spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
WISATA & HIBURAN
spacer
 
"Bangsal 13"
Film Horor Baru Rexinema

Enditha, Ody C. Harahap, & Luna Maya (GATRA/Edward Luhukay)Jakarta, 14 Desember 2004 19:16
Rexinema, rumah produksi milik Dimas Djayadiningrat makin menabalkan diri sebagai penghasil film horor layar lebar. Setelah terbilang sukses lewat "Jelangkung" dan "Tusuk Jelangkung", Dimas Cs, Selasa (14/12) meluncurkan "Bangsal 13."

Lewat film keempatnya Rexinema memasang dua pendatang baru di dunia perfilman Indonesia, Luna Maya dan Enditha. Dua dara cantik dari Look Model's ini diarahkan oleh sutradara baru Ody C. Harahap.

"Bangsal 13" mengambil setting di tahun 1999. Ini kisah dua cewek bernama Nat (Enditha) dan Mina (Luna Maya) yang terpaksa masuk rumah sakit akibat kecelakaan mobil di pinggiran kota. Mobil mereka menabrak seorang wanita bernama Hera. Karena rasa kasihan, mereka membawa Hera ke rumah sakit terdekat.

Takut rahasia mereka terbongkar, Nat dan Mina mengaku sebagai teman Hera, yang sama - sama mengalami kecelakaan akibat mobilnya tergelincir menabrak pohon. Dokter di rumah sakit menganjurkan mereka menginap di sana. Dan mereka pun menginap di rumah sakit, selama tiga hari. Dari sinilah kisah petualangan horor model cantik itu dimulai.

Karena penuh pasien dan kondisinya tidak memungkinkan merawat banyak pasien, salah seorang dokter membuka satu ruangan besar yang telah lama ditutup. Ruangan itu selama ini cuma disebut sebagai Bangsal 13. Konon ruangan tersebut ditutup empat puluh tahun silam, karena sering terjadi peristiwa tragis. Pokoknya banyak cerita - cerita seram dan tidak logis beredar di kalangan perawat dan dokter seputar Bangsal 13.

Suara Tak Diinginkan
Syuting Bangsal 13 diambil di Rumah Sakit Kusta Sitanala, di Tangerang. Menurut Ody, untuk "menjaga" kelancaran selama syuting mereka menyewa tenaga seorang paranormal. Ody dan semua kru pun berjanji dari awal, tidak bercerita hal - hal yang aneh sampai syuting rampung. "Soalnya paranormal itu pesan jangan ngomong macem-macem biar syuting berjalan lancar," kata Ody.

Namun tanpa sengaja rupanya kru Ody sempat merekam suara seram yang sebetulnya tidak mereka harapkan. Tapi, akhirnya suara tersebut dipakai. Tidak jelas suara siapakah itu. "Itu juga taunya dari audio post, setelah syuting selesai," tambah Ody.

Ketika ditanyakan apakah sering terjadi ada aneh saat syuting. Dengan ringan Ody menjawab kejadian aneh sering dialami. Ia tidak merinci kejadian macam apa. "Ya, namanya juga syuting malam, syuting horor, di tempat yang horor lagi," ungkapnya sambil terkekeh. [EL]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
BERITA TERKAIT  
spacer
 
terkait, $ID); ?>
 
spacer spacer  
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  nggak serem... (erick_ariandi@ya..., 18/12/2004 04:59)
Indonesia mah kalo bikin film horor terus terang aja, nggak pernah serem..., yang ini paling-paling juga sama aja kaya yang udah-udah
 
 
spacer
  
  Nggak mutu (isfahonney@ya..., 16/12/2004 01:29)
Mengapa harus film hantu terus yang dibuat ??? buatlah invoasi dan kreatif dalam pembuatan. Di Indonesia ini kalau nggak film hantu ya film percintaan ABG-ABG dan hampir semua sutradara ikut-ikutan. Jadi mana inovasinya dan kreatifnya ? contoh film-film luar negeri seperti John Q, Anger Management, Green Mail dll itu baru namanya film bermutu
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 14 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer