Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

EKONOMI & BISNIS

PROFIL
Dunia Mungil Keliling Negeri

Berangkat dari sebuah mesin jahit kuno, usaha perlengkapan bayi Le Monde mendunia. Berkat inovasi desain dan kontrol kualitas yang ketat.

ZAKIAH Ambadar sedang mengikuti sebuah pameran di Singapura ketika telepon genggamnya berbunyi. Sebuah pesan singkat masuk. "Selamat ya, masuk 15 besar finalis Entrepreneur of The Year 2004," begitu bunyi pesan dari Zeki Ambadar, kakak Zakiah, beberapa waktu lalu.

Tak kepalang senangnya Jackie, panggilan akrab Zakiah, mendapat kabar tersebut. Maklum, Entrepreneur of The Year 2004 (EoY) merupakan penghargaan tahunan dari lembaga riset dan audit internasional Ernst & Young. Penerimanya adalah usahawan yang dianggap paling berhasil dan inovatif di bidangnya.

Masuknya Jackie sebagai kandidat EoY bukan tanpa alasan. Bisnis busana dan perlengkapan bayi yang dirintis Jackie dengan kedua adiknya, Zanida Farouq dan Zarina Ambadar, tumbuh pesat. Di bawah bendera PT Lembanindo Tirta Anugrah, Jackie memasarkan produknya yang bermerek Le Monde dan Baby Kitty.

Baju-baju mungil buatannya itu bisa mudah ditemui di berbagai department store di Indonesia. Perempuan kelahiran Jakarta, 15 September 1951, itu juga membuka gerai khusus untuk produknya, Le Monde Baby's World. Di Jakarta saja ada tiga gerai. Belum lagi di Bandung, Bogor, dan Malang, masing-masing satu gerai.

Tidak kurang dari 100 produk usaha Jackie sudah melanglang buana ke 100 negara. Di antaranya Australia dan negara-negara Timur Tengah. Di Malaysia, gerai Jackie juga sudah ada cabangnya. Untuk memenuhi permintaan sebegitu banyak counter, sarjana sosiologi dari Universitas Indonesia itu mempekerjakan 370 karyawan.

Belakangan, Jackie melebarkan sayap usaha. Kali ini yang dirambah adalah produk perlengkapan dapur. Untuk yang ini, ia memberikan merek Natura. Karena itu, janganlah kaget kalau Jackie mengaku perusahaannya sanggup meraup laba kotor hingga Rp 2 milyar per bulan.

Kisah sukses tadi tentu tak datang seketika. Jackie dan dua adiknya mengawali usaha itu pada 1981. Modalnya cuma Rp 200.000 hasil iuran dan mesin jahit kuno milik keluarga. Ceritanya, Zarina gemar merajut dan membuat baju bayi untuk kado saudara atau rekan yang habis melahirkan. Eh, banyak yang suka.

Mengendus adanya peluang bisnis, ketiga bersaudara itu mulai merekrut dua tukang jahit. Apalagi saat itu di Indonesia belum ada yang menekuni usaha tersebut. Jadilah mereka membentuk PT Lembanindo.

Ketiga kakak beradik dari pasangan Husein Ambadar dan Khadijah Ambadar itu pun berbagi tugas. Jackie mengurus manajemen, Zanida bertanggung jawab soal desain dan pengembangan produk, sedangkan Zarina mengurusi pemasaran dan mengontrol kualitas.

Awalnya, Le Monde (dalam bahasa Prancis berarti dunia) sempat ditolak sejumlah toko. Namun belakangan, produk bayi itu mulai dikenal. Bahkan, pada era 1980-an, saat dipajang di Pasaraya Blok M, Jakarta, baju-baju bayi itu ludes diborong istri seorang menteri. "Padahal harusnya itu hanya barang displai untuk contoh," kata Jackie.

Le Monde memang ditujukan untuk kalangan menengah-atas. Maklum, bahannya saja 100% katun. Jadi, harganya relatif mahal. Tapi bukan berarti Jackie dan timnya tidak menggarap pasar menengah ke bawah. Maka muncullah Baby Kitty. Bahannya 35% katun dan 65% poliester. Meski pasarnya berbeda, untuk urusan model Baby Kitty tak kalah lucu dibandingkan dengan Le Monde.

Soal desain, Jackie memang tidak main-main. "Kami harus berani berinovasi,
tampil beda, dan tidak membebek," kata Jackie. Toh, ada saja pesaing pendiri PT Surindo Utama, yang bergerak di bidang survei dan riset, ini yang menjiplak desainnya. Tapi justru itu yang jadi pemacu Jackie menciptakan desain baru. "Kami sudah mampu menghasilkan tiga desain baru produk bayi tiap tahun," ujar Zarina.

Selain itu, kontrol kualitas yang sangat ketat masih dipertahankan hingga saat ini. Sampai-sampai, jika konsumen mendapat barang rusak akibat kesalahan toko, bakal dapat ganti. "Konsumen bisa mengembalikan dan menukar dengan barang yang jenis dan nilainya sama di gerai Le Monde mana pun tanpa batas waktu," Jackie menegaskan.

Amalia K. Mala dan Deni Muliya B.
ARTIKEL LAIN

Cover GATRA Edisi 03/2005 (GATRA/Tim Desain)
 
RUBRIK

Apa & Siapa
Astakona
Buku
Ekonomi & Bisnis
Esai
Film
Hukum
Ilmu & Teknologi
Internasional
Intrik & Meskipun Tetapi
Kesehatan
Kolom
Kriminalitas
Laporan Khusus
Laporan Utama
Multimedia
Musik
Nasional
Olahraga
Pendidikan
Perilaku
Prayojana
Rona Niaga
Seni
Serambi
Surat & Komentar
 
Created and maintained by Gatra.com