spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
HUKUM & KRIMINALITAS
spacer
 
Kesaksian
Gun Gun Akui, Ketemu Ba`asyir di Pengajian

Jakarta, 9 Desember 2004 13:40
Gun Gun Rusman Gunawan mengaku pernah bertemu Amir Majelis Mujahidin Abu Bakar Ba`asyir, sebanyak satu kali dalam sebuah pengajian, sewaktu transit di Malaysia sebelum menuju Pakistan, akhir November 1999.

Itu diungkapkan adik kandung Hambali --yang dituduh melakukan aksi teror di sejumlah negara Asia Tenggara dan kini berada dalam pengawasan pihak keamanan Amerika Serikat (AS)-- dalam sidang terdakwa kasus tindak pidana terorisme, Ustadz Abu Bakar Ba`asyir, yang digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Gedung Departemen Pertanian, Kamis pagi.

Namun dalam pengajian tersebut Gun Gun menegaskan, Ba`asyir hanya memberikan ceramah umum mengenai agama Islam.

"Tidak ada ajakan untuk membenci Amerika Serikat dan Australia, juga tidak ada perintah jihad atau pengeboman," kata Gun Gun yang beberapa waktu lalu divonis penjara empat tahun oleh PN Jakpus karena keterlibatan dalam bom di Hotel JW Marriott, Jakarta.

Sementara itu saksi lainnya, Hutomo alias Abu Farouq, mengaku baru bertemu Ba`asyir pada persidangan tersebut.

Hutomo yang juga Ketua Wakalah atau cabang Jamaah Islamiyah (JI) Lampung mengatakan, dirinya belum pernah membaca Pedoman Umum Perjuangan Jamaah Islamiyah (PUPJI) serta pimpinan JI.

"Saya pikir ini hanya pengajian biasa," kata Hutomo, yang divonis tiga tahun penjara dalam perkara menampung WN Malaysia ilegal, kepada majelis hakim.

Hutomo sendiri mengaku pernah ke Afghanistan selama 20 bulan pada tahun 1986 hingga tahun 1987.

Sementara Mustofa, saksi lainnya, bertemu dengan Ba`asyir dalam sebuah ceramah agama di Puncak, Bogor, pada tahun 1999.

"Ceramah ustadz Ba`asyir waktu itu hanya mengenai upaya meningkatkan rasa syukur kepada Allah," ujar Mustofa yang dipenjara tiga tahun oleh PN Jaksel, karena dituduh menyembunyikan informasi mengenai terorisme.

Mustofa sendiri adalah Kepala Bagian Pembinaan Personel Wakalah Lampung, namun dia tidak merasa menjadi bagian dari JI.

Mengenai PUPJI, ia mengaku pernah mendengar dari instruktur mereka sewaktu dikirim Hutomo ke Moro, Filipina.

"Pernah diba`iat oleh Ustadz Iskandar, tapi bukan untuk masuk dalam organisasi JI melainkan hanya untuk memperkuat keimanan saya," kata dia.

Ustadz Ba`asyir sewaktu dimintai tanggapan oleh majelis hakim atas keterangan saksi membantah kenal Hutomo dan Mustofa.

Dia juga tidak pernah mengikuti pertemuan di Puncak, Bogor, seperti yang disebut Mustofa karena dia baru pulang ke Indonesia pada pertengahan 1999, serta disibukkan oleh urusan surat-menyurat di Solo.

Terhadap keterangan lainnya dari Hutomo dan Mustofa, Ba`asyir mengaku tidak tahu.

Ustadz juga tidak mengenal Gun Gun dan dia tidak mau menanggapi keterangan lainnya karena merasa tidak ada hubungan.

"Mungkin saja dia pernah melihat karena saya sering memberi pengajian di Malaysia," ujar Ba`asyir.

Sementara itu, Ketua Pengacara Pembela Abu Bakar Ba`asyir, Muhammad Assegaf sempat mengajukan protes karena menilai pertanyaan yang diajukan kepada saksi tidak fokus terhadap permasalahan.

"Saksi mengaku hanya pertama bertemu Ba`asyir, jadi pertanyaan jangan melebar ke hal-hal lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan Ba`asyir," kata Assegaf. [TMA, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  Rekayasa Brutal Amerika! (dirikuseutuhnya@ya..., 10/12/2004 05:03)
Sidang terhadap ustadz Ba'asyir adalah rekayasa brutal Amerika dan Zionis Yahudi untuk meredam kebangkitan Islam dan penegakan syariat Islam. Ba'asyir sebagai tokoh yang faqih, alim dalam bidang agama, dan pernah menjadi pionir penolakan asas tunggal pancasila, yang dianggap sebagai berhala penguasa.
 
 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 09 December 2004 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdot1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer