spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
SEHAT
spacer
 
Operasi Kembar Siam Dwipayanti-Dwipayani Berjalan Sukses

Surabaya, 11 Desember 2004 17:30
Operasi tahap pertama kembar siam Dwipayanti-Dwipayani di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Sabtu, berjalan sukses, karena pemasangan tissue expander ke dalam lapisan kulit kembar siam yang diperkirakan berlangsung dua jam ternyata hanya membutuhkan 100 menit.

"Tapi, kami mengkhawatirkan kondisi pasca operasi, jangan sampai timbul infeksi," kata juru bicara Tim Dokter Kembar Siam Dwipayanti-Dwipayani, dr Agus Suhariyanto SpA.

Operasi pemasangan tissue expander sendiri dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Pelaksanaan operasi diawali dengan pembiusan dan tepat pukul 10.00 WIB dilakukan pemasangan tissue expander ke dalam lapisan kulit.

Setelah tissue expander berhasil dipasangkan pada dada sebelah kanan, kemudian tim dokter juga memasang alat serupa pada dada sebelah kiri. "Pemasangan empat alat tissue expander itu tidak sampai dua jam. Hanya membutuhkan waktu 100 menit," kata Agus.

Tissue expander itu sendiri, katanya, merupakan suatu alat untuk melebarkan permukaan kulit yang akan dimasukkan ke dalam lapisan kulit. Alat itu bermanfaat untuk menutup luka yang timbul ketika menjalani operasi pemisahan, sebab luka bekas operasi tidak bisa ditutup dengan apapun kecuali kulit bayi itu sendiri.

"Setelah tissue expander dipasang, secara otomatis jaringan kulit akan mengembang dan dapat menutup luka bekas operasi pemisahan. Alat itu sendiri berdiameter 36 cm," katanya.

Dalam operasi itu, RSUD Dr Soetomo, mengalokasikan dana sekitar Rp 1 milyar dan untuk operasi tahap pertama kali ini melibatkan 42 dokter, namun dokter yang secara langsung terlibat dalam operasi adalah dua dokter bedah, dokter anestesi, perawat khusus anestesi dan asisten dokter.

"Diantaranya, dr Syarifuddin dan dr David (ahli bedah)," katanya.

Menurut Agus, operasi pemisahan itu sendiri rencananya melalui tiga tahap operasi yakni tahap pemasangan "tissue expander", tahap pengembangan, dan tahap operasi pemisahan. Operasi pemisahan dijadwalkan pada 29 Januari 2005.

Ditanya upaya yang dilakukan pasca operasi tahap pertama, ia mengatakan kembar siam dempet dada dan perut itu akan disterilkan dan ditempatkan di Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) unit luka bakar C.

"Untuk sementara, Dwipayanti-Dwipayani tidak boleh dikunjungi siapapun, tapi khusus orangtuanya tentunya diperbolehkan dengan izin dokter," katanya.

Ia mengatakan hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi kembar siam pasca operasi tetap steril, karena tim dokter sangat mengkhawatirkan terjadi infeksi pada saluran pernafasan yang bisa menjalar ke jantung.

"Setelah luka bekas operasi kering, setiap dua hari sekali disuntik cairan tissue expander hingga enam minggu," katanya.

Sementara itu, kedua orangtua kembar siam, IGN Eka Laya Kunta dan Gusti Ayu Ketut Sriani, terlihat gelisah dan tak tega saat melihat jalannya operasi melalui monitoring televisi milik RSUD Dr Soetomo.

"Saya pasrah saja. Semuanya sudah saya serahkan kepada Tuhan," kata IGN Eka Laya Kunta yang juga anggota Satlantas Poltabes Denpasar berpangkat Aipda itu.

Saat berlangsungnya operasi, IGN Eka Laya Kunta bersama istrinya ditemani Ni Wayan Kerti (ibu Eka Laya Kunta) dan Ni Wayan Jepun. Telepon genggamnya terus berdering untuk menanyakan kabar pelaksanaan operasi. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 11 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer