spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
spacer
Teras BRI
spacer
BritAma BRI
spacer
spacer
Wisma Indonesia London
spacer
AQUA
spacer
panduan
Valid HTML 4.0!
sudut
spacer
spacer
spacer spacer spacer spacer spacer
TOPIK KITA HARI INI  
spacer
 
Suksesi Kesultanan Yogyakarta
Sekar Kedaton Menyongsong Tahta
topik-jun-04-okeYogyakarta, 4 Juni 2002 00:07
Bagi Mbah Atmo, dan kebanyakan rakyat Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, kemunculan Pembayun memang sangat dinanti. Maklumlah, sudah lama beredar kabar, sulung dari lima putri Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Ratu Hemas ini dipersiapkan sebagai pewaris tahta kerajaan. "Memang harapan kita, perempuan itu diberi kesempatan memimpin," kata permaisuri Sultan, Ratu Hemas. Baginya, pada masa mendatang, segala sesuatu bisa saja berubah, termasuk kalau perempuan harus memimpin kesultanan. Ini mengingat Sri Sultan HB X tak dikaruniai anak laki-laki.

Bakal muluskah Pembayun menuju singgasana? Tak mudah dijawab. Selain Pembayun, masih ada pewaris tahta lain yang juga punya hak. Ia adalah adik kandung Sri Sultan HB X, Kanjeng Gusti Pangeran Hadiwinoto dan adiknya, Gusti Bendoro Pangeran Haryo Joyokusumo. Tak tertutup kemungkinan, perkara kursi kerajaan ini bisa menimbulkan gesekan. Ini bakal meruntuhkan tradisi yang selama ini hidup 253 tahun di Kesultanan Yogyakarta. Sejak Mangkubumi menobatkan diri sebagai raja pertama pada 1749, Keraton Yogyakarta selalu dipimpin oleh raja.

Menurut Prof. Dr. Djoko Suryo, sejarawan dari Universitas Gadjah Mada (UGM), pakem lama memang menyebutkan bahwa raja di Jawa selalu berasal dari gender laki-laki. Namun Djoko melihat, Sekar Kedaton --panggilan Putri Pembayun yang berarti bunga keraton-- memang punya kemungkinan jadi "raja". Menurut dia, di masa datang, raja hanyalah jabatan kultural, dan tak punya kekuatan politis alias tak punya kekuasaan lagi. "Kalau hanya sebuah simbol, kenapa seorang putri tak bisa?" katanya. [ Print | Email ]
 
   
Lomba Journalistik GATRA
spacer
spacer
YANG HANGAT
spacer
 
Pangdam Udayana Tentang “Pejuang Merah-P
Lari dari Timtim Sama Dengan Pengecut
Kupang, 4 Juni 2002 17:22
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI William T da Costa menyangsikan elit politik Timtim di Indonesia yang menyebut dirinya “Pejuang Merah-Putih” semasa Timtim menjadi Provinsi ke-27 RI. Pangdam menyebut mereka sama dengan pengecut, sebab sebagai pejuang, seharusnya setelah jajak pendapat tidak lari dari Timtim.


[ Print | Email ]


Konflik India-Pakistan
Pakistan Balas Serang India, 35 Cedera dan Tewas
Islamabad, 4 Juni 2002 17:15
Pakistan menyatakan, pasukannya melepaskan tembakan ke arah instalasi militer India dalam sebuah serangan balasan di perbatasan sengketa Kashmir, menewaskan dan mencederai sedikitnya 35 prajurit. Serangan siang hari itu dilakukan setelah pasukan India melakukan "penembakan membabi-buta dan pemboman yang tidak diprovokasi."


[ Print | Email ]


Arafat Bentuk Kepemimpinan Nasional Bersatu
Ramallah, Tepi Barat, 4 Juni 2002 17:10

Presiden Palestina Arafat, dalam sebuah pertemuan kabinet memutuskan membentuk Kepemimpinan Nasional Bersatu. Pertemuan itu juga memutuskan, tetap memenjarakan Ahmad Saadat, Sekjen Front Rakyat bagi Pembebasan Palestina dalam penjara Jericho, kendati Pengadilan Tinggi Palestina memutusnya bebas.


[ Print | Email ]


 
Kerusuhan di Karangasem, Seorang Tewas, Dua Luka
Denpasar, 4 Juni 2002 16:52
Kerusuhan massa meletus di Karangasem, Bali siang tadi. Akibatnya, seorang warga tewas dibakar hidup-hidup, dua lainnya luka-luka, dan 30 bangunan ludes dilalap api yang sengaja dinyalakan warga. Kerusuhan yang masih misterius itu diduga dipicu masalah tanah.
[ Print | Email ]


Di Kalteng, Ada Indikasi Kayu Dibarter Narkoba
Muara Teweh, Barito Utara, 4 Juni 2002 16:46

Kapolres Barito Utara mensinyalir, peredaran narkoba di Kab. Barito Utara (Barut) sudah sampai ke pedalaman. Bahkan, para cukong kayu membarter kayu dengan ekstasi. Modus operandinya, para cukong (pemodal) yang mengumpulkan kayu ilegal hasil tebangan masyarakat, mengiming-imingi penebang dengan “pil enak gila” itu.

[ Print | Email ]


Pengusaha Malaysia Ditawari Aset BPPN
Jakarta, 4 Juni 2002 16:40
Pengusaha Malaysia kini tengah mengkaji tawaran Pemerintah RI untuk membeli aset-aset yang dikelola BPPN. Sekitar 80 delegasi bisnis Malaysia yang mengunjungi Jakarta itu sudah disodori 2.500 daftar perusahaan di bawah pengelolaan BPPN. Tawaran BPPN tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut dari berbagai sektor.

[ Print | Email ]


 
spacer
sudut spacerspacer sudut spacer spacer spacer

sudut spacer spacer sudut
      diagonal GATRA MAJALAH   
  spacer spacer spacer
cov-VIII-29
   
 
sudut   sudut
spacer

sudut spacer spacer spacer sudut
spacerspacer   
spacer
spacer spacer
nusa
 
sudut     sudut
spacer spacer

sudut spacer sudut
search calendar
<< 04 June 2002 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer