Home   Gatra.com   Log out  
 
User Name Password  
[ Anggota baru | Lupa password ]
Arsip Majalah | Tentang Gobang | Ketentuan | Menu Anggota

KRIMINALITAS

Shock Biarpun Tak Telanjang

Wawancara dengan Melvi Noviza tentang asal-muasal terperosok muslihat pelaksana casting iklan sabun.

MELVI Noviza, gadis cantik kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, 20 tahun lalu, menjadi korban casting bodong iklan sabun. Hasil rekaman casting itu belakangan beredar dalam bentuk VCD saru iklan sabun. Toh, dalam VCD itu, Melvi tak sampai telanjang. "Tapi, saya shock juga karena ada di dalam VCD itu," katanya.

Biarpun tak telanjang, gadis campuran Padang-Manado ini mengakui bahwa namanya bisa ikutan tercemar, karena model lain dalam VCD itu ada yang telanjang. Untuk menjaga agar namanya tak ikutan tercemar, ia mengadukan kasus yang dialaminya itu ke Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jakarta Raya, 23 Mei lalu.

Untuk mengetahui asal-muasal ia terperosok muslihat pelaksana casting itu, Heddy Lugito dan Irwan Andri Atmanto dari Gatra mewawancarainya, Rabu pekan lalu. Wawancara berlangsung di Kantor Pengacara Novian & Partners, Gedung Surya, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Saat wawancara berlangsung, ia ditemani pengacaranya, Desri Novian, SH. Petikannya:

Awalnya bisa ikut casting itu?

Saat itu sudah jadi model sampul majalah. Casting iklan juga sering. Satu kali saya bertemu Budi Setiawan, pertengahan 2000. Dia menawari ikutan casting iklan sabun Camay. Saya ikutan.

Hasil casting bagaimana?

Dua hari setelah casting, saya dikabari Budi, diterima. Saya seneng banget. Dia ngomong, syutingnya di Australia. Lalu saya minta ke dia, kalau syutingnya di Australia, mama saya harus ikut. Soalnya, ke luar kota saja kalau sendirian, Mama nggak ngizinin. Tapi, Budi tak mau Mama ikut. Ya, sudah, saya tolak.

Urusan dengan Budi selesai?

Belum. Setelah itu, dia meminta saya ketemu bosnya. Permintaan itu sampai lima kali, semuanya saya tolak. Saya curiga, masak maunya ketemu di bar, diskotek, seharusnya kan di kantor. Pikiran yang muncul waktu itu, Budi mau ngejual saya. Sehabis itu, saya tak menghiraukan apa pun ajakannya.

Waktu Anda ikut casting, ada berapa orang lagi yang ikut?

Banyak. Ada yang umurnya di bawah saya, ibu-ibu, dan yang sepantaran saya.

Tak curiga sebelumnya, kan tempat casting sangat sederhana?

Nggak juga, saya yakin memang sebuah PH. Tahunya, mereka baik mau bantu saya. Tapi, kemudian kok kayak begini... (dengan nada sedih).

Siapa saja yang ada di kamar casting saat itu selain Anda?

Budi dan Arifin, juru kameranya.

Waktu Anda di-casting, kok mau sampai buka baju, dipaksa atau bagaimana?

Buka baju pada awalnya nggak. Tapi, Budi memaksa. Saya tanya, kenapa mesti buka segala. Waktu itu, saya takut juga. Pintu dikunci sama Budi. Saya pikir mau diperkosa. Saya menjerit menyebut mama saya. "Tolong dong Ma, tolong...!" Tapi nggak ada yang dengar. Mungkin karena syuting dilakukan di lantai II, mama saya di lantai I. Lalu Budi bilang, "Kami nggak akan memerkosa kamu, jangan takut." Saya malah dimarahi. Dia lalu berjanji, kamera hanya mengambil dari atas dada sampai kepala. Saya percaya saja.

Lalu, bagaimana ceritanya sampai buka celana panjang (jins)?

Waktu itu, Budi bilang, harus tahu juga kondisi dari ujung kaki sampai paha saya. Lalu saya gulung jins. Tapi, Budi bilang, cuma kelihatan betis saja, nggak bisa. Budi janji, dia hanya akan mengambil gambar ujung kaki sampai sedikit di atas lutut saya. Saya berpikir, ini casting wajar, ya sudah. Tapi, kok hasilnya begitu, saya stres juga.

Awalnya tahu Anda ada di VCD itu dari mana?

Saya ditelepon teman pada 22 Mei lalu. Dia beritahukan, saya ada di VCD itu. Saya langsung shock, kenapa itu terjadi sama saya.

Apa ada akibat dari munculnya Anda di VCD itu pada kontrak iklan yang sedang jalan?

Kemarin sempat dapat kabar soal itu. Saya kan ikut iklan Olympic (produk furnitur). Tapi, mereka belum tahu kabar hari ini dari keterangan saya, jadi belum ada kabar lanjutannya.

Ada berapa iklan dan sinetron yang Anda bintangi?

Saya dapat peran utama di empat iklan, yaitu Biore, Splash Cologne, Mixagrip, dan Puteri Cosmetic. Sinetronnya di Jin dan Jun, Gerhana, Spontan, semuanya sebagai peran pembantu. Lalu di sinetron Misteri Kerudung Hitam dan Misteri Bunga Tasik sebagai pemeran pembantu utama.

Anda tahu George Irfan?

Nggak. Tapi, waktu Mama menunggui saya, dia sempat ngobrol dengan George. Mama baru tahu kemudian bahwa yang ngajak bicara waktu itu George. Tahunya, ya, setelah George ditangkap itu. "Ya, Tuhan, ini orang yang ngomong-ngomong sama saya,'' kata Mama.

-----------------------

cletukan: .............; Diajak ke Australia
ARTIKEL LAIN

cov-VIII-29
 
RUBRIK

Agama
Album
Apa & Siapa
Buku
Daerah
Ekonomi & Bisnis
Film
Gatrasiana
Hukum
Internasional
Intrik & Meskipun Tetapi
Kesehatan
Kolom
Kriminalitas
Laporan Utama
Lingkungan
Media
Multimedia
Nasional
Olahraga
Ragam
Rona Niaga
Serambi
Surat & Komentar
 
Created and maintained by Gatra.com