spacer spacer spacer spacer
HUT RI ke-63 spacer Gatra Mobile

All Daily News Magazine
spacer spacer spacer spacer spacer spacer spacer
spacer

User ID :
Password :
Anggota baru ?
Lupa password ?

[ Indeks Berita ]
[ Daftar Komentar ]
sudut
spacer
ALKISAH
spacer
 
India-Pakistan Tegang
Dua Tentara India Tewas ditembak Pakistan

Kashmir, Islamabad, 24 Desember 2001 17:29
Dua orang anggota pasukan penjaga perbatasan India terbunuh oleh pasukan penjaga perbatasan Pakistan di wilayah perbatasan Jamu-Kashmir, negara bagian India yang terus bergolak. Seorang pejabat India mengatakan prajurit penjaga perbatasan itu sedang berpatroli itu dibunuh di sub-sektor Samba sekitar 45 kilometer selatan Jammu, ibukota negara bagian di India yang penduduknya mayoritas Muslim.

Tentara itu sedang dalam patroli rutin di sepanjang perbatasan internasional, ketika pasukan penjaga perbatasan Pakistan menembaki mereka dan membunuh dua orang anggota pasukan keamanan perbatasan India (BSF), demikian seorang pejabat BSF mengatakan kepada Reuters.

Pejabat itu mengatakan, tiga orang yang luka-luka segera dibawa ke rumah sakit, sementara rincian lanjutannya tengah ditunggu.

Ketegangan antara India dan Pakistan, dua negara tetangga yang sama sama memiliki senjata nuklir, meningkat menyusul serangan teror di parlemen India tanggal 13 Desember lalu, dimana New Delhi telah mempersalahkan dua kelompok militan yang berbasis di Pakistan berada di balik serangan itu.

Kelompok-kelompok sempalan Muslim yang berbasis di Pakistan telah memerangi India di negara bagian Kashmir-India sejak tahun 1989. Hari Jumat lalu India telah memanggil pulang duta besarnya di Islamabad karena menurut ukuran New Delhi, Pakistan telah gagal melakukan tindakan tegas kepada para kelompok teroris.

Sebanyak 14 orang termasuk penyerangnya, terbunuh dalam suatu sergapan ke parlemen India. Pakistan membantah keterlibatannya dalam aksi teror tersebut dan mengutuk terjadinya serangan teror tersebut.
Tentara Pakistan dan India dalam beberapa hari belakangan sering terlibat dalam baku tembak di berbagai tempat di sepanjang perbatasan daerah Kashmir yang disengketakan itu.

Kedua negara telah menempatkan tentaranya dalam keadaan siaga tinggi, namun India mengatakan, gerakan tentaranya itu adalah langkah jaga-jaga dan merupakan reaksi atas adanya peningkatan mobilisasi tentara Pakistan di sepanjang perbatasan.

Pakistan Tutup Kantor Di Perbatasan Kashmir

Pakistan menutup kantor dan pasar yang terletak di Garis Kontrol (LoC) di Kashmir menyusul pertempuran lintas batas dengan pasukan India. Ketegangan memanas antara dua negara nuklir itu di wilayah Himalaya yang disengketakan itu, setalah serangan terhadap gedung parlemen India, dan tuduhan keterlibatan Pakistan.

Suratkabar Islamabad, Jang mengatakan ketegangan sangat tinggi di sektor-sektor Lipa, Chakothi dan Pando dari LoC seluas 700km persegi, yang memisahkan tentara ke dua negara di Kashmir selama lebih dari setengah abad.
India mengerahkan meriam-meriam berat dan menengah di posisi-posisi garis depan, dan helikopternya mematroli daerah itu secara tetap, kata suratkabar tersebut.

Laporan-laporan suratkabar, yang mengutip keterangan para pejabat dari Kashmir Azad yang dikuasai Pakistan, mengatakan serangan India di LoC hari Minggu menewaskan seorang dan mencederai 11 warga sipil.

Menlu India Jaswant Singh mengatakan di New Delhi, Minggu bahwa India akan memutuskan "tanggapan akhir" terhadap terorisme lintas batas Pakistan setelah Natal.

Seorang pejabat pertahanan India, Senin mengatakan pasukan negara itu telah menghancurkan belasan bunker Pakistan dalam baku tembak antara tentara dua negara itu, yang menggerakkan pasukan ke perbatasan Kashmir setelah serangan mematikan terhadap gedung parlemen India.

Ketegangan antara kedua negara Asia Selatan itu memanas sejak serangan bunuhdiri 13 Desember terhadap parlemen India yang menurut New Delhi dilakukan kelompok-kelompok militer yang berpangkalan di Pakistan.

"Antara delapan dan 10 bunker musuh dihancurkan dalam serangan balasan oleh pasukan kami di seberang LoC di sektor Poonch sementara dua lainnya di sub sektor Samba Minggu malam," kata pejabat senior pertahanan kepada Reuters.

Tiga orang tewas dalam baku tembak akhir pekan lalu di lintas perbatasan Kashmir, satu-satunya negara bagian India yang berpenduduk mayoritas Muslim. India menyalahkan dua kelompok yang berpangkalan di Pakistan, Lashkar-E-Taiba dan Jaish-E-Mohammad, atas insiden itu dan meminta Pakistan menghentikan kegiatan mereka dan menangkap para pemimpin mereka. Pakistan membantah terlibat dan mengecam serangan itu.

Akan ditindak Presiden Pakistan Pervez Musharraf, Senin mengatakan ia akan mengambil tindakan terhadap dua kelompok Kashmir itu jika bukti ditemukan keterlibatan mereka. "Ya, jika kami menemukan bukti tentang hal itu, kami akan menindak mereka," katanya kepada wartawan di kota Guangzhou, Cina selatan menjelang akhir kunjungan lima harinya di Cina.

"Kami telah mengambil tindakan terhadap semua kelompok yang terlibat dalam segala bentuk terorisme di manapun di dunia," katanya mengacu pada perang yang dipimpin AS terhadap Osama bin Laden.

Kendati Islamabad membantah memberikan pangkalan untuk kelompok-kelompok Muslim di Kashmir dan mengatakan hanya memberikan dukungan moral, sejumlah politisi India menuntut pasukan mengejar gerilyawan melintasi perbatasan Pakistan.

Menteri Dalam Negeri India Lal Krishna Advani, Minggu mengatakan bahwa serangan-serangan terhadap kamp-kamp gerilyawan di Pakistan untuk menanggapi serangan bunuhdiri terhadap parlemen itu adalah sah. [Dh, Ant]


printer Versi Cetak email Kirim Berita ke Teman komentar Komentar Anda

 
spacer
sudut spacer sudut  

sudut spacer sudut
search calendar
<< 24 December 2001 >>
SuMTW ThFSa
dotdotdotdotdotdot1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
spacer

All Daily News Magazine
sudut spacer
sudut sudut
spacer