spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Polda Usut Kasus Perkelahian Bupati dan Ketua FMTL

Bandar Lampung, 13 Desember 2004 17:18
Kepolisian Daerah Lampung akan `memburu` dan mengusut kasus perkelahian antara Bupati Tulangbawang-Lampung Abdurrachman Sarbini dan Ketua Umum Forum Masyarakat Transparansi Lampung (FMTL) Hari Kohar, yang mengakibatkan Ketua FMTL itu harus dirawat di rumah sakit.

"Kita melihat dari sisi hukum, dan terus akan diselaikan sesuai prosedur," ujar Kapolda Lampung Brigjen Rasyid Ridho, didampingi Kabid Humas AKBP Harijadi Wibowo, di Bandar Lampung, Senin.

Polsekta Tanjungkarang Timur dan Poltabes Bandar Lampung, lanjut dia, diminta untuk terus mengusut kasus itu hingga ke pengadilan untuk mengetahui siapa yang benar dan salah.

Hari Kohar, ketika ditemui di kamar 321 Rumah Sakit Bumi Waras-Bandar Lampung, mengatakan, dadanya masih merasa nyeri akibat dipukul menggunakan kursi plastik.

"Saya akan menuntut dan terus membawa masalah ini hingga ke pengadilan. Semestinya selaku pejabat publik dia (Bupati, red) tidak melakukan tindakan yang memalukan dan merugikan dirinya sendiri," ujar Hari, yang mengaku sejak kemarin tamu terus berdatangan untuk memberikan rasa bela sungkawa dan keprihatinan.

Menyinggung penyebab permasalahan, Hari mengatakan, dirinya pernah membuat pernyataan ada korupsi di Kabupaten Tulang Bawang di media massa, namun Bupati merasa terusik dengan hal itu.

Ketika hadir ke rumahnya yang juga sebagai kantor CV Mika dan Sekretariat FMTL, Minggu (12/12) sekitar pukul 15.30 WIB Mance--panggilan Abdurahman Sarbini, enggan diajak bersalaman oleh Hari bahkan mengajak untuk keluar dari rumah itu.

"Saya khawatir dengan ajakan tersebut. Saya ajak dia memasuki ruangan di lantai dua. Dia ditemani anaknya. Namun ketika di dalam ruangan dia mengancam bahkan melakukan pemukulan," ujarnya.

Mendapati dirinya terpojok, Hari yang memiliki izin membawa senjata api, langsung menembakkannya ke atas. Mance dan anaknya langsung pergi namun tetap memaki dan mengancam.

Usai kejadian, Hari langsung melaporkan hal itu ke Polsekta Tanjung Karang Timur, dan visum dari rumah sakit pun sebagai bukti segera dikirimkan.

Ketika ditanya apakah dirinya punya data-data tentang pernyataanya di media massa, Hari mengatakan hal itu ada sehingga untuk membenarkan perlu ke pengadilan.

Sementara itu, dukungan dari beberapa LSM dan mahasiswa terhadap Hari Kohar terus berlangsung. Bahkan mereka menginginkan hal tersebut berlanjut ke pengadilan untuk mengetahui siapa yang benar dan salah, sehingga dikemudian hari tidak terjadi hal serupa.

"Saya sangat menyayangkan tindakan Bupati itu, semestinya dia mengerti etika dalam hal penggunaan hak jawab melalui media massa," ujar seorang Ketua LSM yang mengunjungi Hari di RS. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  MASIH BANYAK PREMAN (Nico0k@ya..., 15/12/2004 01:13)
masih banyak pejabat yg sok berkuasa.. kalau saya, akan saya tembak itu jempol kakinya !! Maju terus lawan preman2 penguasa yg korup & ngeboss .. jangan takut masyarakat akan mendukungnya, bila... (tentunya media masa jg memublikasikannya/jk tdk org2 kecil inilah yg makan akibatnya jk tdk didukung o/ KALIAN SEMUALAHHH....!!
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 14 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer