spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Meninggalnya Harry Roesli
Seniman: Bangsa Indonesia Kehilangan Besar

Bandung, 11 Desember 2004 22:36
Seniman Kota Bandung Iman Sholeh mengatakan, meninggalnya musisi kenamaan Harry Roesli merupakan dirasakan sebagai pukulan telak bagi dunia kebudayaan bangsa Indonesia karena sosok Harry Roesli sama dengan tokoh HAM, Munir, karena berani mengeluarkan kritikan ketika melihat ketidakadilan.

"Setidaknya meninggalnya musisi Harry Roesli merupakan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia khususnya bagi warga Kota Bandung," katanya kepada di Bandung, Sabtu malam.

Seperti yang telah diberitaka sebelumnya, pemusik kondang Harry Roesli (53) meninggal dunia di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, Sabtu, pukul 19:55 WIB, setelah dirawat sejak 3 Desember 2004 di rumah sakit itu karena menderita gagal jantung. Iman Sholeh menambahkan, sosok Harry Roesli merupakan sosok orang yang baik, muda, jujur dan kritis dalam melihat realita yang ada di sekelilingnya, dan sosok Harry Roesli sampai sekarang belum ada yang menyainginya dalam sisi musiknya.

Pasalnya, menurut dia, musik yang dibawakan oleh Harry Roesli memiliki nuansa untuk menggunggah dan melawan ketidakadilan yang ada, hingga dapat dikatakan musik Harry Roesli bukanlah yang mengandalkan album rekaman atau penyanyi rekaman.

"Lewat karya-karyanya dapat menginspirasikan para pendengar untuk merenungkan dan diresapi maknanya," katanya.

Disamping itu, tema-tema yang dibawakannya bergaya puisi hingga dapat dikatakan karyanya itu bukan merupakan karya untuk sekadar mengejar popularitas melainkan menggunggah masyarakat.

Tema-tema yang diusung, kata dia, seiring dengan tema yang dibawakan penyanyi yang juga sering membawakan lagu-lagu bertema sosial, seperti, Iwan Fals, namun dinilainya tetap tidak akan mampu menyaingi musik Harry Roesli yang benar-benar menggunggah.

Selain itu, sosok Harry Roesli juga merupakan orang yang benar-benar dermawan yang menampung semua orang, bahkan di rumahnya sendiri digunakan untuk berkumpul.

"Saya sendiri pernah ditolong oleh Kang Harry Roesli dan belum lagi dengan yang lainnya, serta Kang Harry Roesli tidak pernah membeda-bedakan orang yang akan ditolongnya," katanya.

Sementara itu, rekan sesama musisi yang pernah menciptakan tembang legendaris "Melati dari Jayagiri", Iwan Abdurrahman, mengatakan, sosok Harry Roesli merupakan sosok "ikon" bagi Kota Bandung.

Ia menjelaskan, sewaktu dirinya sama-sama sekolah di SMP II dan SMA II, sosok Harry Roesli memiliki sifat solidaritas yang cukup tinggi terhadap sesama rekan-rekannya.

Gaya musik yang dimiliki, katanya, mempunyai kreasi tersendiri, hingga dapat dikatakan sampai sekarang tidak ada yang mengalahkannya, serta tembang-tembangnya juga menjadi aspirasi bagi musisi lainnya.

"Setidaknya meninggalnya Harry Roesli merupakan kehilangan yang cukup besar, namun kita harus tetap mendoakan Harry Roesli dan melanjutkan hal-hal yang baik yang telah dirintis sebelumnya," demikian Iwan Abdurrahman. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
BERITA TERKAIT  
spacer
 
terkait, $ID); ?>
 
spacer spacer  
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer