangkan kepada Wapres dan rombongan.

"Kita akan cari tahu, kenapa barang yang dapat membahayakan bagi kesehatan itu bisa sampai ke dalam makanan," ujarnya, menambahkan.

Untuk kepentingan pengusutan, Suharya mengaku telah memeriksa lima orang yang berhubungan langsung dengan hidangan soto tersebut.

Mereka yang diperiksa mulai dari yang membuat masakan, mengangkut hingga yang menghidangkannya pada hari kejadian.

Dirreskrim tidak merinci nama orang yang diperiksa, namun dikatakan bahwa mendatang kemungkinan besar akan ada lagi sejumlah orang yang diperiksa.

Melalui pemeriksaan secara intensif tersebut, senantisa dapat diungkap apakah keberadaan arsenik pada masakan soto memang sengaja dilakukan orang, atau tidak.

Jika diketahui ada unsur kesengajaan, tentu petugas akan memprosesnya lebih lanjut, katanya.

Jamu 28 DPD Partai Golkar
Terungkapnya kandungan racun pada makanan terkait pelaksanaan Munas Partai Golkar di Bali, berawal ketika Jusuf Kalla yang merupakan salah seorang kandidat Ketum Partai Golkar, Rabu sore (15/12), berniat menjamu dengan santap bersama 28 DPD tingkat I yang diklaim pendukungnya.

Namun sebelum santap bersama di Hotel Interkontinental, Jimbaran itu dimulai, petugas Paspampres dan tim kesehatan, terlebih dahulu meneliti jenis-jenis makanan yang akan dihidangkan.

Celakanya, pada soto yang juga menjadi bagian dari hidangan, diketahui mengandung arsenik sebesar 0,1 miligram per satu liter kuahnya.

Akibatnya, Paspampres langsung menghubungi polisi dan pihak yang datang ke tempat kejadian, mengamankan soto dan beberapa jenis hidangan lain yang dicurigai mengandung arsenik, guna dilakukan penelitian.

Tim Labfor yang kemudian melakukan pengujian, ternyata kandungannya bukan 0,1 miligram, melainkan 0,09 miligram per satu liter kuah soto yang tersedia di meja saat itu.

Seperti sempat terungkap, zat arsenik adalah jenis racun dalam besaran tertentu, yang sempat disebut-sebut telah merenggut nyawa tokoh HAM Munir SH, dalam perjalanan Jakarta-Amsterdam, Belanda. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  seru..seram... (thecutest_puppy@ya..., 19/12/2004 10:28)
wah..panggung politik indonesia semakin seru..lawan politik dijegal dengan arsenik...pasti idenya dari kematian Munir..cuman ini sih kayanya biar Jusuf Kalla sakit doang..gak bisa maju ke pemilihan ketum GOLKAR..rencananya kayanya dikit2..sampe yang bersangkutan sakit..tapi keburu ketahuan..

Seru juga ya..!!!

Naudzubillah...
 
 
spacer
  
  Semua sudah tidak aman (Huladwi@ao..., 18/12/2004 15:55)
Bagaimana kalau begini terus, bom2 dimana2, racun dimana2..orang mau menginap di hotel jadi takut, makan direstaurant jadi takut, hotel bisa bangkrut , restaurant bisa tutup. Apakah harus kembali hidup pada zaman bahelula lagi? Klo mau bertanding harus sportif, jangan makanan soto dibuat kambing hitam..orang jadi takut makan soto...
 
 
spacer
  
  mujahiddin akan berangkat untuk menyelidiki (orangdayacomputers@ho..., 18/12/2004 11:05)
itu orang golkar dalangnya siapa lagi kalau bukan sutiyoso dan akbar tanjung, insyaallah akbar tanjung and gubernur jakarta bisa kita bunuh secepat mungkin
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer