spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
NASIONAL
spacer
 
Imam Mahdi Turun ke Bui

Syamsuri (GATRA/Mujib Rahman)BEGINILAH nasib "Imam Mahdi" Syamsuri, 63 tahun, yang tinggal di lereng Gunung Srawet, Banyuwangi, Jawa Timur. Di tengah keramaian orang berbicara soal kiamat, sosok yang pernah dihebohkan karena meramalkan akhir dunia itu malah adem-ayem. Rupanya, Syamsuri tak tahu bahwa pada Ramadan ini ada dua gerhana: bulan dan matahari.

Dulu, Syamsuri pernah meramalkan bahwa 9 September 1999 adalah hari kiamat. Ratusan orang diajak ke padepokannya menyambut kiamat tepat pukul 09.00 WIB. Sebelum ramalan itu terwujud, ia malah diciduk polisi. Palu hakim menghukumnya 11 bulan penjara.

Begitu ramalan kiamatnya pada 9-9-1999 meleset, dia berkilah. "Kiamat tetap akan terjadi dalam waktu dekat ini," katanya. Setelah kiamat, orang-orang terpilih yang masih hidup. Kakek 15 cucu inilah yang bakal memimpin mereka. Itu sebabnya, dia tetap menunggu kiamat, sambil mengurus kebun jeruk di belakang rumahnya.

Umumnya, mereka yang mengaku sebagai Imam Mahdi berakhir di penjara. Pada 1997, Buki Sahidin bin Syamsudin, warga Tasikmalaya, Jawa Barat, juga diganjar enam tahun delapan bulan penjara di pengadilan setempat. Buki dituduh menyebarkan ajaran sesat, antara lain menyatakan berbuka puasa jatuh pada pukul lima sore. Khusus Jumat, puasa cukup sampai pukul 09.00.

Romo Yoso, "Imam Mahdi" yang turun di Malang, Jawa Timur, pun terperosok ke bui. Dia mengaku sebagai penjelmaan Bung Karno yang akan membawa kemakmuran. Dari dokumen yang ditemukan polisi, Romo Yoso berencana menggulingkan pemerintah. Ia divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Malang, 1988.

Syamsuri (GATRA/Mujib Rahman)Perjalanan Lia Aminuddin lain lagi. Tahun 1997, ia memproklamasikan diri sebagai Imam Mahdi sekaligus Bunda Maryam. Dalam buku Perkenankan Aku Menjelaskan Sebuah Takdir, Lia mengatakan kedatangan bola api dari langit yang diyakininya sebagai Malaikat Jibril. Semula kelompok ini berbasis ajaran Islam, lalu melebar ke agama lain. Dari 70 anggota yang masih setia, ada beberapa yang nonmuslim.

Sebenarnya, kisah "Imam Mahdi" bisa ditemukan di setiap zaman. Tokoh yang selalu menjanjikan kesejahteraan ini sering muncul dengan berbagai nama. Buku Ratu Adil, karya Sartono Kartodirdjo, guru besar sejarah Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, misalnya, mengisahkan beragam kemunculan Ratu Adil --sebutan lokal bagi Imam Mahdi.

Ada Nyi Aciah yang mengaku sebagai Ratu Tegalluwar. Gerakan yang menyebar pada 1870-1871 di kawasan Jawa Barat ini menjanjikan pembebasan pembayaran pajak. Syaratnya, pemerintahan harus ditumbangkan dan diganti dengan Kerajaan Sunda. Aksi Nyi Aciah ini padam ditumpas pemerintah kolonial Belanda.

Masih pada waktu yang sama, terjadi gerakan Kobra di Jawa Tengah. Persisnya di Desa Karangkobar, Banyumas. Adalah Achmad Ngisa yang menggembar-gemborkan akan munculnya Pangeran Erucakra plus bala tentara setan, jin, dan hewan berbisa. Pangeran akan mengusir penjajah. Kemudian tampil tiga penguasa asal Majapahit, Pajajaran, dan Pekalongan.

Gerakan Achmad Ngisa ini berakar dari ajaran Syekh Jumadikubra yang berpusat di Pekalongan. Syekh inilah yang mula-mula meramalkan ada Pangeran Erucakra. Ia pun dibekuk pemerintah. Polisi mengungkapkan, Jumadikubra yang bernama asli Hasan Achmad ini pernah masuk rumah sakit jiwa karena mudah kesurupan.

Di Kediri hingga Madiun, Jawa Timur, muncul Ratu Adil Igama, 1887. Nama aslinya Jasmani, salah satu murid Kiai Amat Mukiar yang berpengaruh saat itu. "Ratu Adil" Jasmani akan memimpin Kerajaan Sultan Adil. Untuk itu, rakyat diminta berjuang mengusir penjajah, orang Cina, dan pribumi yang bekerja sama dengan mereka. Nasib Jasmani berujung pula di penjara.

Hampir bersamaan waktunya, di Ponorogo, Jawa Timur, muncul Achmad Suhada yang meramalkan akan berdiri kerajaan Islam murni. Ia meramalkan dirinya bakal jadi raja. Rakyat diprovokasi untuk berperang melawan penjajah. Suhada dan 20 pengikutnya pun dibekuk.

Pada 1924 di Tangerang, Banten, seorang petani bernama Kairin Bapa Kayah memimpin sebuah gerakan melawan kumpeni. Kairin yang pandai mendalang --dipanggil Bapa Dalang-- suatu hari saat mendalang kerasukan dan mengumumkan dirinya sebagai Ratu Rabulalamin.

Kairin mengaku menerima wahyu bahwa seluruh perkebunan di Tangerang adalah milik nenek moyangnya. Maka, orang Cina pemilik kebun tersebut mesti diusir. Sebab, di tanah itu akan didirikan kerajaan yang dipimpin Kairin yang bergelar Prabu Arjuna. Ketika pasukan Kairin merangsek ke Jakarta, polisi menembakinya. Sembilan belas orang dikabarkan tewas.

Rihad Wiranto, dan Mujib Rahman (Surabaya)
[Laporan Utama, GATRA, Edisi 1 Beredar Jumat 14 November 2003]



printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
BERITA TERKAIT  
spacer
 
terkait, $ID); ?>
 
spacer spacer  
  
spacer
KOMENTAR PEMBACA
spacer
  
  EMANG INDONESIA DOANG YANG ISLAM (kilaulangit@ya..., 22/11/2003 05:28)
Emang islam di indonesia pantas buat kemunculan IMAM MAHDI.................mikir lu.....DUNIA LUAS BUNG!!!!!!!!!
 
 
spacer
  
  Lho siapa yang bilang (geblek_lo@ho..., 22/11/2003 03:11)
color babe eh salah, colonel itu bergama islam ???
Orang atheis kayak dia jangankan masuk mesjid mau ke gereja pun bingung mau masuk lewat pintu mana ?
Kalau ndak percaya silahkan tanya sama mbak Marilah Lumampir eh salah, Martha Rumimper
Umat agama mana yang sih yang bersedia menerima orang macam atau model kayak dia semua orang dia hujat (seperti kera ngupas kacang sambil bercicitan) semua golongan dia hina, pokoknya semuanya rendah di mata orang ini. (kecuali tuhannya si bush)
Sampai pintu Si... <109 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  rajin amat kasih komentar (buat samarsimda) (homegirl92504, 20/11/2003 18:13)
Hahahahaaaaaaaaaaaaaaaa !!!!!

Pantesan anak gue nge text gue 911. Gak taunya ada posting dari ito.

Ya, begitulah jadinya kalau lagi nggak punya date, nih. Jadi pasang komentar aja untuk penglipur BeTe. Sekalian ngajak ini semua bangsa bangsa yang ikutan rubrik ini supaya nggak panas otak dalam berkomentar, diskusi atau tukar pikiran.

Horas ma tu hamu.

Martha Rumimper
 
 
spacer
  
  Dear Hayu at yahoo (homegirl92504, 20/11/2003 13:42)
Si Colonel mah kalau ngetik tuh tidak mangap. Mulutnya tertutup, kok. Kalau mangap sambil ngetik kan bisa ngacay dan mengkontaminasi keyboard computer.

Yu, kalau tulisan seseorang sampai bikin pembaca marah, stress dan darah tinggi, dan sakit asma, pembaca perlu buru buru shut down emotion/feelings. Nanti kalau sudah dingin "kepala, pundak, lutut, kaki", restart lagi.

Percaya deh. Yang rugi diri sendiri. Sementara pembaca makan hati, si Colonel dan penulis lainnya akan terus menulis.

Penda... <314 huruf lagi>
 
 
spacer
  
  This time I'm wrong??? (Kernel) (homegirl92504, 20/11/2003 06:42)
Hahahaaaaaaaaaaa:

I don't care if I'm wrong.

My dad didn't care if I'm wrong

My gay and lesbian neighbors don't care if I'm wrong

My weekend boyfriend, Arnold Schwartzenegger :-) didn't care if I'm wrong

My dog doesn't care if I'm wrong.

What did I say, and when was it?

By the way, I'm still having a blast reading your postings. Cracks me up every time.

Take care,

Martha Rumimper
 
 
spacer
  
  Imam Samudra (da9di9@ya..., 20/11/2003 04:21)
Yang ditunggu-tunggu Imam Mahdi
eh yang muncul malah Imam Samudra dan konco-konconya. Dijanjiin akhir jaman eh malah akhir riwayat. Piye tho le...
 
 
spacer
  
  col amrik....tutup mulutmu.... (hayu@ya..., 20/11/2003 04:08)
tiap kali baca komentarmu rasanya pengin nampar mulutmu pake parut....Orang stres kaya kamu kalo disini (jepang) udah bunuh diri dari dulu tuh......
 
 
spacer
  
  Rajin amat kasih komentar (samarsimda@ya..., 20/11/2003 03:16)
Homegril92504, rajin amat kasih komentar...gimana kabarnya to, lama ga ngobrol.Anak gadisnya gimana?
Imam Mahdi koq dibahas2 sih...ga dibahas juga bakal datang lagi imam2 lainnya hahahaha
 
 
spacer
  
  memang telah turun (sutrisnoa_malik@ya..., 19/11/2003 06:06)
meski banyak di anggap lemah/dhaif namun hadis hadis tentang kedatangan imam mahdi tanda tandanya terbukti.dan semua kesaksian alam membenarkan pendakwaan Imam mahdi.bagi umat islam kehadiran Imam mahdi merupakn karunia yang besar dan ia yang akan membawa Islam pada kemenangan dengan damai.tidak percaya?...buktikan dengan istikharah wasalam
 
 
spacer
  
  Sebelum kiamat ... (ariesslo@ya..., 19/11/2003 03:44)
bayarkanlah zakat anda agar hartamu menjadi suci. Demikian bunyi iklan Baziz DKI di radio. Untuk para koruptor segeralah lakukan korupsi sebanyak-banyaknya, lalu zakatkan hasil kjorupsi anda, niscaya hartamu menjadi suci.
 
 
spacer
   
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 21 November 2003 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer