spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Jakgung: Perlu Pengamanan Ekstra Bagi Jaksa Tangani Korupsi

Bengkulu, 12 Desember 2004 14:14
Jaksa Agung (Jakgung), Abdulrahman Saleh, memandang perlu diadakan pengamanan ekstra bagi para jaksa yang kini sedang menangani kasus-kasus korupsi baik tingkat pusat maupun daerah.

"Pengamanan bagi para jaksa sebenarnya merupakan satu tindakan yang rutin, namun kondisinya kini berbeda seiring sedang menangani kasus yang menonjol, dan kita ingin ada pengawasan lebih ekstra," kata Abdulrahman Saleh, di Kota Bengkulu, Minggu ditemui seusai meninjau rumah dinas Kejati Bengkulu Rusdi Taher yang habis dibakar, Jumat (10/12) dini hari.

Pelaksanaan pengamanan bagi para jaksa itu, tentunya akan diserahkan pada Kepolisian selain petugas dari internal Kejaksaan itu sendiri.

Pengamanan ekstra itu diperlukan agar para jaksa khususnya yang ditugasi menangani kasus korupsi dapat bekerja dengan tenang sehingga diharapkan hasilnya dapat lebih opimal.

Ia juga memuji tindakan Danrem Bengkulu, Kol. Inf. Sutan Lubis dan Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Adang Syamsu Ratman yang sigap memberikan bantuan pengamanan menyusul adanya peristiwa pembakaran terhadap rumah dinas Kajati Bengkulu itu.

Abdulrahman mengaku, kini melakukan pembicaraan dengan beberapa negara donor untuk melengkapi kantor Kejaksaan Agung dengan peralatan anti-teror dan jika memungkinkan peralatan tersebut juga didistribusikan pada kantor Kejati di seluruh Indonesia.

Mengenai kemungkinan para jaksa dilengkapi senjata, menurutnya, tidak perlu dan jika memang diperlukan sifatnya kasuistis.

Sejak dilancarkannya gebrakan pemberantasan korupsi, jajaran Kejaksaan baik pusat maupun daerah sering menerima teror baik lewat telepon maupun surat kaleng, bahkan hingga pembakaran rumah dinas Kejati Bengkulu yang juga ada indikasi kuat disengaja oleh orang tertentu.

Dia menjelaskan, sebelum kebakaran rumah Kajati Bengkulu, Rusdi Taher sudah menerima ancaman dan proses kebakaran tersebut juga berlangsung sangat cepat yakni kurang dari 30 menit sudah habis, dan hingga api berkobar listrik tidak mati.

Namun demikian, peristiwa tersebut diserahkan sepenuhnya pada pihak Kepolisian setempat, dan kini masih dalam tapap penyelidikan.

"Teror itu sudah menjadi `makanan` sehari-hari, namun jika para peneror itu menganggap tindakannya tersebut guna menakuti-nakuti jajaran Kejaksaan maka itu salah besar," katanya.

Setiap penegak hukum, katanya, sudah mengetahui bahwa profesinya tersebut penuh resiko dan karena itu harus siap menghadapinya dan jangan gentar.

Ia juga mengatakan, akan secepatnya membangun rumah dinas bagi Kejati Bengkulu, dan mencarikan lokasi yang cocok mengingat tempat sebelumnya di Jl. Basuki Rachmat kurang representatif. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 14 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer