spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
AQUA
spacer
panduan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Kontrak Indonesia-IMF
Senjata Melawan IMF
topik-jun-19-oke

Jakarta, 19 Juni 2002 00:36
Ada sesuatu yang merisaukan dalam hubungan pemerintahan kita dengan IMF sejak 1997. Kita bagaikan "kucing dibawakan lidi". Takut. Gentar. Mengkeret. Mengapa? Terlihat jelas ada yang keliru dalam hubungan dengan IMF ini. Perundingannya serba rahasia. Sama sekali tidak mengajak DPR-RI, apalagi publik, padahal risikonya besar. Resep generik IMF --jika diikuti secara membuta-- justru akan lebih menyengsarakan orang banyak dan membangkrutkan negara. Subsidi? Cabut. Kredit? Perketat. Aset negara? Jual habis. Ada protes? Tidak peduli. Banyak pengangguran? Biar. Sedihnya, para menteri bidang perekonomian kita melaksanakan seluruh resep IMF itu dengan amat patuh.

Sejak 1998, jajaran komisi-komisi nasional hak-hak asasi manusia di Asia Pasifik memberikan perhatian besar terhadap dampak yang amat merugikan dari krisis ekonomi terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak asasi manusia dalam bidang ekonomi, sosial, dan budaya. Dalam pertemuan di Hong Kong, Juli 2001, Mr. Brian Burdekin, penasihat khusus Ms. Mary Robinson, UN High Commissioner of Human Rights, memberikan hint yang penting untuk menghadapi tekanan IMF, yaitu dengan mempergunakan The International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (IC ESCR) sebagai tameng. Tapi sayang, kita belum meratifikasi IC ESCR tersebut. Padahal, Komnas HAM sejak 1998 sudah mengusulkan hal ini kepada Presiden RI.
[Saafroedin Bahar, Wakil Ketua Subkomisi Pengkajian/Ketua Kelompok Kerja Ecosoc Komnas HAM] [ Print | Email ]
 
   
Lomba Journalistik GATRA
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
Sipir Tangkap Satu Napi Kabur
Pekanbaru, 19 Juni 2002 18:34

Seorang sipir LP Pekanbaru berhasil menangkap Sabar M. seorang dari 32 narapidana yang belum tertangkap, setelah melarikan diri dari LP tersebut. Ternyata buronan itu tak jauh-jauh bersembunyi, hanya sekitar 50 meter dari tembok LP.
[ Print | Email ]


Simpan 7 Butir Ekstasi, Bartender Hotel Dituntut 5 Tahun
Banjarmasin, 19 Juni 2002 18:29

Batas Edy Simanjuntak (44), bartender Hotel Mentari, Banjarmasin yang didakwa menyimpan tujuh butir pil ekstasi, dituntut lima tahun penjara plus denda Rp150 juta subsider tiga bulan kurungan. Jaksa menilai, perbuatan terdakwa bisa merusak generasi muda di tengah upaya pemerintah memberantas peredaran narkoba.
[ Print | Email ]


Operasi Yustisi Jaring Delapan Karyawan Pemkot Semarang
Semarang, 19 Juni 2002 18:16

Operasi Yustisi yang digelar untuk penegakan disiplin jam kerja menjaring delapan karyawan Pemerintah Kota Semarang yang berada di tiga pusat belanja di kota itu pada jam kerja tanpa seizin atasannya. Alasan yang mereka ajukan; mengambil mobil di bengkel, bayar telepon, menabung, dan banyak lagi.
[ Print | Email ]


 
Buah Nenas Lampung Raih Devisa 20,9 Juta Dolar AS
Bandar Lampung, 19 Juni 2002 17:56

Industri buah nenas kalengan produksi Lampung, dalam empat bulan pertama tahun ini berhasil meraih devisa sebesar 20,9 juta dolar AS. Dibanding ekspor komoditas ini pada periode yang sama tahun 2001, yaitu 30.535 ton senilai 15,58 juta dolar AS, terjadi peningkatan volume cukup besar, yaitu 36 persen dan devisanya juga naik 34 persen.
[ Print | Email ]


Penyakit Ikan Air Tawar
Pemerintah Larang Impor Ikan Mas Koi
Jakarta, 19 Juni 2002 17:51

Departemen Kelautan dan Perikanan untuk sementara melarang kegiatan impor ikan mas koi, menyusul berjangkitnya wabah penyakit melepuh pada bibit ikan air tawar di beberapa daerah di Jawa Barat dalam tiga bulan terakhir ini. Wabah ini telah mematikan sedikitnya 750 ton ikan mas dan koi hasil budidaya petani.
[ Print | Email ]


Tim Kesenian India Pukau Publik Bali
Denpasar, 19 Juni 2002 15:36

Pementasan Folk Dance oleh 12 seniman India, memukau dan menarik perhatian para penonton di Bali –dosen, mahasiswa, warga masyarakat dan turis mancanegara. Suguhan tarian rakyat India itu menampilkan enam jenis tari, antara lain Chari Dance yang dibawakan seorang penari wanita, yang lincah menari di atas dua gelas tanpa terjatuh.
[ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
Cov-viii-31 (Tim Desain/Gatra)
   
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 19 June 2002 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer