spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Pangarmabar: Jumlah Kasus Perompakan di Selat Malaka Menurun

Laksamana Muda TNI. Y.Didik Heru Purnomo; Saat Penangkapan Perompak asal Selat Malaka dan Selat Singapura (GATRA/Tatan Agus RST.)Medan, 14 Desember 2004 16:24
Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), Laksamana Muda TNI. Y.Didik Heru Purnomo mengatakan, jumlah kasus perompakan di Selat Malaka dan Selat Singapura selama tiga bulan terakhir ini cenderung menurun.

"Sejak adanya kerjasama operasi keamanan laut multilateral antara Malaysia, Singapura dan Indonesia (Malsindo), kasus perompakan di sekitar perairan Selat Melaka dan Selat Singapura secara statistik menunjukkan penurunan," katanya di Medan, Jumat.

Pangarmabar menyatakan hal itu seusai memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama Laut (Danlatamal) I Belawan dari Laksama Pertama TNI.Purbojo S, kepada Brigjen (Mar) Halim A. Hermanto di markas komando Lantamal I Belawan Medan.

Disebutkannya, sebelum operasi Malsindo digelar rata-rata kasus perompakan di Selat Malaka dan Selat Singapura mencapai rata-rata sembilan kasus per bulan, tetapi sejak ada kerjasama operasi pengamanan laut tersebut kasus perompakan menurun hingga menjadi sekitar empat kasus.

Ia mengatakan, berbagai kasus pelanggaran di laut di kawasan Selat Malaka dan sekitarnya harus senantiasa diwaspadai dengan meningkatkan pengamanan laut secara konseptual dan berlanjut.

Selat Malaka, kata dia, merupakan salah satu jalur pelayaran internasional yang cukup ramai dilalui sejumlah kapal diantaranya kapal tanker dari kawasan Timur Tengah yang banyak menuju negara-negara industri di kawasan Asia Timur.

Disebutkannya, hampir setiap satu jam Selat Malaka dilalui sedikitnya 17 unit kapal berukuran besar, seperti kapal tanker. Apabila perjalanan kapal tanker itu menghadapi gangguan keamanan di sekitar Selat Malaka, dipastikan akan dapat menimbulkan dampak yang cukup luas, seperti terganggunya pasokan BBM ke negara-negara industri di Asia Timur.

Oleh sebab itu, kata Pangarmabar, stabilitas keamanan di laut antara lain di kawasan Selat Malaka harus senantiasa dijaga, baik dari sisi keamanan navigasi maupun keamanan terhadap pelanggaran hukum lain.

Guna lebih mengoptimalkan patroli keamanan laut di wilayah Lantamal I, kata Pangarmabar, TNI-AL dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan menambah dua unit kapal patroli, sehingga nantinya jumlah kapal patroli TNI-AL di wilayah itu sementara menjadi delapan unit. Jumlah kapal patroli TNI yang dioperasikan di wilayah Lantamal I tersebut masih relatif sedikit jika dibanding luas wilayah kerja Lantamal I yang mencakup empat provinsi di Sumatera bagian Utara dan satu di Kalimantan. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 14 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer