spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
MANCANEGARA
spacer
 
Osama--Alqaeda
Kuba Menentang Tahanan Al-Qaeda ditempatkan di Guantanamo

guantanamo-alqaedaHavana, 31 Desember 2001 05:35
PARA pejabat senior Kuba, Minggu menyatakan penentangan mereka terhadap rencana Washington menempatkan para tahahan Taliban dan Al Qaeda di sebuah pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo, di pulau Karibia yang dikuasai komunis itu.

"Tentu, kami tidak setuju dengan rencana ini, kendatipun pangkalan itu diduduki Amerika, ini adalah wilayah Kuba," kata Jenderal Ramon Espinosa, kepala seksi timur Angkatan Bersenjata Revolusioner Kuba, yang termasuk daerah Guantanamo.

Espinosa, dalam pernyataan kepada wartawan, menegaskan, usul untuk menjadikan fasilitas AS di ujung tenggara Kuba sebagai pusat tahanan hendaknya tidak menggangu ketenangan militer di perbatasan pangkalan itu, yang dijaga ketat oleh kedua pihak.

"Kami berharap mempertahankan zona itu seperti keadaannya sekarang, tenang di kedua pihak," katanya dan menambahkan Kuba ingin menguasai kembali daerah itu pada suatu saat "dengan cara-cara damai."

Seorang anggota senior pemerintah Presiden Fidel Castro, Menteri Pendidikan Tinggi Fernando Vecino Alegret, juga megecam rencana untuk membawa para tahanan dari konflik di Afghanistan ke pangkalan itu.

"Saya kira itu merupakan kesalahan lain oleh Amerika untuk menggunakan wilayah yang dirampas itu. Saya kira hal itu akan ditolak seluru dunia," kata Vecino kepada wartawan di luar sidang khusus parlemen Kuba. Jaksa Agung Kuba Juan Escalona mengecam usul itu sebagai "provokasi lain" dari Amerika.

Kendatipun mengecam serangan 11 September di AS, Havana juga juga menentang pemboman AS terhadap Afghanistan, yang menyebutnya sebagai pembantaian kejam terhadap warga sipil untuk mempercepat tujuan penjajahan.

Castro dan Partai Komunis yang berkuasa pimpinannya sejak lama menentang kehadiran militer musuh politik mereka di pangkalan seluas 116 km persegi di Teluk Guantanamo itu.

Pangkalan itu didirikan setelah marinir AS mendarat di Teluk Guantanamo tahun 1898 dalam perang Spanyol-Amerika dan berdasarkan perjanjian tahun 1934, hanya dapat dibatalkan dengan persetujan bersama atau jika pasukan AS mundur secara sukarela.

Castro masih tidak mengomentari mengenai rencana AS itu dan media resmi tidak menyebut tentang berita tersebut.

Dalam pengumumannya hari Kamis, Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld mengatakan Washington tidak mengantisipasi gangguan dari Havana mengenai penggunaan Guantanamo.

Seorang pejabat senior militer AS mengatakan awal pekan ini bahwa ratusan anggota Al Qaeda dan Taliban akan dibawa ke Guantanamo untuk diperiksa.

Washington menduduh jaringan Al Qaeda, yang dilindungi bekas pemerintah Taliban di Afghanistan, mendalangi serangan 11 September di AS.

Pada sidang khusus parlemen Kuba hari Sabtu, lima agen Kuba yang dipenjarakan di Florida atas tuduhan mata-mata dianugerahkan penghargaan sebagai "Pahlawan-Pahlawan Republik". Tiga orang dihukum penjara seumur hidup dan dua lainnya dihukum masing-masing 15 dan 19 tahun penjara. [Dh, Ant]

printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 31 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer