 |
|
 |
|
NASIONAL |
 |
| |
Kasad: TNI AD Jangan Seperti Pasukan Saddam
Situbondo, 16 Juli 2003 14:40 Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu meminta pasukan TNI AD agar tidak bersikap pengecut seperti yang ditunjukkan oleh pasukan berani mati-nya mantan Presiden Irak Sadam Husein saat diserang pasukan AS dan sekutunya.
"Kita tidak ingin raider-raider kita seperti pasukan berani mati-nya Sadam Husein yang besar omong, tapi begitu diserang Amerika Serikat hilang tak berjejak, lari dengan langkah seribu, bermental pengecut dan tidak bertanggungjawab terhadap keselamatan bangsa dan negaranya," katanya di Situbondo, Jatim Rabu.
Kasad mengemukakan hal itu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakasad Letjen TNI Darsono pada pembukaan Latihan Raider Yonif 507/BS Sikatan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Asembagus, Situbondo.
Ia juga menegaskan bahwa seharusnya dalam menghadapi kekuatan GAM tidak ada korban dari TNI mengingat kondisi GAM tidak lebih baik daripada TNI.
"Mereka (GAM) itu tidak disiplin, mereka tidak dilengkapi peluru yang cukup, senjata mereka tidak sebaik kalian dan mereka tidak dididik dengan baik," kata Kasad.
Namun, kata jenderal berbintang empat itu, GAM memiliki kelebihan, yakni menguasai sebagian medan tertentu dan selalu berbaur dengan rakyat sehingga diperlukan kecermatan untuk memisahkan rakyat dari para pemberontak itu.
Dia menginginkan agar penumpasan pemberontakan GAM di Aceh atau di Papua seharusnya cukup ditangani atau diselesaikan oleh 10 batalyon raider yang akan dibentuk di masing-masing Kodam se Indonesia.
Pada kesempatan itu Kasad juga mengungkapkan tekadnya untuk meningkatkan kualitas pengabdian prajurit sehingga tidak menjadi bulan-bulanan hujatan oleh masyarakat serta tidak dilecehkan oleh musuh atau pihak asing yang menginginkan Indonesia hancur, karena ketidakmampuan TNI menjalankan tugas dengan baik.
"Karena itu latihan raider dan operasi mobil udara harus berhasil dengan baik untuk menjawab tantangan tugas di lapangan. Latihan ini bukan persiapan prajurit untuk menjadi peraga yang ditonton atau untuk demonstrasi yang lebih mengutamakan keindahan gerakan perorangan dan kwekompakan manuver satuan," katanya.
Sementara Wakasad Letjen Darsono kepada wartawan menjelaskan, latihan raider ini untuk mencetak pasukan yang handal dalam menghadapi setiap penugasan sesuai dengan meningkatnya perkembangan masalah di dunia.
Latihan raider pasukan Yonif 507 itu diikuti 800 personel mulai 16 Juli hingga 26 Oktober 2003. Selain latihan pertempuran di hutan, kegiatan sekita tiga bulan tersebut juga diisi dengan latihan pertempuran atau peperangan kota. [Tma, Ant]
|
|
| | |
 |
| KOMENTAR PEMBACA |
 |
| | |
| |
Kepada Wongresik yang budiman (colonel_america@ho..., 21/07/2003 09:45) Tentara Irak bukannya pengecut, tetapi karena PIMPINAN yang Jendralnya kaya raya, tapi prajurit compang camping, korupsinya Sadam dan tindak semena2 oleh si Uday dan Qusey memberi imbalan pada pasukan Garda Republik dan Fedayen untuk menyerah dan pulang ke rumah. Apakah anda sudah membaca LESSON LEARNED dari Gulf War II, dari pelajaran yang dilaksanakan oleh General Franks, dapat diambil kesimpulan bahwa Irak akan menyerah dalam tempo tiga minggu. Bukannya cuma MORAL yang dibawah lantai, namun K... <644 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Wongresik, wait a minute (colonel_america@ho..., 19/07/2003 16:52) Dari komentar anda, marilah kita lihat dari segi kenegaraan, tanpa menyinggung agama Islam.
Dari banyak komentar di Gatra, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Yahudi atau Zionist itu seburuk2nya manusia dan rumpun. Mari kita lihat kenyataannya: Israel adalah SATU2nya negara demokrasi di Timur Tengah. Tidak satupun negara Arab yang demokrasi (Jangan menyinggung agama lagi), Amerika membantu negara Arab dan Israel dalam jumbah bilyunan dollar, dimana Arab lebih dapat uang dari Israel, 4 dibanding ... <2242 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
buat mas colonel amrik (Wongresik@pl..., 19/07/2003 03:18) Mas Colonel, Saya Protest !
Mungkin ada benarnya yang sampeyan bilang, bahwa Israel punya sifat Tabah dan Tawakkal ( ? ).Lalu sifat lainnya yang "buruk" dari bangsa Israel dimana infonya ?
Israel, punya sifat bahwa dia yang paling jago di dunia ini ( Tuhanpun menulisnya dalam firmannya, untuk peringatan agar tidak mencontohnya , lalu , apakah kita boleh bilang : itu urusannya TUHAN dengan Israel ? kan , tidak ?!
Israel , Sangat memusuhi Islam ( kebanyakan bangsa yahudi )karena menurut p... <2740 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
BAGUS JENDERAL (Co_Hebat2003@ya..., 19/07/2003 02:04) Bagus.....Jenderal......
Saya sangat bangga memiliki seorang jenderal yang pandai memotivasi anggotanya Khususnya semangat tempur TNI-AD, tapi harapan kami TNI-AD jangan menjadi kanker darah didalam tubuh Indonesia, karena kekuatannya digunakan untuk melibas Polisi di Binjai. Untuk itu kepada Bapak Jenderal yg terhormat, tolong dibikin aturan agar anggota Bapak tidak boleh menjadi beking dan sering terjadi dalam pengambilan sepeda motor yg terjaring Razia oleh Polisi, sehingga sering terjadi kes... <66 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Mas gede, mbok ngaca kang! (colonel_america@ho..., 18/07/2003 17:42) The Iraqis soldiers ran like rabbits, jump like kangguru, and drink like camel. Ryacudu was right kang, pasukan yang dibayari oleh Si Benjol Sadam, berapa saja diberi uang, akan cepat lari lintang bawean. Keberanian bukannya milik rakyat onta kang, sekarang harus MENYERAH tanpa SYARAT. Memang benar, komentar mas Sarman, sama Israel sekecil semut, enggak pernah menang perang. Tahun 1967 mengerubut ditonjok ama Jendral Moshe Dayan, tahun 1973 ditonjok ama Jendral Sharil Aaron, sekarang Perdana Men... <498 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
>Jendral ! (puputan_margarana@ya..., 17/07/2003 23:20) Serang Amerika? apa urusanya dan untungnya buat NKRI? Ngawur !!. Kacang kedelei buat bikin tempe aja masih import dari U.S. Hutang tujuh turunan juga belum lunas bela Irak sih boleh boleh aja tapi pakai nalar. kalau mau ngutuk, kutuk aja tuh negara negara Arab yang lain bukanya bantuin si Sadam malah jadi pangkalan Skuadron tempur U.S. | |
 |
| | |
| |
Setuju Jendral (idimus_a@ya..., 17/07/2003 22:57) Saya setuju jendral.....
Pasukan berani matinya Saddam tak lebih dari para pengecut.
Apalagi pemimpinnya.....
Saddam seorang diktator yang banyak membantai warga negaranya sendiri yang tak sejalan dengan dia. Putranya seorang yang bengis dengan kekuasaannya.
Apakah mereka adalah seorang pemberani dan bertanggung jawab bila negaranya diserang oleh negara lain kok mereka menyuruh rakyatnya berjuang sampai darah penghabisan sedangkan mereka sendiri sembunyi dengan kelimpahan harta?
Seandainya mere... <526 huruf lagi> | |
 |
| | |
| |
Arab Penakut (Sarman@ly..., 17/07/2003 22:39) KASAD benar, buktinya Baghdad jatuh dengan mudah.
Tentara Arab dari 7 negara Teluk ? jangankan dengan Amerika, dengan Israel negara yang kecil saja kalah terus. | |
 |
| | |
| |
Jendral ! (gede_@ho..., 17/07/2003 21:10) Mereka bukan lari, tapi mereka berhenti melakukan perlawanan terhadap musuh karena semata-mata menuruti perintah atasan mereka yaitu untuk segera meletakan senjata begitu pasukan amerika masuk kota Bagdad.
Jendral !
Anda tidak punya wewenang menilai tentara negara lain, karena mereka akan balik bertanya mampu tidak tentara anda melawan tentara amerika ?
Kalau mampu, mari kita serang amerika, tapi kalau tidak mari kita serang saja saudara-saudara kita sendiri di Aceh, Papua atau yang diidentikan... <423 huruf lagi> | |
 |