spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
MANCANEGARA
spacer
 
Palestina-Israel
Israel Minta Syarat Bila Arafat Mau Bermalam Natal Di Bethlehem

Kota Gaza, 24 Desember 2001 23:40
ISRAEL hari ini menyatakan akan mencabut larangan kunjungan tahunan Yasser Arafat ke Bethlehem jika Presiden Palestina itu mau menangkapi para pelaku di balik pembunuhan seorang menteri kabinet Israel, demikian sumber-sumber politik Israel.

Arafat akan diperbolehkan pergi ke Bethlehem pada Malam Natal "jika ia mau menangkapi orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan seorang menteri Israel, dan pihak Palestina mengetahui siapa mereka itu, pada Senin sore ini juga," ujar seorang pejabat senior politik Israel.

Front Rakyat bagi Pembebasan Palestina (PFLP) bertanggung jawab atas pembunuhan Menteri Pariwisata Israel Rehavam Zeefi pada Oktober lalu untuk membalas pembunuhan Israel terhadap para pemimpin mereka. Para pejabat Israel mengatakan, setidaknya dua anggota PFLP bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Keduanya itu berada dalam jangkauan Arafat dan saat ini berada di dalam wilayah kota Ramallah, Tepi Barat, dan organisasi itu dituduh Israel terus merencanakan berbagai serangan di dalam wilayah Israel.

Kemarin Israel juga menyatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk melarang perjalanan Arafat itu ke Bethlehem, melalui jalan-jalan yang ditutup di beberapa tempat oleh tank-tank dan tentara Israel di Tepi Barat, dengan alasan Arafat tidak membubarkan "organisasi teror Palestina itu".

Arafat tampaknya tidak akan bisa menghindari pertikaian dengan Israel setelah ia berjanji akan melanggar larangan Israel tersebut.

Arafat (72) menyatakan bahwa ia akan tetap menghadiri perayaan Malam Natal di Bethlehem yang dikuasai Palestina, sekalipun ia harus berjalan sepanjang jalan menuju Lapangan Manger yang bersejarah itu. Bethlehem merupakan tempat kelahiran Jesus.

Walaupun ia seorang Muslim, tetapi sebagai pemimpin bangsa Palestina, Arafat biasa menghadiri misa tengah malam pada Malam Natal di Gereja Kelahiran Kristus di Bethlehem setiap tahun sejak kota itu diserahkan kepada pemerintah otonomi Palestina pada 1995.

Sementara itu, dari Brussels AFP melaporkan bahwa Belgia, yang saat ini menjadi ketua Uni Eropa (EU), Minggu mengimbau Israel agar tidak menghalangi Arafat berkunjung ke Bethlehem pada misa Malam Natal.

Menlu Belgia Louis Michel mengatakan bahwa akan menjadi suatu pertanda yang simbolis bagi Israel jika mengijinkan Arafat mengunjungi kota itu, yang termasuk dalam suatu daerah Tepi Barat yang dikuasai Palestina.

Michel mengatakan, ijin berkunjung dari Israel itu akan memberi arti bagi perlunya untuk melakukan kembali dialog politik di Timur Tengah." [Dh, Ant]


printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 24 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer