spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
SULAWESI
spacer
 
Anggota DPR Pilih Taksi Ketimbang Mobil Pejabat

Makassar, 17 Desember 2004 16:52
Anggota Komisi I DPR-RI, Drs. H. Ali Muchtar Ngabalin turun di Jalan Urip Sumohardjo, depan kantor Gubernur Sulsel setelah mengetahui bahwa ia dan rombongannya sedang menumpangi sebuah mobil dinas milik seorang pejabat Pemprov setempat untuk mengantar mereka pulang ke tempat penginapan setelah bertemu Wagub Sulsel, Jumat.

"Saya turun di sini saja pak sopir karena kendaraan ini ternyata mobil dinas berplat merah milik salah seorang pejabat di Kantor Gubernur Sulsel," katanya anggota legislatif dari PBB ini sambil bergegas mencari taksi yang lewat di jalan utama Kota Makassar itu untuk meneruskan perjalanannya.

Sedangkan rekannya yang juga menumpang di mobil tersebut, KH. Latif Seniman, anggota Komisi XI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap menggunakan mobil dinas tersebut sampai ke hotel karena buru-buru akan ke mesjid untuk shalat Jumat.

Sementara itu, ketua rombongan wakil rakyat tersebut, HM Yunus Yosfiah dari PPP, yang menggunakan mobil kijang berplat hitam, langsung diantar ke hotel setelah bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo selama kurang lebih satu jam.

Ketiga anggota DPR-RI periode 2004-2009 dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan ini bertandang ke provinsi ini untuk melakukan reses di daerah asalnya masing-masing guna menyerap berbagai permasalahan yang dihadapi daerah masing-masing, termasuk rencana pembangunan lima tahun ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, Ali Mochtar meminta agar pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota tidak perlu repot-repot mengurusi wakil rakyat yang berkunjung ke daerahnya, apalagi menyiapkan "amplop", fasilitas mobil dan akomodasi hotel.

"Kita ini sudah dibiayai negara untuk menjalankan tugas pemantauan ke daerah-daerah dan tidak mau memberatkan daerah yang dikunjungi," tandasnya seraya menambahkan, wakil rakyat dari pusat periode lima tahun ke depan beda dengan anggota DPR sebelumnya yang sebagian besar meminta fasilitas dan pelayanan bila berkunjung ke daerah.

Ia juga menyoroti masih adanya `makelar` proyek di tingkat pusat yang sengaja memperlambat anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) maupun DAK (Khusus) sebelum oknum di departemen mendapatkan bagian dari uang proyek itu.

"Kasian kan, gubernur atau bupati/walikota menandatangani kwitansi anggaran proyek senilai Rp800 juta tapi yang diterima hanya RP500 juta, yang tiga ratus juta diambil oknum makelar tersebut," ujarnya dan menambahkan, pihaknya akan memangkas perbuatan-perbuatan `haram` itu.

Senada dengan Ali Muchtar, anggota Komisi II KH. Latif Seniman menilai, anggota DPR yang lama mempunyai kultur yang "sakit" yang cenderung akan mempertahankan penyakit lamanya itu.

"Ini bukan lagi era dimana wakil rakyat berpikiran untuk kepentingan pribadinya daripada memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak yang memilihnya duduk di lembaga itu," katanya.

Wakil Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, situasi keamanan di provinsi berpenduduk sekitar 6,9 juta jiwa ini tetap kondusif sehingga sangat berprospek bagi investor yang akan mengembangkan usahanya di daerah ini.

Selain itu, Sulsel merupakan pusat pelayanan tidak hanya di Kawasan Timur Indonesia (KTI) tapi ke Kawasan Barat Indonesia (KBI) sehingga posisinya tepat dijuluki provinsi `transito`. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  MEMBERI CONTOH YANG BAIK (udin_antiqe@ya..., 31/12/2004 08:50)
Tindaka sang wakil rakyat dari pusat itu ,adalah teguran dan sindiran halus bagi Wakil rakyat di TK I Makassar,yang suka mengatasnamakan rakyat tapi tidak pernah menyuarakan rakyat,coba kita pikir kalau wakil rakyat itu tulus ingin mengabdi untuk rakyat dan bangsa ,yaa cobaa !bagaimana kalau gaji bapak-bapak anggota dewan dipotong 30% setiap bulannya untuk disungbangkan kerakyat melalui subsidi minyak ayoo mau ya ?sebab hitung-hitung 30% di kali sekian banyak wakil kita yang baik ini di TK I dan... <283 huruf lagi>
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer