spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
EKONOMI
spacer
 
Penutupan Bank Global
Bank Indonesia Belajar Dari Bank Global

Denpasar, 14 Desember 2004 13:22
Bank Indonesia (BI) akan segera menyusun kesepakatan bersama (MoU) dengan Deprtemen Keuangan (Depkeu) dalam rangka penanganan terhadap bank-bank yang sudah go public seperti Bank Global.

"Perlu ada payung apakah itu dalam bentuk MoU atau kerjasama lain sehingga kalau ada masalah tinggal telpon-telpon saja," kata Deputi Gubernur BI Aulia Pohan, disela Konferensi dan Diskusi mengenai Peningkatan Transparansi dan Akuntanbilitas BI Melalui Implementasi Rencana Strategis Anggaran dan Kinerja Manajemen, di Denpasar-Bali, Selasa.

Dia menyebutkan, pihak BI mengalami kesulitan dalam melakukan pemeriksaan terhadap bank-bank yang sudah go public karena kewenangan melakukan pemeriksaan terhadap bank-bank itu juga ada di Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

"Dengan keadaan sekarang dimana perkembangan instrumen keuangan cukup kompleks memang harus ada regulasi baru yang mengatur masalah itu," katanya.

Dia mencontohkan, selain Bank Global banyak juga bank lain yang bermain di pasar modal seperti Bank CIC. "Untuk melakukan pemeriksaan terhadap mereka dari BI akan sulit karena otoritasnya sudah beda yaitu Bapepam," katanya.

Mengenai kasus yang terjadi di Bank Global, Aulia Pohan juga mengatakan, masalah utamanya sebenarnya ada pada produk-produk yang berkaitan dengan pasar modal. Sementara dari sisi perbankan hendaknya tidak terlalu membahayakan.

Dia menyebutkan, masalah di perbankan hanya menyangkut masalah kredit fiktif sebesar Rp 25 miliar. Nilai itu dapat dicakup dengan aset yang jumlahnya Rp 1,9 triliun.

Sementara masalah yang berkaitan dengan pasar modal, dia mengatakan, menyangkut produk reksadana yang jumlahnya Rp 200 miliar dan rencana "right issue" sebesar Rp 500 miliar.

"Kita sedang mengecek kebenaran itu melalui akuntan publik apakah benar atau tidak," katanya.

Ketika ditanya apa pertimbangan BI membekukan sementara kegiatan usaha Bank Global, Aulia menjelaskan, hal itu semata-mata karena tidak ada itikad baik dari pengelola bank.

Pengelola bank berusaha untuk menghilangkan dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan data nasabah Bank Global.

"Kalau mereka ada itikad baik dan kooperatif kemungkinan tidak ada pembekuan karena kita juga menginginkan adanya stabilitas finansial," katanya. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 14 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer