spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
AFRIKA
spacer
 
Gereja dan Mesjid Berdoa untuk Arafat

Kairo, 12 November 2004 14:20
Umat Muslim dan Kristiani di Mesir memanjatkan doa sesuai kepercayaan masing-masing di berbagai mesjid dan gereja kepada mendiang Presiden Palestina Yasser Arafat.

Kalangan jamaah di Mesjid Al-Azhar dalam shalat taraweh pada Kamis (11/11) malam, yang diimami langsung oleh Syeikh Agung Al-Azhar Prof Dr Mohamed Sayed Tantawi, tampak meneteskan air mata saat khusyuk mendengarkan doa untuk Arafat.

Doa khusyuk yang sama terlihat pula di gereja sebagaimana dilaporkan jaringan televisi setempat. Pemimpin Gereja Koptik Paus Shenuda III memimpin doa di gereja Koptik pusat di Distrik Abbasea, Kairo.

Dalam keterangan pers bersama, Syeikh Tantawi dan Paus Shenuda menuturkan rasa duka yang mendalam atas wafatnya tokoh kharismatik Palestina itu.

Abu Ammar, nama samaran Arafat, bukan sekedar pemimpin rakyat Palestina, tetapi juga sebagai simbol perjuangan penegak hak-hak asasi manusia. Oleh karena itu, ia (Arafat) patut dikenang jasanya, ujar Syeikh Tantawi.

Komentar senada diungkapkan Paus Shenuda. "Tak bisa dipungkiri, nama Arafat telah bersemayam di hati semua umat. Salah satu sisi yang dikenang umat Kristiani dan Muslim dari almarhum Arafat adalah perjuangannya yang gigih untuk memberbaskan Kota Quds (Jerusalem) dari cengkraman Zionis Yahudi," ujar Shenuda.

Sementara itu, jenazah Arafat saat ini sedang disemayamkan di Masjid Faisal, Bandara Internasional Kairo setelah tiba dari Paris, Perancis pada Kamis (11/11) tengah malam.

Presiden Mesir Hosni Mubarak akan memimpin upacara penghormatan terakhir bagi jenazah almarhum di Bandara Kairo pada Jumat, yang dihadiri lebih dari 60 Kepala Negara/Pemerintahan dan wakil-wakil negara sahabat Palestina.

Kalangan pemimpin negara yang menghadiri prosesi upara penghormatan terakhir bagi mendiang Arafat itu, antara lain Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Suriah Bashar El-Assad, dan Presiden Tunisia Zine El-Abidine.

Shalat jenazah dilakukan seusai shalat Jumat, dan setelah itu, jenazah dijadwalkan langsung diterbangkan ke Ramallah, Tepi Barat, untuk dikuburkan pada Sabtu (13/11).

Bertalian dengan itu, hampir semua negara Arab menyatakan berkabung selama tiga hari atas wafatnya mendiang Arafat.

Presiden Mubarak saat berpidato di hadapan anggota Majlis Syura (MPR) dan Majlis Syaab (DPR) pada Kamis (11/11) memaklumkan hari berkabung nasional selama tiga hari hingga Sabtu (13/11).

Sementara di Palestina, dinyatatakan hari berkabung nasional selama 40 hari sebagai wujud penghormatan atas jasa pemimpin legendaris itu.

Di sisi lain, Syeikh Al-Azhar mendukung fatwa Imam Besar Mesjidil Aqsa Prof Dr Syeikh Ikrema Sabri menyangkut kuburan Arafat. Sesuai fatwa itu, makam Arafat dirancang khusus bagi makam yang disebut al- qabr al-mutanaqqal (kubur yang dapat dipindahkan).

Kuburan khusus Arafat yang terbuat dari peti tanah itu dimaksudkan akan dipindahkan ke Jerusalem sesuai dengan pesan almarhum, jika kekuasaan kota suci itu telah berpindah ke Palestina dari cengkeraman Zionis Yahudi.

Sebelumnya, kepada Syeikh Ikrema Sabri, Presiden Arafat menuturkan keinginannya agar jenazahnya dikuburkan di Jerusalem jika meninggal kelak. Namun, Pemerintah Israel pimpinan tokoh garis keras PM Ariel Sharon menolak tegas keinginan Arafat tersebut.

Sebagai penggantinya, Syeikh Ikrama Sabri secara khusus membawa segempal tanah dari Mesjil Aqsa untuk ditabur di liang lahad kuburan Arafat.

"Penaburan tanah dari Mesjidl Aqsa ini bukan suatu anjuran agama, tetapi sekedar memenuhi hasrat pribadi Arafat," ujarnya.

Sementara itu, shalat jenazah Arafat ini dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu pertama pada Kamis (11/11) saat menjelang diterbangkan dari Paris, kedua hari Jumat (12/11) di Kairo disertai upacara penghormatan terakhir, dan ketiga pada Sabtu (13/11) di Ramallah menjelang pemakaman.

"Tidak ada larangan shalat jenazah dilakukan beberapa kali," ujar Syeikh Ikrema Sabri yang didukung Syeikh Agung Al-Azhar. [EL, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 11 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer