spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
JAWA
spacer
 
Puluhan Santri Lirboyo Gagal Jadi PNS

Kediri, 11 Desember 2004 11:06
Sekitar 50 orang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur harus "gigit jari" karena gagal menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Departemen Agama (Depag) setempat akibat "jatah" untuk Lirboyo tak ada lagi.

"Memang, kami mendapat jatah PNS Depag yang diperuntukkan sekitar 30-50 santri Lirboyo yang diberikan Menag yang dulu (Prof Dr KH Said Aqiel Husin Al Munawwar," kata salah satu pengasuh Ponpes Lirboyo KH Imam Yahya Makhrus kepada ANTARA di Kediri, Sabtu.

Namun, `jatah` kepada jajaran pengasuh Ponpes Lirboyo itu kini dibatalkan Menteri Agama yang baru Basuni Maftukh di bawah kabinet Presiden Yudhoyono-Kalla.

"Kami dan teman-teman yang lain kecewa dengan pembatalan tersebut, apalagi didukung ilmu selama mondok," ujar seorang santri Ponpes Lirboyo asal Jawa Tengah yang tidak bersedia menyebutkan namanya itu.

Menurut KH Imam Yahya Makhrus yang juga rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri itu, jatah untuk santri Lirboyo itu diduga diperoleh pengasuh Ponpes Lirboyo lainnya KH Idris Marzuqi saat menghadap langsung kepada Menag Said Aqiel di Jakarta.

Setelah itu, Ponpes Lirboyo pun menawarkan secara terbuka kepada para santri yang hendak melamar CPNS Depag dengan kompensasi memberikan sejumlah uang sebagai bentuk sumbangan untuk kelangsungan kegiatan ponpes.

Menurut Kyai Imam, puluhan santri rata-rata sudah menyerahkan pembayaran awal sebesar Rp1 juta yang digunakan untuk biaya administrasi dan tetek bengek lainnya.

"Jadi mereka baru menyetor Rp1 juta dan tidak benar kalau sampai ada yang membayar mencapai Rp20 hingga 50 juta segala," katanya.

Namun, puluhan santri yang sudah telanjur berharap dengan sistem jatah tersebut tampaknya banyak yang tidak bersedia mengikuti proses ujian sesuai prosedur yang ditetapkan Depag.

Oleh karena itu, kata Imam Yahya Makhrus, sejumlah uang yang sudah telanjur disetorkan santri kepada pengasuh dikembalikan tanpa ada potongan sepeser pun.

Menanggapi dugaan adanya permintaaan jatah kepada Menag itu, pengasuh Ponpes Lirboyo lainnya yang juga salah satu ulama sepuh NU KH Idris Marzuqi ketika dikonfirmasi tampak membantah.

"Saya tidak pernah meminta jatah CPNS kepada menteri agama yang dulu, apalagi dikaitkan dengan dukungan Ponpes Lirboyo kepada Mega- Hasyim. Kami mendukung benar-benar tulus dan ikhlas," ujar Kyai Idris.

Saat ini, ponpes yang berdiri sejak tahun 1910 itu dihuni sekitar 12.000 orang santri putra dan putri dari berbagai daerah di seluruh pelosok nusantara. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  nasibmu para santri (snayung@ya..., 17/12/2004 09:37)
berjuanganglah unutk esok hari dan jangan anarkis ntar gagal jadi PNS membuat PNS tandingan atau memblokir jalan raya
 
 
spacer
  
  kurang perhatian thdp pesantren (afafaiman@ma..., 12/12/2004 05:48)
pemerintah ind sejak dulu kurang perhatian thdp pesantren , para santri yang sudah bertahun 2 belajar dan di bilang sukses dan mampu bekerja di pemerintah apalagi urusan agama hendaknya di beri kesempatan jadi pns sesuai dg bidangnya , pemerintah salah tingkah banyak pegawai urusan haji belum haji , banyak pegawai depag gak bisa baca arab/ alqur an .
 
 
spacer
  
  Nggak hanya Lirboyo (agafurda@yo..., 12/12/2004 05:33)
Nggak hanya Lirboyo. Yang sudah-sudah di Jatim sudah kondang, kalau masu masuk jadi PNS harus bayar puluhan juta. Kita ingin bukti, apakah sekarang KKN dalam peneriman calon PNS tersebut benar-benar telah tidak ada lagi. Kalau KKN hapus, hebatlah pemerintahan SBY.
 
 
spacer
  
  didikan korup (sastiastari@ya..., 12/12/2004 04:06)
Pak Kyai, para santri tuh jangan didiki korup, biarkan mereka tahan banting, cari ilmu setinggi2nya dan biasa utk bersaing dan berusaha keras utk memperoleh yg dicita2kan.

Pak Menag Basyuni, salut deh utk Anda, biarkan para santri melek, ini jaman persaingan, hanya org2 yg mampu bersaing yg bisa terus survive.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 11 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer