spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
AQUA
spacer
panduan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Gulai Rendang untuk SBY
Suasana di SMA Yayasan Muthahhari (GATRA/Wisnu Prabowo)Kalangan Syiah tak keberatan dipimpin nonmuslim. Jika di kalangan Sunni ada dalil "lebih baik diperintah seorang muslim walaupun zalim ketimbang diperintah kafir walaupun adil", mereka berpendapat sebaliknya. "Kita lebih nyaman tinggal di tempat yang dipimpin orang kafir tapi mereka adil dan menyejahterakan rakyatnya ketimbang pemimpin muslim yang zalim dan menyengsarakan rakyat," kata Kang Jalal, yang mendikan Yayasan Muthahhari, 12 tahun lalu. Yayasan ini sehari-hari mengelola sekolah menengah umum. Sejak awal berdirinya, Muthahhari dicurigai sebagai pelopor gerakan Syiah di Indonesia. Maklum, nama itu adalah salah seorang tokoh Syiah terkemuka. Tudingan ini dibantah Kang Jalal, yang menyebutnya sebagai tuduhan tidak berdasar. Kurikulum Muthahhari mengajarkan pemikiran seluruh mazhab. Yakni Syafi'i, Hambali, Maliki, dan Hanafi. "Saya tidak mengajak orang masuk Syiah. Di sini kami mengajarkan keterbukaan untuk menghargai perbedaan di antara berbagai mazhab," kata Jalal. Muthahhari dipakai, menurut Jalal, bukan karena pertimbangan kesyiahannya. Lebih karena bobot intelektual tokoh tersebut yang nonsektarian. Ia sangat apresiatif terhadap pemikiran Sunni. Muthahhari adalah orang yang dibesarkan dalam sistem pendidikan Islam tradisional. Tetapi ia cukup terbuka menerima khazanah pemikiran Barat.

[Demokrasi dengan Opsi, Gatra Edisi Khusus, beredar Selasa, 9 November 2004] [ Print | Email ]
 
   
Lomba Journalistik GATRA
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
Golkar Harapkan Kalla Bersedia jadi Ketua Dewan Penasihat
Jakarta, 18 November 2004 21:14
Jusuf Kalla, yang saat ini menjabat wakil presiden RI, diharapkan bersedia menjadi Ketua Dewan Penasihat Golkar karena keberadaannya sangat diperlukan agar partai tersebut tidak lepas dari pemerintahan. [ Print | Email ]


Konflik Poso
Komnas HAM: Pempus Terindikasi Lakukan Pelangaran HAM Berat
Peristiwa Pemboman Angkot di Poso, Sulteng (Yahoo! News/AFP/Hursi Ahmad)Makassar, 18 November 2004 19:14
Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) menduga Pemerintah pusat (Pempus) turut terlibat melakukan pelanggaran HAM berat terkait konflik horizontal yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah. [ Print | Email ]


500 Saudagar Bugis-Makassar Berkumpul
Makassar, 18 November 2004 19:12
Sekitar 500 pengusaha dan tokoh-tokoh politik dan pemerintahan Bugis-Makassar, Sulawesi Selatan dari berbagai tempat di Indonesia, berdatangan di Makassar mulai Kamis untuk mengikuti pertemuan akbar ke-6 Saudagar Bugis-Makassar yang akan berlangsung mulai Jumat (19/11). [ Print | Email ]


 
FPDIP Keberatan Pasukan PBB Masuk Aceh
Semarang, 18 November 2004 19:10
Ketua Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) DPR RI, Tjahyo Kumolo menegaskan FPDIP keberatan seandainya pemerintah memberikan izin kepada pasukan PBB untuk masuk ke NAD maupun Papua, sebab masyarakat Indonesia masih mampu mempertahankan keutuhan NKRI. [ Print | Email ]


Taufiq Kiemas: Kita Lihat Seratus Hari Dulu
Taufiq Kiemas (GATRA/Edward Luhukay)Semarang, 18 November 2004 17:20
Fungsionaris DPP PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas meminta masyarakat memberikan waktu seperti yang diinginkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yakni hingga waktu seratus hari. [ Print | Email ]


Arus Balik
Jalur Pantura dan Padalarang Mulai Ramai
Pamanukan, 18 November 2004 17:10
Kendaraan arus balik menuju Jakarta mulai mengalir di jalur Pantura dan jalur tengah Padalarang-Purwakarta, meski volumenya relatif kecil, seperti terpantau, sepanjang Kamis siang. [ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
Cover GATRA Edisi Khusus Lebaran 2004 (GATRA/Jongki Handianto/Anas Priyo)
Kafi KurniaKafi Kurnia
Parsel Lebaran
Saya hanya bisa tertawa kecut. Lha, kalau begitu, larangan memberi parsel jangan-jangan hanya akan membangkrutkan pengusaha parsel. Kolusi, korupsi, dan koneksi akan tetap berjalan dalam bentuk lain. [ Print | Email ]
  Yudhistira MassardiYudhistira ANM Massardi
Syahwat
"Yang pasti, kalau sidang tak bisa kuorum, para anggota dewan bisa makan gaji buta Rp 10 milyar sebulan, dan tidur nyenyak di antara 16 juta rakyat miskin!" kata MH. [ Print | Email ]
  Widi YarmantoWidi Yarmanto
Tepat
Modal utama maling adalah tabah dan berani. Ketakutan harus bisa dikuasai. Falsafah itu dibuktikan. Saat menyatroni rumah orang kaya, misalnya, Muhadi dengan tenang melangkahi orang tidur. [ Print | Email ]
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 18 November 2004 >>
SuMTW ThFSa
dot123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer