spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
spacer
spacer
APA & SIAPA
spacer
 
Nur Afni Octavia
Nur Afni Mengadu Ke Polisi

Nurafni-apa07Jakarta, 30 Desember 2001 03:34
SUASANA Markas Kepolisian Sektor Metro Cilandak, Jakarta Selatan, heboh 27 November lalu. Siang itu, muncul Nur Afni Oktavia didampingi seorang kawan, dan sopir pribadinya. Kedatangan Nur Afni, 42 tahun, bukan untuk menghibur, melainkan mengadukan penganiayaan yang dilakukan Edwin Rondonuwu, suami keduanya.

Berbekal dua lembar foto dan visum et repertum, Nur Afni mengadukan penganiayaan Edwin atas dirinya, yang terjadi pada 25 Oktober malam. Ketika itu, Nur Afni sedang menggelar hajatan ulang tahun ke-50 Edwin di rumahnya. Para tamu sudah berkumpul sejak lepas magrib. Tapi, Edwin tak muncul-muncul, dan baru tampak batang hidungnya sekitar pukul 20.00.

Dua jam kemudian, kala tetamu masih belum pulang, Edwin minta izin keluar rumah. Katanya, mau ada rapat penting. Nur Afni tak mengizinkan. ''Tidak enak sama tamu,'' tuturnya kepada Amran Amier dari Gatra. Edwin berkeras pergi. Pertengkaran pun terjadi. Karena tak enak pada tamu-tamunya, Nur Afni masuk kamar, diikuti Edwin.

Di kamar, pertengkaran makin sengit. ''Kata-kata jorok keluar dari mulut Edwin,'' kata Nur Afni. Tak cuma itu. Sekonyong-konyong, Edwin pun memukul sang istri. Semula, tonjokan itu masih sempat ditangkisnya. Lama-lama, pertahannya runtuh. Sebuah pukulan keras mendarat di mata, dahi, dan hidung pelantun lagu Gethuk itu.

Edwin baru berhenti setelah istrinya semaput, lalu ngeloyor entah ke mana. Melihat ibunya terkapar tak berdaya, Bissy, 11 tahun, anak kandung Edwin dari perkawinan sebelumnya, bergegas mengambil kamera. ''Buat bukti melapor ke polisi,'' Nur Afni menirukan alasan Bissy melakukan tindakan itu. ''Tapi, saya bersabar, sebab Edwin berjanji mau berubah.''

Tapi, janji tinggal janji. Edwin tak menunjukkan perubahan sedikit pun. Kesabaran Nur Afni pun habis ketika Edwin kabur membawa mobilnya, dan tak kunjung pulang. Tekadnya melapor ke polisi bulat. Bahkan, Nur Afni berniat cerai dari Edwin. ''Saya sudah tak sanggup lagi. Apalagi, sebelum pemukulan itu, Edwin sudah tiga atau empat kali mencekik saya,'' katanya.
[Apa & Siapa, GATRA Nomor 7 Beredar Senin 31 Desember 2001]


printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 07 January 2002 >>
SuMTW ThFSa
dotdot12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer